Mohon tunggu...
Rizki Widi
Rizki Widi Mohon Tunggu... Mahasiswa

Aceh Tenggara

Selanjutnya

Tutup

E-Sport

Game Menjadi E-Sport, Suatu Perkembangan?

13 Juli 2020   03:03 Diperbarui: 13 Juli 2020   03:10 40 2 0 Mohon Tunggu...

Seperti yang diketahui bahwa game itu hanyalah untuk membuat mood seseorang kembali, menghilangkan stress dan depresi.
Tidak seperti sekarang, game sudah menjadi aktifitas keseharian bagi kalangan remaja, anak-anak, dan tidak sedikit pula dia yang lanjut usia juga bermain game.
Dan sekarang game sudah memasuki cabang olahraga, disebut Olahraga Elektronik (e-Sport), apakah itu berguna? Sedangkan olahraga yang lain seperti Sepak Bola, Voli, dan sejenisnya dapat membuat kita kembali bugar, sehat jasmani. Apa gunanya eSport? Yang hanya dapat membuat semua kalangan yang bermain game akan candu, hilang konsentrasi, dan banyak dampak buruk lainnya.

Kemarin eSport sempat masuk ketopik pembahasan dalam debat kelima Pilpres 2019, Sabtu malam (13/4/2019). Dalam pernyataannya, Jokowi memberikan dukungan penuh perkembangan ekonomi digital khususnya eSports. Jokowi-Ma'ruf berkomitmen membangun infrastruktur digital untuk semakin mengembangkan eSports di Tanah Air. Supaya apa? Apa mungkin karena eSport adalah salah satu ladang mencari uang dan memperbaiki ekonomi kita? Dan anak bangsa pun akan semakin berlarut kedalam 'Game'.
Lucunya banyak yang Pro akan dibangunnya eSport, anggap saja mereka yang mengikuti lomba eSport mendapatkan hasil berupa uang atau hal semacam yang menguntungkan, bagaimana nasib mereka yang hanya bermain game, top-up/berbelanja untuk game tetapi tidak dapat apa-apa, bergadang, membuat rugi diri sendiri, mengganggap game adalah salah satu pokok keseharian nya, anda sehat? Bermain secukupnya, yang berlebihan itu selalu berdampak buruk.

Bermainlah secukupnya, mereka mendukung karena mereka untung.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x