Mohon tunggu...
Riana
Riana Mohon Tunggu... Mahasiswa - Writer

Instagram@rianaaa_001 Menulis adalah salah satu cara untuk hidup abadi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Intip Cerita dan Cara Belajarnnya Baiq Gigis Siswa Berprestasi

19 Januari 2022   15:05 Diperbarui: 19 Januari 2022   15:07 243
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hello guys ,aku mau ceritain tentang adik kelasku nih, pengalamannya menjadi anak broken home berprestasi. Wih ngeri banget kalau bahas tentang anak broken home, tapi yang ini bukan sembarang anak broken home, buktinya ia mampu menjadi siswa berperestasi mengalahkan anak-anak lainnya. Menurut aku dia itu luar biasa banget, memang banyak sih anak-anak broken home yang berprestasi,tapi yang ini nggak kalah dehh.

Namanya Baiq Gigis Riska pintaku asal kotajara .Gigis adalah salah satu siswa berperestasi di sekolahnya, ia terbilang sangat pintar dalam bidang matimatika bahkan di semua bidang pelajaran tak ada satupun nailainya di bawah 95, tentu saja ia dapatkan itu dengan kerasnya belajar

Mengenai metode belajar, ia menuturkan "Ga tau juga ya gimana cara metode saya belajar, tapi saya lebih mementingkan nilai keseharian saya dari pada nilai ketika ujian, jika nilai keseharian sayaa baik maka saya yakin bahwa saya bisa mendapatkan nya"ujarnya lewat chat WhatsApp pribadi ketika aku tanya mengenai metode belajarnya seperti apa.

"Intinya saya belajar itu di waktu baru selesai guru menjelaskan ,maka saya pelajari lebih dalam lagi materi itu sampai saya menguasai. Jadi materi itu sudah di keluar kepala." Tambanya lagi.

 Mengusik lagi tentang prihal motivasinya menjadi juara ia juga menuturkan bahwasanya faktor utama adalah orang tua."Bahkan ini menjadi penyemangat saya dalam melangkah kedepannya, mungkin orang tua saya gagal menjadi suami dan istri, maka saya tidak boleh gagal menjadi anak yang membahagiakan mereka"tuturnya.

Mungkin kita lihat di luar sana banyak anak-anak broken home yang hancur, yang merasa kurang akan kasih sayang, yang membuatnya menjadi korban akan orang tuanya,akan tetapi ada banyak anak berperestasi dari kalangan broken home.

Semoga dari cerita ini bisa memotivasi kita untuk selalu semangat, bergerak,dan berusaha menjadi orang yang lebih baik di kemudian hari.

Follow ignya:https://instagram.com/gigsrska_?utm_medium=copy_link

https://instagram.com/rianaaa_001?utm_medium=copy_link

 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun