Mohon tunggu...
Romanus Remigius CCH
Romanus Remigius CCH Mohon Tunggu... Administrasi - Praktisi Hipnoterapis Klinis

Seorang praktisi Hipnoterapi Klinis, lulusan Adi W Gunawan Institite of Mind Technology, pernah berkecimpung dalam dunia pendidikan lebih dari 18 tahun, memilih menjadi Mind Navigator agar semakin banyak orang mencapai hidup yang lebih sehat, sukses dan bahagia dalam berbagai aspek dan level kehidupannya.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Sulit "Move On", Bisa Jadi Ini Akar Masalahnya

2 Februari 2019   08:26 Diperbarui: 2 Februari 2019   09:11 150
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber : wattpad.com/inisialmar


Pagi ini cuaca agak mendung, dan bisa saja sebentarlagi hujan turun, lalu berhenti, tergantikan sinar matahari sesaat kemudian, dan mendung lagi.Begitulah cuaca musim hujan, demikian adanya. Tak menentu, tidak selalu pasti, meski sudah ada ramalan cuaca sekalipun.

Bila cuaca alam dapat diramal, cuaca hati, siapa yang dapat menebak?Itulah yang dialami seorang klien yang baru saja tiba di ruang terapi saya, Puri Batin, pagi ini.Tampak wajah yang menatap kosong, sedih, sepi, dan menyimpan sejuta rahasia. 

Pada menit berikutnya ia bisa saja tersenyum, seakan dunia penuh ceria. Tak menentu, terus berubah, seperti cuaca di musim hujan.

Setelah menyapa basa-basi untuk memecah kesunyian hati calon klien yang datang bersama ibunya, saya menanyakan apa yang mau dibantu. 

Terlihat bibirnya terkatup rapat, kaku untuk mengungkap apa yang mau diatasi melalui sesi hipnoterapi yang sudah dijadwalkan seminggu sebelumnya ini.

"Mau segera move on, pak. Bapak tolong saya. Sudah sekian lama saya berusaha, namun terus gagal dan gagal lagi, rasanya begitu sulit." Dengan derai air mata, Fira, namayang disamarkan, tak sanggup lagi meneruskan kata-katanya.  

Ibunya yang terlihat begitu sabar, berusaha menenangkannya. Lalu mencoba menjelaskan apa yang sesungguhnya dialami anak putrinya yang semata wayang ini. 

Sambil menahan rasa haru dan kepedihan yang mendalam, ibunya mengurai pokok permasalahan yang menyebabkan Fira telah benar-benar kehilangan semangat hidup yang pernah membara dalam jiwanya.Ia menjadi begitu depresif, mengalami frustrasi, stress berkepanjangan sampai hidupnya terasa begitu sepi, kosong, sedih, penuh tangisan hati dan air mata, dan emosinya bagai gelombang tsunami. Hati wanita siapa yang sanggup menahan kegetiran rasa dan kepedihan hati seperti ini?

Ibarat kata pepatah, sudah jatuh dihimpit tangga.Itulah yang dialami klien saya yang berusia duapuluh tiga tahun ini. Ia baru saja patah hati, karena dikhianati dan ditinggal pergi oleh pacarnya. 

Padahal Ryan, bukan nama sebenarnya, cowok yang cintanya berlabuh di hati Fira beberapa tahun yang lalu benar-benar menjadi bintang harapan Fira yang hatinya sempat diliput kabut gelap oleh peristiwalain sebelumnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun