Mohon tunggu...
r mangangue
r mangangue Mohon Tunggu... Peduli terhadap permasalahan yang dialami masyarakat yang dicurangi, , dibully, dibodohi, dll.

penulis, pengajar, dan pecinta sastra

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Tentang Keragaman dan Keberagaman

8 September 2019   22:00 Diperbarui: 8 September 2019   22:14 0 3 1 Mohon Tunggu...

(Tanggapan atas Tulisan Prof. Bambang Kaswanti Purwo)

Membaca tulisan Prof. Bambang Kaswanti Purwo (BKP)  di rubrik "Bahasa" Kompas  20/8/2019, saya tertarik untuk menanggapinya.  Tulisan dengan judul "Keanekaragaman" itu membahas penggunaan kata yang belakangan ini banyak digunakan, yaitu keragaman dan keberagaman. 

Media yang satu menggunakan kata keragaman tetapi media yang lain menggunakan kata keberagaman. Mana yang benar?

Setelah menguraikannya secara panjang lebar, BKP menyimpulkan (setelah memberikan argumentasi dan contoh-contohnya) bahwa kata yang benar adalah keanekaragaman.

Saya sependapat dengan BKP. Namun, kita juga perlu melihat mengapa orang lebih suka menggunakan kata keragaman atau keberagaman. Dari dua kata itu dapat disimpulkan bahwa hal yang utama adalah kata dasar ragam.  Dari kata dasar itu (ragam), dia menjadi keragaman atau keberagaman atau bisa juga keanekaragaman.  Pokoknya ada kata dasar ragam.

Meskipun demikian, kita tentu tidak boleh lupa dengan aturan berbahasa yang ada. Karena kita tidak boleh seenaknya memakai kata ini atau kata itu disesuikan dengan keinginan kita. Yang penting kata itu benar, tepat dan efektif, sehingga kata itu dapat  digunakan.

Saya justru mengamati bahwa penggunaan kata keragaman atau keberagaman baru muncul akhir-akhir ini. Saya justru masih ingat, dulu bukan kata itu yang kita gunakan, melainkan kata majemuk dengan nominanya kemajemukan.

Dalam KBBI majemuk berarti terdiri dari beberapa bagian yang merupakan kesatuan. Contoh kalimatnya adalah "Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk." Sedangkan kemajemukan berarti keanekaragaman.

Menurut saya, dengan menggunakan kata majemuk atau kemajemukan, pikiran kita lebih cepat menangkap maksud yang terkandung di balik sebuah kalimat daripada kata keragaman, apalagi kata keberagaman. Mengap? 

Karena kadang kala, saya harus menyimak dengan saksama, baik saat mendengar kata keberagaman diucapkan atau saat membacanya karena kata keberagaman sering kali berkaitan dengan kata keberagamaan. Dalam KBBI pun ada sublema keberagamaan yang artinya perihal beragama.

Kita tahu bersama, semboyan bineka tunggal ika berarti  berbeda-beda tetapi satu. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama, dan kepercayaan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x