Radivadilla
Radivadilla Pejuang Sarjana Sastra

Mahasiswa Sastra Jepang yang tidak bisa bahasa Jepang. Senang menulis apapun kecuali skripsi. Kritik dan saran, silakan layangkan e-mail ke : radivadilla@gmail.con

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

Mengintip Totalitas Mateo, Pendeta Eksorsis Seksi dalam "The Guest"

21 November 2018   23:42 Diperbarui: 22 November 2018   22:46 1867 6 3
Mengintip Totalitas Mateo, Pendeta Eksorsis Seksi dalam "The Guest"
Kim Jae Wook sebagai Choi Yoon (Pendeta Mateo)

Sebagai salah satu yang tersukses dan terlaris di tahun 2018, The Guest menampilkan sisi lain dari drama Korea pada umumnya. Drama berisi 16 episode yang disiarkan di OCN ini mengangkat tema eksorsisme yang jarang disinggung dalam sebuah drama sebelumnya. Drama bergenre mystery-horror garapan sutradara Kim Hong Sun ini mendapatkan banyak apresiasi berkat pengemasan kisah yang tidak biasa.

The Guest mengisahkan tentang seorang cenayang bernama Yun Hwa Pyung (Kim Dong Wook) yang lahir dari keluarga paranormal. Kemampuannya melihat dan merasakan kehadiran roh jahat membuat Hwang Pyun mesti berurusan dengan roh jahat superior bernama Park Il Do.

Kemudian ia bertemu dengan seorang Pendeta Katolik bernama Choi Yoon atau dipanggil juga sebagai Mateo (Kim Jae Wook). Mereka berdua dipertemukan dalam sebuah eksorsisme salah satu korban roh Park Il Do. Dan kehadiran detektif wanita bernama Kang Gil Young (Jung Eun Chae) dalam kasus kerasukan roh Park Il Do juga melengkapi cerita mereka.

img.kpopmap.com
img.kpopmap.com
Pertemanan tiga karakter dari latar belakang yang berbeda menyajikan kisah yang luar biasa menarik. Namun bila dilihat secara penampilan ketiganya, ada satu tokoh yang mungkin mencuri perhatian penonton. 

Ketika Hwang Pyun dan Detektif Kang lebih sering tampil dengan mengenakan kaos dengan outer jaket atau kemeja di hampir keseluruhan episode, berbeda dengan Pendeta Mateo yang selalu tampil menggunakan kemeja dan celana kain panjang serba hitam.

Kehadiran Mateo dalam drama ini terlihat mencolok, sebab dengan karakter yang dingin dan wajah misterius ditambah dengan kostum pendetanya yang serba hitam membuat penonton mungkin akan tertarik melihat kehadiran tokoh ini. Bahkan dalam total enam belas episode yang ditayangkan, Mateo hanya menggunakan tiga kali pakaian bebas yang durasinya hanya terhitung bilangan menit.

Setelah sukses dengan peran psikopat tampan dan sadis---Mo Tae Gu---dalam drama Voice tahun lalu, Kim Jae Wook kembali mengejutkan para fans dengan kemunculannya sebagai pendeta eksorsis di drama terbaru The Guest.

Selama proses penggarapan drama The Guest, Kim Jae Wook yang sukses memerankan tokoh Pendeta Mateo mengaku mengalami beberapa kesulitan. Dalam wawancara yang dilakukan bersama aktor kelahiran tahun 1983 tersebut, Kim Jae Wook mengungkapkan kisah dibalik tokoh Pendeta Mateo yang diperankan.

Tantangan mengenakan pakaian serba hitam

Mendapatkan salah satu peran sentral dalam drama The Guest, Kim Jae Wook harus syuting dengan mengenakan kostum Pendeta Katolik. Mulai dari kemeja lengan panjang, celana kain panjang sampai sepatu yang bewarna serba hitam. Bahkan nyaris tidak ada kesempatan bagi Kim Jae Wook mengenakan pakaian bebas selain kostum pendetanya tersebut.

www.wowkeren.com
www.wowkeren.com
Syuting dilakukan saat musim panas, Kim Jae Wook mengaku kegerahan dengan kostumnya. Di beberapa adegan ia juga dituntut berlari, melakukan eksorsis yang memaksanya menguras tenaga sampai berkeringat. Namun kru telah menyiapkan banyak stok kostum serba hitam, sehingga Kim Jae Wook hanya perlu berganti bila kostumnya sudah basah oleh keringat.

Melihat penampilan aktor bertangan kidal tersebut dalam balutan kostum serba hitam, membuat tidak sedikit orang yang menyatakan pujian padanya. Banyak yang berpendapat Mateo tampak terlalu seksi sebagai pendeta. Ditambah dengan karakter dingin dan misterius yang dibawakan, Kim Jae Wook benar-benar telah berhasil menjadi pusat perhatian dalam drama The Guest.

"Aku sangat berterima kasih karena mendengar komentar 'seksi' soal diriku yang mengenakan setelan pendeta. Kupikir setelan pendeta yang kukenakan berbeda dengan Kang Dong Won. Bukan masalah siapa yang mengenakannya, tapi suasana yang tercipta saat aku mengenakan setelanku benar-benar berbeda. Mungkin pertanyaannya adalah bagaimana caranya membuat setelan yang kukenakan berbeda," ungkap Kim Jae Wook dalam salah satu wawancara setelah syuting The Guest.

Atheis, rela belajar bagaimana menjadi seorang pendeta

Aktor Kim Jae Wook adalah seorang Atheis, ia tidak menganut agama apapun dan tidak percaya dengan keberadaan Tuhan. Namun aktor yang pernah tinggal di Jepang selama 8 tahun itu berani mengambil tantangan untuk memerankan karakter seorang pendeta eksorsis.

Menjadi seorang pendeta pemuka agama saja mungkin sudah merupakan tantangan besar bagi seorang Atheis seperti Kim Jae Wook, terlebih menjadi pendeta eksorsis yang menuntutnya menghapal doa-doa dan ritual tertentu untuk mendukung karakternya.

songuestt4-2-5bf58edd677ffb03fb2f83e4.jpg
songuestt4-2-5bf58edd677ffb03fb2f83e4.jpg
Mengingat tokoh seorang pendeta eksorsis merupakan tokoh yang cukup jarang ditampilkan dalam drama-drama Korea pada umumnya, Kim Jae Wook merasa tertantang dengan peran ini.

Sebagai aktor profesional, Kim Jae Wook memfokuskan dirinya untuk mendalami agama Katolik, menghapal beberapa doa-doa, hubungan antara Tuhan dan umat manusia dan aturan sebagai seorang pendeta. Ia mengaku sedikit kesulitan, namun kesungguhan yang ditampilkan dalam memerankan Pendeta Mateo membuat Kim Jae Wook  menerima banyak pujian.

"Aku tidak memiliki agama. Jadi aku harus memahami seperti apa agama Katolik itu. Aku memulai dari sana dan mempelajari tentang ritual eksorsisme. Aku pergi ke katedral untuk mengetahui bagaimana kehidupan seorang pendeta, dan aku juga mewawancarai mereka," ungkap Kim Jae Wook dalam sebuah wawancara.

Kim Jae Wook mengaku bahwa dirinya juga pergi ke Filipina untuk menemui pendeta pengusir setan yang sudah ahli. Ia mempelajari banyak hal tentang masalah kerasukan dan ritual eksorsisme untuk keperluan pendalaman peran Pendeta Mateo.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2