Mohon tunggu...
Rahmad Pujiansyah
Rahmad Pujiansyah Mohon Tunggu... Administrasi - Status lajang Hobby membuat artikel dan musisi

Pedd : STM mesin hobby: membuat artikel/ blog & musisi karier : Juara III popsinger

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Nabi Yesus Katakan Tidak ada Dosa Warisan

28 Januari 2022   02:24 Diperbarui: 29 Januari 2022   13:02 1418 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.


Dalam ajaran nabi Yesus tidak ada dosa warisan Adam dan Hawa  sesuai yang Yesus katakan anak-anak dijamin masuk surga itu membuktikan  bayi baru lahir walaupun mati tidak ada dosa warisan Adam dan Hawa  bayi tersebut dalam keadaan suci tanpa dosa dijamin masuk surga, karena manusia tidak ada menanggung dosa warisan adam dan hawa, setelah Adam dan Hawa diturunkan ke bumi  sudah diampuni dosanya oleh Allah. Swt. Yang Maha Pengampun, Hanya saja tubuh Adam dan tubuh hawa sudah menjadi fana tidak layak lagi tinggal di surga manusia  harus mati dulu untuk bisa kembali masuk surga dengan tubuh yang baru kekal  karena kehidupan di surga tidak ada lagi kematian, itulah nabi Yesus katakan setiap yang berdosa bertanggung jawab atas dosanya sendiri harus bertobat agar bisa seperti anak kecil yang suci bersih dari dosa bagi orang dewasa yang  pernah melakukan pelanggaran dosa supaya bertobat sendiri dengan cara beribadah sujud menyembah Allah.SWT ( Matius 26:39) akan diampuni oleh Allah.SWT Yang Maha Pengampun bertobat tidak bisa diwakilkan pada orang lain dan dosanya tidak bisa dibebankan pada  orang lain itulah  jadilah seperti anak kecil yang tidak berdosa tidak ada menanggung dosa warisan Adam dan hawa.

Tertulis di Alkitab

""Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar  dalam Kerajaan Sorga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat  dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. ( Matius 18: 1-3)

Yesus katakan anak kecil suci dari dosa bisa masuk surga itulah Yesus menyuruh orang Israel kalau ingin masuk surga jadilah seperti anak kecil yang suci tidak berdosa, perkataan Yesus tersebut membuktikan bahwa anak-anak tidak ada menanggung dosa warisan Adam dan Hawa. Kalau manusia mati dibunuh dikatakan.menebus dosa padahal  pelaku pembunuhnya tersebut adalah hasil rencana iblis yang masuk dalam tubuh yudas untuk membunuh nabi  Yesus

Tertulis di Alkitab

"Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas , yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu".( Lukas 22:3)

Karena pembunuhan tersebut  adalah hasil rencana iblis maka iblis dan yudas itulah yang telah berjasa membantu menghapuskan  dosa orang-orang  Kristen, apakah mungkin iblis yang bodoh hasil kerjanya semula bertujuan untuk membunuh seorang nabi malah dikatakan menghapuskan dosa orang-orang  kristen, ataukah ajaran Paulus saja sebenarnya yang salah tidak tahu sebenarnya dosa warisan Adam dan Hawa tidak ada  itu membuktikan ajaran  Paulus dengan ajaran nabi Yesus bertentangan apalagi Paulus bukan murid yesus sehingga tidak itu sebenarnya bukan.murid yesus  sudah pasti tidak tahu kalau ajaran nabi Yesus tidak ada dosa warisan Adam dan Hawa, seharusnya kematian manusia yang dibunuh di kayu salib tersebut tidak ada hubungannya dengan penebusan dosa karena memang tidak ada dosa warisan Adam dan Hawa bahkan setiap bayi yang baru lahir apabila mati akan masuk surga itu membuktikan manusia lahir ke dunia tidak membawa dosa warisan Adam dan Hawa karena perbuatan  dosa manusia itu adalah tanggungjawab pribadi masing-masing manusia apabila  seseorang melakukan pelanggaran dosa maka dia sendiri yang harus bertobat tidak bisa orang lain berdosa dipikulkan pada manusia lainnya yang baru lahir. 

Pada saat nabi Yesus akan ditangkap Paulus juga tidak tahu bahkan saat sidang bunda Maria tidak hadir dalam sidang sepertinya bunda Maria tahu orang yang ditangkap bukan anaknya, setiap seorang ibu seharusnya datang membela anaknya agar tidak dijatuhi hukuman mati bahkan hasil sidang tidak ditemui kesalahan orang yang mereka tangkap padahal tujuan mereka memberi upah Yudas agar nabi Yesus bisa mereka  jatuhi hukuman mati, itulah membuat mereka bingung orang yang merek tangkap sepertinya bukan yesus asli  karena bingung daripada malu terpaksa di gunakan oleh Pilatus untuk kepentingan politik menarik simpati rakyat lalu gubernur pilatus memberikan pilihan pada rakyat untuk memilih salah satu orang yang  akan dibebaskan dari hukuman mati,  apakah memilih orang baru ditangkap dibebaskan ataukah memilih Barabbas yang sudah dipenjara?  ternyata pilihan rakyat pada Barabbas seorang penjahat yang dibebaskan sedangkan orang yang baru ditangkap mereka katakan " Wajiblah disalibkan dia" rupanya rakyat juga tidak pada orang yang baru ditangkap mereka tidak menyebut nama hanya dengan sebutan "dia" itu membuktikan bukan nabi yesus asli yang mereka tangkap  kalau  nabi Yesus asli rakyat pasti kenal sebab nabi yesus sudah sering khotbah terbuka di hadapan rakyat dan nabi yesus asli sering berkunjung ke tempat-tempat ibadah.

Sesuai pilihan rakyat lalu dibawalah orang tersebut ke bukit Golgota kemudian di salib  setelah mati pada jam 3 sore  mayat tersebut kemudian tusuk lambungnya  pakai tombak hingga isi perutnya keluar darah dan air setelah jam enam  sore dikuburkan, kematian orang tersebut di kayu salib bukan tumbal persembahan penebusan dosa kepercayaan ajaran dewa karena hanya tiga jam saja matinya di kayu salib, kalau dikatakan persembahan penebusan dosa biasanya dibiarkan selama satu malam. itu membuktikan kematiannya bukan sebagai penebusan dosa dan juga dosa warisan Adam dan Hawa yang memang tidak ada sesuai ajaran nabi Yesus anak kecil masuk surga karena tidak ada dosa warisan.

Paulus membawa ajaran baru penerus ajaran pagan dewa mesir kuno itulah dalam ajaran khotbah para rasul disebutkan orang mati di kayu salib dijadikan tuhan oleh tuhan, itu membuktikan ada kerajaan tuhan pemimpin tertinggi yang memerintah tuhan-tuhan atau dewa-dewa di bumi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan