Mohon tunggu...
Ready Susanto
Ready Susanto Mohon Tunggu... Editor - Editor dan penulis.

Editor dan penulis. Tinggal di Bandung. Bukunya antara lain "Emotikon: Kamus Gaul Internet", "Omgz!: Kamus Slang Internet", dan "100 Tokoh Abad ke-20: Paling Berpengaruh".

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Bacaan Favorit 1980-an: Tiga Wajah Trio Detektif

2 Juli 2017   17:20 Diperbarui: 2 Juli 2017   17:25 5703
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Serial Trio Detektif adalah salah satu serial yang digemari oleh para pembaca dan diterbitkan oleh Penerbit Gramedia pada era 1980-an. Judul asli serial ini adalah Alfred Hitchcock and the Three Investigators, merupakan novel detektif untuk remaja yang mengisahkan tiga penyelidik muda, Jupiter "Jupe" Jones, Peter "Pete" Crenshaw, dan Robert "Bob" Andrews. 

Di Amerika serial ini beredar antara 1964 hingga 1987 dan semuanya terdiri atas 43 buku. Walaupun dalam judulnya mencantumkan nama Alfred Hitchcock, namun sebetulnya tidak ada buku dalam serial ini yang ditulis oleh Alfred Hitchcock. Random House, penerbit buku-buku ini, membayar Hitchcock agar namanya dicantumkan pada seri novel ini untuk menarik perhatian pembeli. 

Seri buku ini awalnya ditulis oleh Robert Arthur, Jr. yang menulis buku ke-1 hingga ke-9, serta buku ke-11. Arthur juga terlibat menyumbangkan ide-idenya dalam beberapa judul yang lain. Para penulis lain seri  ini adalah William Arden, Nick West, Mary Virginia Carey dan Marc Brandel.

Di Indonesia ke-43 judul buku ini terbit pada 1980-an di bawah judul seriAlfred Hitchcock dan Trio Detektif. Namun ternyata pada 1979, salah satu judul buku ini pernah terbit dalam Seri Elang yaitu Alfred Hitchcock dan Tiga Penyelidik dalam Rahasia Pulau Tengkorak. Dalam terbitan ini nama Robert Arthur dicantumkan sebagai penulis di halaman sampul (lihat gambar kiri). Sementara dalam ke-43 judul yang kemudian terbit pada 1980-an nama Robert Arthur tidak dicantumkan di halaman sampul, namun tertulis di halaman judul dalam.

Dalam edisi yang yang terbit pada 1982, buku yang sama yang merupakan buku ke-6 seri  ini, muncul dengan menggunakan judul Alfred Hitchcock dan Trio Detektif: Misteri Pulau Tengkorak. Perhatikan kata "Tiga Penyelidik" yang diubah menjadi "Trio Detektif" yang lebih kesohor pada 1980-an, dan kata "Misteri" yang mengganti terjemahan "Rahasia" (gambar tengah). Sepanjang 1980-an ke-43 judul seri ini terbit secara lengkap dan digemari pembaca.

Dengan gambar sampul yang berbeda, serial Trio Detektif kemudian diterbitkan ulang pada 2014. Selain terdapat perubahan pada gambar sampul, yang mencolok juga adalah "hilangnya" nama Alfred Hitchcock dari seri ini. Pada sampul hanya tercantum "Trio Detektif" diikuti judul bukunya. Nama penulisnya, disebut sebagai "penulis teks" dicantumkan di halaman judul dalam (gambar kanan)

Kesuksesan Trio Detektif membuat Random House pada 1989 menerbitkan serial lanjutan yang dijuduli The 3 Investigators: Crimebusters Series. Paradetektif yang dalam ke-43 petualangan sebelumnya berusia 13-14 tahun, dalam serial Crimebusters ini sudah berusia 17 tahunan.  Mereka dikisahkan sudah lebih mandiri dan dapat mengendarai mobil. 

Serial ini mendapat sambutan cukup hangat namun terhenti pada 1990 karena persoalan hukum antara penerbit dan ahli waris Arthur. Paling tidak ada 11 judul seri Crimebuster yang sempat terbit, dengan para penulis antara lain William Arden, H. William Stine, Megan Stine, G.H. Stone, William MacCay, Marc Brandel, dan Peter Lerangis. Di Indonesia ke-11 judul buku ini juga sudah diterbitkan oleh penerbit Gramedia.

Judul-judul lengkap "Trio Detektif":

1. The Secret of Terror Castle (Misteri Puri Setan)

2. The Mystery of the Stuttering Parrot (Misteri Nuri Gagap)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun