bahrul ulum
bahrul ulum Penulis / Jurnalis Warga

Ikatlah Ilmu dengan Menulis, Semua perubahan itu butuh proses yang berjenjang, Bila tercatat dengan baik, menjadi sejarah untuk anak cucu kita, klik www.penaulum.com

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Artikel Utama

Ada "Seafood Lamongan" di Kabupaten Berbasis Suku Dayak

10 Januari 2018   15:15 Diperbarui: 11 Januari 2018   17:21 977 0 0
Ada "Seafood Lamongan" di Kabupaten Berbasis Suku Dayak
Seafood Lamongan di Teweh Gunung Mas Basis Suku Dayak/Foto Prasetyo Ibnu Toat

Jika Anda ke Kuala Kurun yakni Ibu Kota Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah, selain terkenal dengan cerita Nyai Baluh, panglima pertama wanita Dayak yang sakti mandraguna, Anda juga bisa menikmati masakan seafood Lamongan. Bingung? Sesungguhnya wajar jika warung makan Lamongan sekarang menyerbu segala penjuru wilayah Indonesia termasuk di Bumi Teweh, Gunung Mas ini.

Ekspansi seafood Lamongan ini tidak sia-sia, wajar jika di tiap kabupaten/kota di Indonesia tumbuh subur masakan khas Lamongan seperti soto Lamongan, seafood dan pecel Lamongan. Padahal pencetus masakan ini dari sebuah dusun yang gersang yakni orang siman salah satu desa di Kabupaten Lamongan, namun karena semangat warganya yang tekun dan kerja keras, akhirnya bisa makmur daerahnya, dilihat dari rumahnya pemilik warung seafood yang cukup mewah.

Perjalanan Menuju Gunung Mas Kalteng Jalur Darat
Perjalanan Menuju Gunung Mas Kalteng Jalur Darat

Sejak tahun 1980-an, sebagian penduduk lamongan menggantungkan brand usaha warung makan dengan menyebutkan asal kabupatennya. Ini artinya mereka tidak merasakan malu dengan status asal mereka, malahan ini menjadi kekuatan yang maha dahsyat dalam menciptakan jejaring usaha sangat kuat dan memudahkan dari segala penjuru Indonesia akan mengenalnya.

Contoh yang dilakukan oleh sahabat Ibnu Toat orang Surabaya Jawa Timur yang pergi ke Ibu Kota Gunung Mas, tepatnya di Teweh, awalnya tidak percaya, dengan kondisi medan yang cukup susah dilaluinya dari Palangkaraya menuju Gunung Mas ini, untungnya jalur darat yang dilaluinya tidak hujan, sehingga mobilnya dengan mudah melalui jalur jalan provinsi dan kabupaten ini.

Penyebrangan Ke Kabupaten Gunung Mas/Foto Prasetyo Ibnu T
Penyebrangan Ke Kabupaten Gunung Mas/Foto Prasetyo Ibnu T

Saat tiba di lokasi, dia merasakan nuansa Jawa Timuran kembali, di samping banyak penduduk dari Jawa Timur yang datang ke sini, juga banyak ragam warung seafood Lamongan Jawa Timur yang tumbuh subur di kota ini. Mau pesen ikan lele, ikan kakap saus tiram, atau ayam goreng, burung dara pun mudah didapat, dan harganya pun sesuai standar yang ada.

Sekarang ini di Kabupaten Gunung Mas setiap menjelang sore, warung masakan Lamongan ini tersebar hampir di Kecamatan Tewah yang terbagi ke dalam 15 desa dan 1 kelurahan, antara lain: Desa Batu Nyapau, Batu Nyiwuh, Karason,Kasintu, Rangan Mihing, Sandung Tambun, Sarerangan, Sei Riang, Sumur Mas, Taja Urap, Tanjung Untung, Teluk Lawah, Tumbang Habaon, Tumbang Pajangei, Upon Batu, dan 1 kelurahan yakni Tewah.

Selain itu, anda bisa membaca link lain terkait masalah Ibu Kota Gunung Mas di Tewah ini, yang sudah dituliskan oleh sahabat henrinurcahyo baik sisi sejarah, potensi dan juga kondisi wilayahnya klik tautan ini di sini.

Penulis merekomendasikan Ingin masakan cepat saji ada warteg, padang, bakso solo, gudeg, pecel, termasuk seafood ini. Indonesia memang kaya dengan kulinernya, wajar jika anda bepergian di daerah mana pun di Indonesia, bisa menikmati sensasi masakan cepat saji.