Mohon tunggu...
Andri Mastiyanto
Andri Mastiyanto Mohon Tunggu... Abdi Negara

Best Storytelling Danone Blogger Academy 2018, 48 x winners Blogcomp, Nominator tunggal Best Member Backpacker Jakarta 2014, Nominator Inspiratif Member BPJ 2016, Penyuluh Kesehatan, Admin Koin Untuk Pendidikan RSKO Jakarta, email : mastiyan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

7 Tips Memulai dan Mempertahankan Gerakan Sosial di Tempat Kerja

10 November 2018   20:12 Diperbarui: 11 November 2018   10:05 910 7 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
7 Tips Memulai dan Mempertahankan Gerakan Sosial di Tempat Kerja
Deskripsi : Kebersamaan dalam membangun gerakan sosial I Sumber Foto : Pixabay

Didunia ini banyak orang baik, itu yang daku rasakan. Orang-orang ini ada di sekitar kita, baik itu di lingkungan keluarga, tempat tinggal, teman sepermainan, dan tempat kerja.

Sentuhan kebaikan itu bisa kita rasakan saat kita sakit, kesulitan finansial, atau keadaan terpuruk. Ada saja yang membantu jika kita dilihat bukanlah pribadi yang berperilaku negatif. Daku pun pernah merasakan sentuhan kebaikan dari orang-orang di sekitar saat kondisi keluarga terpuruk.

Orang-orang baik itu sebetulnya banyak yang memiliki jiwa menolong. Ini dapat daku buktikan sendiri saat memulai gerakan koin untuk pendidikan (Coin A Chance) dropzone RSKO Jakarta yang tepat pada bulan november 2018 sudah berjalan selama 6 (enam) tahun. Mereka yang membantu, mendonasi rezeki dan menghidupkan gerakan ini di RSKO Jakarta dapat hadir setiap bulan/dua bulan sekali dalam penyelenggaraan hari perhitungan koin.

Selain jiwa-jiwa penolong adapula jiwa-jiwa yang dipanggil untuk mencetuskan sebuah gerakan atau aksi yang nantinya merangkul individu-individu lain untuk gerakan kolektif. Bulan januari 2015, seorang wanita berhijab bernama 'Dyah' pernah menyampaikan hasratnya kepada daku untuk membentuk sebuah aksi sosial. Sekitar dua bulan kemudian gerakan sosial terbentuk dengan nama 'Gerakan Nasi Kotak Untuk Berbagi'.

Perkembangan Gerakan Nasi Kotak Untuk Berbagi terbilang luar biasa, jiwa-jiwa yang dipanggil seperti Dyah sebetulnya banyak. Ada pula sesama coiners (pendonasi coin), backpackers dan blogger yang pernah bertanya kepada daku bagaimana caranya memulai dan mempertahankan sebuah gerakan sosial. Nah, ini tips dari daku;

1. Bila Sudah Dipanggil Mulai Saja dari Diri Sendiri
Jiwa-jiwa yang dipanggil untuk mengorganisasi orang baik lainnya itu ada, bisa jadi itu kita. Mungkin radar kita belum menangkapnya. Pada saat mengikuti kegiatan Field Trip Danone Blogger Academy 2018, daku melihat sendiri banyak aksi sosial yang dimulai oleh seorang individu yang kemudian menggerakan banyak orang.

Namun, dalam diri yang dipanggil itu akan ada pertanyaan bagaimana diri nya akan memulai. Itu juga yang daku dengar saat Dyah pertama kali mau memulai gerakan Nasi Kotak Untuk Berbagi. Pertanyaan dalam diri ini yang membuat beberapa yang dipanggil ragu-ragu untuk memulai sebuah aksi. 

Baca Juga : Konsep Sederhana Berbagi dengan Nasi Kotak

Jujur memulai itu tidak mudah. Laksanakan saja dahulu yakni dengan dimulai dari diri sendiri. Itu yang daku lakukan ditahun 2012 saat memulai gerakan Coin A Chance dropzone RSKO Jakarta. Daku meletakkan sebuah celengan koin di meja kerja dimana setiap harinya daku bersedekah koin. Berujung aktivitas daku tersebut dilihat oleh teman-teman daku di Program Anggaran RSKO Jakarta, yang berujung lahirlah Gerakan Coin A Chance dropzone RSKO Jakarta. Alhamdulillah bertahan 6 tahun.

2. Bulatkan Tekad, Sesuatu Dimulai dari Kecil
Ketika aksi sosial kita sudah berjalan dua bulan dan belum berkembang jangan turun semangat. Bulatkan tekad bahwa apa yang kita lakukan untuk tujuan baik. Jangan berprasangka buruk bahwa Allah SWT tidak mendukung apa yang kita lakukan. Mungkin ini ujian awal bagi aksi sosial yang anda lakukan.

Daku setelah tiga bulan menjalankan gerakan Coin A Chance barulah terlihat ada jiwa-jiwa lain yang bergabung. Penghitungan pertama kali daku ingat sekali terkumpul 323.000,- dari satu celengan Coin A Chance di Bulan Desember 2012. Pada bulan ketiga mulai merangkak naik tidak hanya dari jumlah nominal uang saja tetapi juga dari jumlah titik lokasi celengan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x