Andri Mastiyanto
Andri Mastiyanto Pegawai Negeri Sipil , Seller Online

Penyuluh KesMas,admin Coin Pendidikan (Coin A Chance) RSKO Jakarta, Nominator tunggal Best Member Backpacker Jakarta 2014, Nominator Inspiratif Member 2016, kaskuser.

Selanjutnya

Tutup

Media Pilihan

Bank Indonesia Mendekati Netizen dengan Kompetisi Blog dan Vlog

3 Maret 2018   16:39 Diperbarui: 4 Maret 2018   21:54 1820 3 7
Bank Indonesia Mendekati Netizen dengan Kompetisi Blog dan Vlog
Deskripsi : Blog & Vlog Competition memancing Netizen mendekat ke Bank Indonesia I Sumber Foto : Andri M

Tahun 2016 dan 2017 merupakan tahun-tahunnya bertaburan rezeki bagi para Vlogger dan Blogger Monetize (Blogger yang menggunakan blog nya untuk mendapatkan penghasilan). Bisa dibilang ratusan event dan review brand dari platform, komunitas, dan agency mengguyur para blogger. Bahkan Blog competition kalau daku perhatikan diselenggarakkan sekitar minimal tujuh lomba blog / bulan sesdangkan untuk vlog competition  sekitar 2 s/d 4 lomba vlog per bulan.

Daku pun melakukan monetize blog yang daku miliki walaupun menggunakan blog keroyokan 'Kompasiana'. Monetize yang daku lakukan yakni mereview produk ala self experience, mengkisahkan sebuah event dari undangan agency dan menggikuti Blog Competition yang kontennya daku pahami dan kuasai. Blog competition yang daku ikuti dari semester kedua 2015 sampai dengan januari 2018, allhamdulilah mendapatkan rezeki 26 (dua puluh enam) kali walaupun semuanya tidak selalu meraih juara pertama.

Deskripsi : Daku bersama perubahan logo Bank Indonesia di Museum Bank Indonesia I Sumber Foto : Andri M
Deskripsi : Daku bersama perubahan logo Bank Indonesia di Museum Bank Indonesia I Sumber Foto : Andri M
Saat ini komunikasi massa dan promosi yang dilakukan brand-brand selain menggunakan cara konvensional juga menggunakan cara kekinian salah dua-nya yaitu Blog Competititon dan Vlog Competition. Nah, ini pun yang digunakan oleh Bank Indonesia (BI) untuk mendekatkan diri kepada para netizen dengan kedua kompetisi tersebut.

Bank Indonesia pun menghadirkan gelaran yang bertajuk 'Bank Indonesia Blog & Vlog Competition 2017' yang berkerjasama dengan NET Media. Para blogger dan vlogger dianggap oleh Bank Indonesia sudah mewakili netizen. Yang daku tau netizen itu warga di dunia maya, mereka tidak hanya saja blogger & vlogger tetapi juga penggiat social media sociaty (Facebook, Instagram, Twitter, Path, Line, dll).

Sebelum gelaran blog dan vlog competition Bank Indonesia 2017, terlebih dahulu diperkenalkan dengan Bank Indonesia Goes To Campus bersama NET TV di 6 kota yaitu Padang (Universitas Andalas), Samarinda (Universitas Mulawarman), Yogyakarta (Universitas Muhamadiyah), Manado (Universitas Sam ratulangi), Surabaya (Institut Teknologi Sepuluh November), dan Bali (Universitas Udayana). Kegiatan Bank Indonesia Goes To Campus bersama NET TV ini diselenggarakan 3 November s/d 7 Desember 2017.

Sedangkan untuk gelaran 'Blog & Vlog competition Bank Indonesia 2017' terjadwal 29 oktober 2017 s/d 23 desember 2017. Jumlah peserta blog competition sebanyak 476 blogger dan vlog competition sebanyak 560 vlogger. Adapun finalis untuk masing-masing kategori berjumlah 100 peserta. Disini para blogger & vlogger di adu dengan berbagai platformblog, konten dan keunikan.

Kompetisi blog & vlog competition cukup ketat. Daku pun yang mengikuti blog competition tersebut ternyata tidak ada dalam daftar 100 finalis kategori blog competition. Bahkan beberapa kompasianers lain yang daku lihat di timeline Kompasiana yang membuat artikel menyangkut konten lomba blog ini tidak terlihat dalam daftar list 100 finalis. Daku berfikir positif bahwa kualitas tulisan daku (DISINI) masih dibawah para finalis lain untuk tema dan sisi konten yang diangkat atau bisa jadi tidak memenuhi syarat lomba blog ini. 

Adapun tema yang diangkat dalam blog dan vlog competition ini "Gerakan Cinta Rupiah" yang digalakan oleh Bank Indonesia untuk mengajak masyarakat menunjukan rasa bangga terhadap Indonesia. Rupiah merupakan salah satu simbol kedaulatan negara yang wajib dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warga negara Indonesa. Itu kenapa sudah menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan Uang Rupiah dalam setiap transaksi di wilayah NKRI.

Puncak acara rangkaian kegiatan 'Bank Indonesia Goes To Campus 2017' resmi ditutup jum'at malam (2/3/2018) dimana puncak acara bertajuk 'Pesta Netizen BI Blog & Vlog Competition 2017'. Acara tersebut diselenggarakan di Museum Bank Indonesia yang dihadiri oleh Deputi Gebenur Senior-Mirza Adityaswara-pimpinan Bank Indonesia, Agusman selaku Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, dan seorang kompasianer terbilang cukup dikenal yang juga Pelaksana Tugas Kepala Financial Technologi Office Bank Indonesia-Junanto Herdiawan.

Daku berkesempatan hadir karena dihubungi langsung oleh pihak Kompasiana pada kamis sore (1/2/2018) sebagai netizen, dimana daku dianggap sebagai kompasianers aktif. Sebuah kehormatan tersendiri bisa dipilih dari ratusan ribu akun Kompasiana, ini juga merupakan rezeki dari ALLOH SWT. 

Kegiatan acara 'Pesta Netizen Bank Indonesia 2017' tidak hanya sekedar pengumuman pemenang saja tetapi kami para undangan terlebih dahulu pada pukul 16.00 wib diberikan edukasi menyangkut sejarah uang dan museum Bank Indonesia. Daku pernah mengunjungi Museum bank Indonesia terakhir kali di tahun 2015 bersama teman-teman Backpacker Jakarta. Bila daku perhatikan Museum Bank Indonesia kondisinya ada perubahan sedikit dibandingkan 3 tahun lalu. Tetapi terasa special karena kami didampingi oleh tour guide yang memberikan kami edukasi. 

Deskripsi : Deputi Gebenur Senior-Mirza Adityaswara-pimpinan Bank Indonesia I Sumber Foto : Bank Indonesia
Deskripsi : Deputi Gebenur Senior-Mirza Adityaswara-pimpinan Bank Indonesia I Sumber Foto : Bank Indonesia
Dalam sambutan Deputi Gebenur Senior-Mirza Adityaswara-pimpinan Bank Indonesia menyampaikan "Bank Indonesia merupakan otoritas moneter, kami juga hadir untuk Indonesia. Untuk itu BI haruslah mampu berkomunikasi dengan cara yang dipahami masyarakat awam. Saat ini merupakan jaman internet dimana informasi sekarang tidak hanya berupa koran dalam bentuk fisik, jaman sudah berubah. Untuk itu Bank Indonesia memanfaatkan berbagai kanal dan instrumen komunikasi selain cara konvensional yaitu televisi dan radio yang tetap dipertahankan.  Social media seperti facebook, twitter, youtube dan instagram juga digunakan oleh Bank Indonesia untuk menyampaikan edukasi dan informasi" ucapnya di Museum Bank Indonesia (2/3/2018).

'Pesta Netizen Bank Indonesia Blog & Vlog Competition 2017' menghasilkan para juara. Berdasarkan keterangan dari sebagian dewan juri (Agung Hapsah, Bena Kribo, Kevin H) bahwa konten yang dinilai ialah yang memiliki keunikan, bagaimana pesan itu tersampaikan kepada audience tidak hanya mencantumkan kata cinta rupiah saja, dan apabila memiliki web sendiri ada penilaian lebih karena platform bisa saja tutup. Bahkan dewan juri melihat satu-satu artikeldan video yang didaftarkan.

Deskripsi : Para pemenang Blog & Vlog Competition bersama Petinggi Bank Indonesia I Sumber Foto : IG Bank Indonesia
Deskripsi : Para pemenang Blog & Vlog Competition bersama Petinggi Bank Indonesia I Sumber Foto : IG Bank Indonesia
Adapun nama pemenang kategori blog :

  1. Juara 1 : Ali Muhasa dengan judul 'Jum'atku Barokah Rupiahku Terluka' meraih Rp.12.000.000
  2. Juara 2 : Nurul Mutiara dengan judul 'Mencintai Rupiah Melangitkan Indonesia' meraih Rp.8.000.000
  3. Juara 3 : Agusman dengan judul 'Mencintai Rupiah Dimulai Dengan Diri Sendiri' meraih Rp.4.000.000

Untuk nama pemenang kategori vlog 

  1. Juara 1 : Yudhistira dengan judul '5 Tips Cinta Rupiah' meraih Rp.20.000.000
  2. Juara 2 : Sigit Rizky dengan judul 'Cinta Rupiah' meraih Rp.15.000.000
  3. Juara 3 : Tubagus Jundi dengan judul 'Aku Cinta Rupiah' meraih Rp.11.000.000

Untuk nama pemenang kategori short movie

  1. Juara 1 : Aditia Santoso dengan judul 'Dua Ribu Rupiah' meraih Rp.40.000.000
  2. Juara 2 : Rozky Aprianto berjudul 'Rupiahku Rupiahmu Rupiah Kita' meraih Rp.25.000.000
  3. Juara 3 : Maria Stevany berjudul berjudul 'Receh Bukan Berarti Remeh' meraih Rp.15.000.000
  4. Juara Favorit : Wahyu Trivandi, Lagundi

Buat para pemenang, selamat ya guy's kalian luar biasa. Bagi yang belum juara masih ada hari esok dan kesempatan lain, jangan berkecil hati. Dalam penjurian lomba pastinya ada sisi objektivitas, subyektifitas dan unsur-unsur yang diharapkan muncul dalam konten sesuai arahan brand pada dewan juri. Jadi bagi yang belum beruntung pada lomba kali ini bisa jadi menjadi juara dilomba yang lain dengan brand yang berbeda dan dewan juri yang berbeda.

Kompetisi ini menunjukkan bahwa anak bangsa mampu, hanya saja butuh stimulus agar mereka muncul. Blog & vlog competition merupakan cara Bank Indonesia untuk mendekat kepada netizen.

-------------------------------------------------------

Salam hangat Blogger Udik dari Cikeas - Andri Mastiyanto

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2