Mohon tunggu...
Wahyudi Iskandar
Wahyudi Iskandar Mohon Tunggu... Swasta -

twitter: WAHYUDI ISKANDAR facebook: WAHYUDI ISKANDAR googl+: WAHYUDI ISKANDAR Fanpage: WAHYUDI ISKANDAR

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Tanjungpinang Negeri Penuh Mimpi

30 Juli 2016   16:20 Diperbarui: 30 Juli 2016   16:26 41
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Banyak sekali dari kalangan masyarakat yg saya ajak untuk saling ngobrol dan bertukar pikiran di Tanjungpinang ini hanya mengarah pada mimpi-mimpi yang indah yang mana mimpi-mimpi itu belum tentu kapan akan terwujudnya.

Banyak jua diantaranya yang menggantungkan asa dan cita mereka kepada wakil rakyat yang duduk dibelakang kursi sana.

Ada beberapa hal menarik yang hingga kini belum saya dapatkan jawabannya, yang mana ini adalah pertanyaan dari kalangan masyarakat menengah kebawah khususnya:

1. Kapan Pemerintah akan benar-benar mendengarkan aspirasi rakyat?

2. Kapan Pemerintah benar-benar memiliki program yg benar-benar menyentuh rakyatnya dan benar-benar dari rakyat untuk rakyat?

3. Kapan Nelayan akan benar-benar menjadi nelayan dilautan mereka?

Dari tiga pertanyaan ini saya pelajari selama satu tahun Tanjungpinang Kepulauan Riau Indonesia memang benar benar Kota Penuh "MIMPI" kapankah Kota Tanjungpinang akan benar benar nyata bagi masyarakatnya, Kota ini adalah kota mimpi bagi masyarakatnya yang berkalangan menengah kebawah.

bagi para pembaca yang memiliki pandangan terbalik akan pandangan saya ini mohon tunjukkan kepada saya mana kiranya sudut Kota Tanjungpinang yang merupakan Kota Nyata bagi masyarakat kalangan menengah kebawah yang anda ketahui di Kota Tanjungpinang Nan Kaya ini.

salah hilaf dan sebagainya saya mohon maaf moga semua pembaca mau mengajarkan saya untuk berpandangan secara baik dan benar.

Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun