Jakarta

Antara Cinta dan Impian

9 Maret 2018   13:26 Diperbarui: 9 Maret 2018   13:40 538 0 0

Namaku Apek Biasanya Aku dipanggil seperti itu, Kini aku sedang berusaha membangun karirku kembali di dunia bisnis batubara, bersama beberapa orang terdekatku , Kami memilih memulainya Sebagai TRADER di ibukota jakarta. Kutinggalkan Anak dan istriku di kampung halaman bersama ibunda ku. pertama rekanku WIRA JAYA  Biasa di panggil "WIRA" dan rekanku JANUAR CIPTA Biasa di panggil "CIPTA" Dan Seorang Wanita Bernama LIL.

Wira adalah seorang dosen bahasa inggris yang masih sangat muda semangatnya untuk berbisnis sangatlah besar, sehingga wira berkenan memberikan fasilitas keuangannya untuk kami semua bekerja dikarenakan kesibukannya maka kami memutuskan setelah ada kontrak pasti barulah kami akan mengundang wira kelapangan.

CIPTA seorang pemuda religius yang berambisi membangun bisnis untuk pengembangan dakwahnya  dan tentunya ladang sedekah buat umat disekitarannya. LIL seorang wanita yang sangat ulet tekun dan pekerja keras bahkan lebih keras dari kami para lelaki muda ini. LIL adalah seorang ibu dari Tiga orang putri, LIL selalu berusaha untuk menjadi seorang ibu yang perfect namun tanpa dia sadari dia menghabiskan banyak waktunya diluaran dan sedikit sekali waktunya buat anak anaknya karena cara pandang LIL tentang ibu yang perfect yang sedikit berbeda dengan orang lain.

Singkat cerita WIRA menjalankan Aktifitasnya Di Pekanbaru RIAU dan CIPTA dikantornya di tanah kusir sementara aku dan LIL selalu bersama dan berangkat dari kota yang satu ke kota lainnya berdua, hari hari yang ku lalui selalu berdua dengannya Rapat dengan Calon Pembeli dan Calon Funder dari hari ke hari demi mendapatkan faktor pendukung dalam bisnis kami, namun belakangan aku mulai merasakan sesuatu yang lain dihatiku.

Hari demi hari aku semakin mengagumi sosok LIL Perhatiannya, Kelembutannya, Kerjakerasnya, Dan Tekadnya yang sangat kuat membuat aku benar benar mengaguminya, bahkan rasa kagumku perlahan namun pasti berubah menjadi rasa cinta. Kucoba memberanikan diri untuk menyatakan cintaku pada LIL namun dia hanya tersenyum dan berkata ingat anak dan istri biarlah kita terus begini dan jangan pernah berubah mari kita gapai dulu cita cita kita dan tujuan kita demi anak anak kita. Aku tertegun namun jawabannya ini membuat aku semakin yakin kalau aku tak salah mencintai wanita hebat ini.

Hari demi hari berlalu seperti biasanya sampailah pada titik dimana terasa sekali perubahannya, seorang LIL yang biasanya tepat waktu dan mesti memberikan kabar bila tak datang kini tak lagi seperti itu. hingga aku mencoba menelponnya dan terdengar di ujung telpon sana seorang lelaki marah dan merebut HP nya lalu terdengar HP terhempas dan Mati. Aku khawatir dan terus mencoba menghubunginya namun tak kunjung aktif lagi. Seluruh media sosialnya tidak aktif bahkan email kerjanya tak lagi aktif, LIL apa kabarmu saat ini?

Pertanyaan ini selalu menghiasi hatiku hari demi hari dalam sepekan ini. Orang yang biasanya ada disisiku dan selalu bercengkrama dengan senyumannya kelembutannya kini tak dapat kulihat lagi dan tak dapat kudengar lagi suaranya. Semoga kau sehat disana dan semoga kau masih berkarya. didunia bisnis yang sama karena aku yakin satu saat nanti kita akan berjumpa lagi. akan ku ingat selalu pesanmu agar aku berhasil dan bertanggung jawab atas semua yang telah kita usahakan. LIL aku janji nggak akan mengecewakanmu.

Akupun menghubungi CIPTA dan berusaha mempercepat semua progres kerja. Nama perusahaan dan legalitasnya telahpun ada dan semua perijinan telahpun diproses namun sayang kehadirannya tetap tak tampak dan suaranya tetap tak terdengar lagi. Impian yang selama ini kami bangun akan sirna begitu saja. Namun aku tetap akan menjalankan Bisnis ini dan aku akan tetap berharap kedatanganmu menyebut namaku di hadapanku. Mungkin rasa cintaku dan rasa rinduku adalah cambuk untuk mewujudkan impian kita.

Aku akan selalu memendam rasa cinta dan rinduku ini hingga tercapai semua asa dan cita yang selama ini kita rangkai bersama, hingga kau hadir kembali dalam kehidupanku ini. Aku memang tidak mengetahui kabarmu namun aku meyakini kalau kau dalam keadaan sehat dan masih selalu penuh semangat dan sedang berusaha disana. dan aku yakin sekali kau akan menjadi wanita terhormat, wanita hebat dan ibu yang sangat sempurna buat anak anak gadismu.

Aku dan CIPTA Akan terus berusaha semampu kami untuk mewujudkan mimpi ini. "DOA kami selalu untukmu dan DOA kanlah juga kami selalu"Aku akan kabulkan permintaan terakhirmu saat berjumpa denganku "Jadilah seorang Pria, Bapak, Abang, Dan suami yang mampu bertanggung jawab dan menafkahi seluruh anggota keluarga" Aku akan berusaha keras untuk mewujudkan permintaanmu ini. SEMOGA KAU SELALU BAHAGIA DISANA