Mohon tunggu...
Rahmat Setiadi
Rahmat Setiadi Mohon Tunggu... Buruh - Karyawan swasta yang suka nulis dan nonton film

Saya suka baca-tulis dan nonton film.

Selanjutnya

Tutup

Indonesia Lestari Pilihan

Meninjau Kalender Nasional untuk Kebangkitan Nasional

4 November 2022   15:16 Diperbarui: 4 November 2022   15:24 148
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Entah kenapa, tiba-tiba saya memperhatikan kalender yang tergantung di dinding. Pikiranku tertuju pada tulisan di bawah tiap-tiap bulannya. Yah! Tanggal merah, yang merupakan hari libur nasional, jika bertepatan pada hari Minggu tetap ada keterangan di bawahnya. Yang menarik perhatian saya, dalam dua belas bulan deretan hari-hari libur nasional yang bertemakan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia baru dimulai pada bulan Mei, Juni, dan seterusnya. Mungkin karena menjelang Hari Pahlawan.

Tolong koreksi jika salah, sekilas aku lihat Bulan Januari, Pebruari, Maret, April, Juli, dan Desember tidak terdapat hari peringatan nasional bertemakan NKRI yang dijadikan sebagai tanggal merah. Dan lebih lanjut aku perhatikan sederetan tanggal merah yang meliputi Agustus sampai November. Di sana terasa sekali urutan hari-hari yang penuh semangat bernegara. Semangat perjuangan dan persatuan yang mampu menggugah kesadaran bahwa jiwa-jiwa kebangkitan Nasional dipacu. Sementara itu hari Buruh dan Kebangkitan Nasional diperingati  di bulan Mei.

 Hari Kebangkitan Nasionari, dari sejarah yang melatarbelakangi kebangkitan Nasional adalah adanya organisasi. Meskipun Budi Utomo ditetapkan sebagai organisasi awal atas usulan Presiden Soekarno, tapi ada organisasi sebelumnya, yaitu Serikat Dagang Islam yang didirikan tanggal 16 Oktober.

 Organisasi adalah sekelompok orang yang diketuai oleh seseorang, untuk mencapai tujuan ideal. Tentu saja seorang itu adalah orang yang dianggap paling ideal untuk memimpin. Bagaimana cara penunjukannya itu hanya teknis bukan substansi.

 Budi Utomo menitikberatkan pada makna kemajuan atas dasar budi pekerti, yang dikemudian hari terpecah menjadi dua visi, kelompok pertama tetap dengan visi awal pendirian yang bersifat demokrat, dan yang kedua bervisi pada kemerdekaan, yang pada gilirannya disebut sebagai radikal. Budi Utomo terpecah dengan berdirinya indishe party.

Ternyata, Wikipedia menerangkan sejarah organisasi berkisar pada bisnis ekonomi. Sementara sumber lainnya menerangkan organisasi lebih luas lagi, hingga makna organisasi menjadi lebih bisa dipahami sebagai usaha bersama mencapai tujuan ideal. Jika merujuk pada Wikipedia, organisasi kerap mengorbankan banyak orang atasnama efisiensi, bukan pemerataan. Di sisi lain, ekonomi menjadi pesat, Eropa dan Amerika mengorbankan Afrika dan Asia.

 Kebangkitan Nasional Indonesia tidak bisa merujuk pada sejarah organisasi yang menjadikan revolusi Perancis sebagai titik awal peradaban dunia, di mana perbaikan berasal dari pembaharuan yang diprakarsai oleh rakyat kecil. Sementara Indonesia masih berusaha mempertahankan pandangan bahwa perubahan berasal dari para ningrat, bangsawan, dan pembesar pendiri negara. Terlebih ketergantungan pada negara lain yang belum mau atau belum bisa untuk melepaskan diri.

 Jika saja kalender nasional menitikberatkan pada pertengahan bulan hingga akhir tahun bisa menggerakkan semangat kebangkitan bangsa, bisa jadi Desember sampai Mei menjadi bulan operasional dan perwujudan. Semoga dengan semangat Hari Pahlawan yang diiringi hari-hari perjuangan di bulan sebelumnya bisa lebih memacu tekad kita untuk lebih berjuang agar bisa menjadi mandiri.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Indonesia Lestari Selengkapnya
Lihat Indonesia Lestari Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun