Mohon tunggu...
Susy Haryawan
Susy Haryawan Mohon Tunggu... biasa saja htttps://susyharyawan.com

bukan siapa-siapa

Selanjutnya

Tutup

Media Artikel Utama

Apa yang Paling Anda Rindukan dari Kompasiana?

1 Agustus 2017   19:41 Diperbarui: 2 Agustus 2017   10:47 1114 39 31 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Apa yang Paling Anda Rindukan dari Kompasiana?
kompasiana-59814ae493419225ba2fb685.png

Lama di Kompasiana, ada satu yang serasa kurang akhir-akhir ini. Tentu berbeda-beda bagi setiap Kompasianer untuk merasakan apa yang paling dirindukan. Beberapa hal yang membuat kangen Kompasiana adalah:

Saling berbalas komentar.

Ini keunggulan dengan media lain, paling tidak sudah terkumpul siapa akan komentar siapa, sangat jarang orang yang tidak senada dan seiring akan datang, kecuali moment khusus dan perusuh. Beberapa saat ini saya merasa bersyukur jauh lebih banyak yang berdiskusi daripada yang hanya asal berbeda.

Banyaknya bintang dan vote atau hits

Bisa saja demikian yang memang ikut even khusus. Soalnya yang memang hobi ikut lomba perlu hits dan vote jika penilaiannya demikian. Sah-sah saja jika memang demikian motivasinya, dan itu tidak ada yang salah. Cukup menyenangkan memang banyak hits dan vote, bisa pula menandakan kita cukup melaksanakan aa yang menjadi semboyan Kompasiana dulu.

Peringkat dan label

Peringkat di ter-populer atau nilai tertinggi tentu tidak salah. Demikian juga dengan label, baik FA, HL, ataupun hlt, semua sah-sah saja. Ada pula yang persentase di statisnya, boleh dan tidak salah tentunya. Hal ini juga berkaitan dengan contreng biru, hijau, atau memilih tidak bercontereng sekalipun, ada yang memilih merah katanya.

Honor

Beberapa waktu lalu ada tawaran soal bonus, reward, atau honor jika memenuhi syarat. Bagi yang mampu dan bisa itu tidak salah, tidak bisa dikatakan bahwa menulis di sini bukan untuk uang, tidak juga. Boleh yang berharap itu, sepanjang mampu. Saya pribadi jelas tidak masuk kategori itu, susah soalnya.

Hadiah, Kompasianival misalnya.

Siapapun anggota di sini berhak berharap untuk mendapatkannya. Lumayan kan, juga soal bahwa hal itu tentu tidak mudah. Sebagai motivasi bisa dan boleh, tapi kalau obsesi wah berat juga, apalagi kalau sampai marah dan ngambeg.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x