Mohon tunggu...
Repa Kustipia
Repa Kustipia Mohon Tunggu... Ahli Gizi - Gastronomist (Gastronome)

Membahas Gastronomi di @gastrotourism_academy Berhenti Menjadi Ahli Gizi (Nutritionist Registered) di tahun 2021. Bertransformasi Menjadi Antropolog Pangan dan Mengisi Materi Antropologi Pangan di Youtube : Center for Study Indonesian Food Anthropology

Selanjutnya

Tutup

Foodie Pilihan

Ketika Fushion Food Sudah Menjadi Cita Rasa Andalan Orang Indonesia

17 Januari 2023   14:03 Diperbarui: 18 Januari 2023   12:52 148
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ini tahun 2023, Indonesia nyaris tidak memiliki kategori jenis cita rasa apa yang dibanggakan jika skalanya masih 1:1000 dengan makanan dan minuman pendatang dan banyaknya eksperimen dari campuran rasa lokal dan non-lokal dengan dalih substitusi komoditas dan bahan baku, karena melihat tingginya permintaan konsumen akan cita rasa makanan dan minuman baru yang menjadi tren masa kini dibantu dengan publikasi media sosial yang membantu dalam hal-hal viral untuk memudahkan meraih target pasar melalui promosi. 

Sumber gambar : istockphoto.com

Apa yang disebut dengan Fushion Food

Masakan/Makanan/Hidangan fusion (Fushion Food or Fushion Cuisine) merupakan paduan kuliner dari dua negara atau lebih untuk menciptakan hidangan yang inovatif dan menarik serta mencampurkan tradisi, budaya, dan teknik pengolahan sehingga tersaji untuk disantap (Mary McMahon, Delighted Cooking: Fushion Cuisine). 

Sebenarnya banyak keraguan pada masakan fusion ini karena cita rasa yang bingung, alasannya karena adanya ketidakcocokan unsur rasa yang dicampurkan dan hal ini wajar dalam inovasi produk pangan atau kuliner (reka baru). 

Kapan Fushion Food Mulai Populer? 

Sebenarnya fushion food sudah kuno jika berbicara secara global karena sudah eksis sejak dari 450 tahun yang lalu dengan masakan dari makau sebagai bukti adanya makanan fusion (Abad ke-16) dan tercatata sebagai fushion food pertama oleh UNESCO. 

Masakan ini adalah perpaduan dari bahan-bahan baku dari Portugis dan Cina karena dulu daerah Makau disewakan ke Portugal sebagai sekretariat perdagangan dan inilah akulturasi budaya pengolahan makan dimulai dan terciptalah makanan-makanan campuran. 

sumber gambar: bbc.com/photo Mathew Keegan (Maccanese cuisine). 
sumber gambar: bbc.com/photo Mathew Keegan (Maccanese cuisine). 

Bagaimana Keadaan Makanan dan Minuman Di Beberapa Daerah di Indonesia? 

sumber gambar: dokumen pribadi 
sumber gambar: dokumen pribadi 

Hal termudah dan terdekat yang bisa dilihat adalah mengunjungi pusat kuliner terdekat dan lihatlah ada banyak macam-macam kreasi dari makanan dengan beberapa teknik pengolahan, bahkan ada yang berkreasi karena ingin adanya inovasi agar menaikkan nilai jual dan menghadirkan cita rasa baru. Dan ternyata hal demikian bisa diterima baik oleh konsumen. 

Contoh kudapan yang mulai digemari adalah baso sayur vegan dimana isinya bukan daging namun jamur, dengan harga yang lebih terjangkau dari bakso daging ayam atau daging sapi namun menyerupai bakso pada umumnya, hal ini adalah inovasi resep dengan tema mendukung para vegan dan vegetarian dimana tidak bisa menikmati olahan daging, untuk menarik perhatian diberikan berbagai warna dengan promosi makanan sehat karena menggunakan pewarna dari sayuran dan buah-buahan. 

Indonesia pun sudah digempur oleh berbagai waralaba dari luar negeri untuk dunia kulinernya entah itu bergaya : jepang, korea, taiwan, thailand, india, amerika, prancis, irlandia, china, hongkong, singapura, malaysia, australia, jerman, dan menambah produk baru dengan rasa baru. 

Negara Mana yang Sudah Mengakui Fushion Food

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Foodie Selengkapnya
Lihat Foodie Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun