Rahmad Hidayat
Rahmad Hidayat Independent Worker

Seorang penulis pemula yang terus berkarya untuk bangsa

Selanjutnya

Tutup

Digital Pilihan

Go-Food, Layanan Pembawa Berkah di Bulan Penuh Barokah

3 Juni 2018   14:52 Diperbarui: 3 Juni 2018   21:00 527 2 1
Go-Food, Layanan Pembawa Berkah di Bulan Penuh Barokah
berkah-5b139cb1f133447c8a21fbd2.png

Entah saya yang baru bangun dari hibernasi atau karena memang dunia  ini terlalu cepat berkembang, teringat baru lima tahun yang lalu saya  menggunakan handphone. Handphone yang pada waktu itu hanya bisa  digunakan untuk sms dan telfon. Sekarang? Jangan tanya, canggih luar  biasa. Saking cerdasnya, orang sering memanggilnya smartphone. Bahkan  smartphone yang begitu cerdas itu mampu merubah budaya yang ada  masyarakat, kalau dulu orang harus ke-mall untuk berbelanja, sekarang  tidak! 

Mereka hanya perlu buka smartphonenya dan pilih barang  yang akan dibeli. Kalau dulu orang harus keluar untuk membeli makanan,  sekarang tidak! Mereka hanya perlu buka smartphonennya dan pilih makanan  yang ingin dibeli. Go-jek salah satunya, pencetus ojek online di  Indonesia yang menawarkan berbagai fitur layanan yang memudahkan  masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah Go-Food layanan antar makanan yang praktis dan ekonomis.

Fenomena gojek di berbagai kota memang  tidak bisa kita hiraukan, seolah-olah jalan menjadi hijau karena adanya  go-jek. Setiap saya keluar pasti lihat mas-mas Go-Jek dengan jaket dan helmnya yang identik dengan warna hijau. Dibalik itu semua, ada banyak pihak yang diuntungkan dengan  adanya Go-Jek ini, walaupun ada sebagian kalangan yang merasa  tersingkirkan karena belum bisa mengikuti perkembangan yang ada. 

 Go-Jek  menciptakan lapangan pekerjaan yang sangat potensial, adanya Go-Jek  membuat angka pengangguran di Indonesia menjadi turun drastis. Tidak  hanya itu saja, banyak pihak yang terbantu degan adanya Go-jek ini, salah  satunya UMKM atau warung-warung penjual makanan dan minuman. Yaa, dalam  aplikasi Go-Jek ada satu layanan yang dapat digunakan untuk memesan  makanan, layanan antar tersebut adalah Go-Food. 

  BERKAH DI BULAN BAROKAH

Sore  menjelang berbuka puasa menjadi momen yang indah bersama keluarga,  suasana rumah yang tenang dan damai menambah nikmatnya ngabuburit kala  itu. Rasa lapar yang sudah mulai terasa kala itu, membuat saya sangat  enggan untuk keluar rumah. Kebetulan pada waktu itu tak ada makanan  untuk berbuka.  

"Ma, masak apa?" Tanyaku.

"Belum masak nak" Jawab ibuku yang saat itu masih setengah sadar karena baru bangun tidur.

Memang  pada waktu itu ibu baru saja pulang dari rumah saudara, sehingga  mungkin kecapekan dan tak sempat masak. Tanpa pikir panjang, saya buka  HP dan cari-cari makanan dengan Go-Food yang ada pada aplikasi Go-Jek.  Ketika melihat-lihat saya melihat banyak sekali kuliner nusantara dari berbagai UMKM, dengan Go-Food juga bisa menfilter rumah makan yang paling dekat dengan lokasi tempat kita tinggal, sehingga waktu tunggu akan semakin singkat dan ongkos kirimnya dapat ditekan (jarak dekat).

Memang  sudah menjadi kebiasaan kami memesan makanan dengan layanan Go-Food, selain  praktis juga tidak perlu repot-repot keluar rumah, toh juga sama saja  kalau keluar rumah juga pakai motor, keluar biaya bensin. Mending buat  bayar ongkos driver Go-jeknya sekalian berniat untuk membantu,  "berbagi rizeky ceritanya, he he".

Sebagai penggemar makanan pedas, kami  memesan rica-rica ceker yang kelihatannya enak banget. Duhhh, ngga sabar  pengen makan, eitss belum buka nih yaa. Langsung deh saya pesan 4 porsi  rica-rica ceker + nasi yang harganya 10 ribu saja per porsi.  Di Go-Food ini ada fitur Go-Pay yang memudahkan konsumen dalam melakukan pembayaran, dengan fitur tersebut ongkos kirim akan terhitung lebih murah. Belum lagi ada cashbacknya setiap melakukan pemesanan.

Hanya di Go-Food Beli Makanan Malah dapat Cashback

rica-rica-5b139f0ef133440897300412.jpeg
rica-rica-5b139f0ef133440897300412.jpeg
Singkat  cerita, mas Go-Jeknya sudah datang membawa makanan yang kami pesan. Tak  lupa ucapan terimakasih beserta ongkos kirimnya saya kasih. 

"Terimakasih yaa mas, sudah mengantar makanan dengan selamat, mau buka disini sekalian po?". Tanyaku.

"Sama-sama mas, tidak mas terimakasih banyak, ini saya sudah ditunggu teman-teman". Jawabnya.

"Oh, yaa udah mas. Hati-hati yaa, semoga lancar rezekinya". Aamiin.

  30  Menit kemudian adzan maghrib berkumandang, langsung deh ambil piring  terus makan rica-rica ceker yang super pedas. Ehh, minum dula yaa. Di  tengah-tengah melahab makanan saya teringat driver Go-Jek yang  mengantar makanan tadi. 

Betapa  mulianya profesi menjadi tukang ojek online itu, bagaimana tidak? Mulia  karena ia mencari nafkah yang halal buat keluarganya, mulia karena  membantu kami dalam mencari makanan untuk berbuka puasa, mulia karena  bersama Go-Jek membantu UMKM dalam menjualkan makannya. Berkah sekali  sepertinya hidupnya. Semogga Allah memberi berkah kepada paa driver  Go-Jek dan kepada kita semua, Aamiin.

 "Kemuliaan dan keberkahan hidup akan datang disaat kita menolong sesama dengan hati yang tulus dan tidak menyakiti"

Terakhir,  Go-Jek memang membawa dampak positif yang sangat banyak, selain  mengurangi pengangguran juga dapat menjadi penghasilan tambahan. Banyak  mahasiswa-mahasiswa yang juga berprofesi sebagai tukang ojek online  untuk mengisi waktu luang mereka. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2