Mohon tunggu...
Anwar Effendi
Anwar Effendi Mohon Tunggu... Mencari ujung langit

Sepi bukan berarti mati

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Ban Puen, Istana Kerajaan yang Menjadi Museum

12 Mei 2020   04:05 Diperbarui: 12 Mei 2020   04:45 55 14 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ban Puen, Istana Kerajaan yang Menjadi Museum
Sejumlah anak sekolah memasuki Istana Ban Puen di Provinsi Phetchaburi Thailand. (foto: dok. pribadi)

Selain memiliki banyak patung Budha, salah satu keunikan negara Thailand, yakni punya istana kerajaan hampir di setiap provinsi. Bangunan istana di negeri Gajah Putih itu sampai sekarang masih terawat. Sebagian besar, istana kerajaan itu terbuka untuk umum dan kini menjadi daya tarik wisata.

Sejarah banyaknya istana kerajaan Thailand yang tersebar di beberapa provinsi itu, karena dulu raja-raja Thailand gemar liburan. Liburannya mengunjungi sejumlah provinsi. Karena liburannya dilakukan dalam waktu yang lama, maka dibangunlah tempat bermalam berupa istana.

Maka di sana, dikenalah istilah Istana Kerajaan musim panas atau musim dingin. Kalau liburan musim panas, raja menentukan provinsi mana saja yang cocok. Sebaliknya juga jika datang musim dingin, ada beberapa provinsi yang dipilih.

Di antara istana kerajaan yang masih berdiri kokoh dan menampilkan kemegahannya, ada di Provinsi Phetchaburi. Istana yang memakan waktu enam tahun untuk pembangunannya itu dikenal sebagai tempat berlibur musim panas. Raja membawa anggota keluarganya tinggal di sana cukup lama dan menikmati liburan musim panas.

Tempat liburan musim panas raja itu, kini dikenal dengan nama Ban Puen Palace atau Phra Ram Ratchaniwet. Lokasinya berada di Khlong Kra Saeng, Mueang Phetchaburi District, Provinsi Phetchaburi. Kalau mau berkunjung ke sana, hati-hati jangan sampai salah masuk.

Ini dialami oleh saya, merasa yakin sudah menemukan kawasan Istana Ban Puen, nyelonong saja masuk. Ternyata saya dihadang beberapa anggota militer. Dengan bahasa isyarat dan mudah dipahami, mereka melakukan gerakan mengusir.

Namun ketika saya menyampaikan niat dan tujuan, anggota militer menunjukan tangan agar saya memutar ke bagian belakang kawasan tersebut. Sementara area yang tadi hendak saya masuki, merupakan daerah terlarang untuk masyarakat umum.

Banyaknya anggota militer di kawasan Istana Ban Puen kemudian dipahami, karena bangunan tersebut dikelola Angkatan Darat (AD) Thailand. Sementara fungsi Istana Ban Puen sendiri kini menjadi Museum Phetchaburi. Sebagai museum, Istana Ban Puen sangat dikenal oleh kalangan anak sekolah Thailand.

Setiap musim studi tour, Istana Ban Puen menjadi salah satu tujuan utama anak sekolah. Saat saya berkunjung ke sana, banyak bus-bus besar berhenti di halaman parkir. Ratusan anak sekolah berbondong-bondong memasuki Istana Ban Puen. Mereka membawa buku dan alat tulis untuk mencatat sejarah Istana Ban Puen dan benda-benda apa saya yang masih tersimpan di sana.

Istana Ban Puen masih terawat dan terlihat megah. (foto: dok. pribadi)
Istana Ban Puen masih terawat dan terlihat megah. (foto: dok. pribadi)



Bangunan Istana Ban Puen terdiri dari dua lantai. Keberadaannya sebagai bangunan yang dilindungi. Untuk mencegah berbagai kerusakan di bangunan yang dianggap sebagai monumen kuno itu, setiap pengunjung dilarang memotret bagian atau benda yang ada di sana. Pengunjung hanya diperkenankan kelilling dan melihat-lihat berbagai pajangan benda khas kerajaan.

Semua ruangan yang ada di Istana Ban Puen berukuran besar. Mulai dari ruang penerimaan tamu kerajaan, hingga kamar mandi sangat luas. Istana Ban Puen dibangun pada masa Raja Rama V berkuasa (1910). Enam tahun kemudian baru selesai pada masa Raja Rama VI berkuasa (1916). Secara arsitektur, Istana Ban Puen mirip bangunan-bangunan di Eropa, mengingat perancangnya berasal dari Jerman, yakni Karl Siegfried Dhring.

Namun, sebagaimana tempat-tempat lainnya di Thailand, dalam bangunan Istana Ban Puen pun tersedia ruangan khusus untuk biksu. Di sana ada ruangan semacam tempat persembahan dan dijaga seorang biksu. Pengunjung yang beragama Budha biasanya menyempatkan diri minta doa di ruangan tersebut.

Sementara di area pelataran, Istana Ban Puen terlihat sejuk dan adem karena banyak ditanami pepohonan. Sangat nyaman untuk bersantai-santai melepas lelah. Mungkin dulu keluarga kerajaan juga menikmati musim panas di area tersebut. Taman di sana juga sangat terawat sehingga pemandangannya sangat bersih dan asri.(Anwar Effendi)***

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x