Mohon tunggu...
Ishak Pardosi
Ishak Pardosi Mohon Tunggu... Spesialis nulis biografi, buku, rilis pers, dan media monitoring

Spesialis nulis biografi, rilis pers, buku, dan media monitoring (Mobile: 0813 8637 6699)

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi Artikel Utama

Kiat Jitu Mengurus Pajak Motor di Samsat Depok, Dijamin Ciamik!

25 Mei 2019   13:50 Diperbarui: 25 Mei 2019   15:56 0 7 2 Mohon Tunggu...
Kiat Jitu Mengurus Pajak Motor di Samsat Depok, Dijamin Ciamik!
Suasana di Samsat Depok|Dokumentasi pribadi

Ada tiga kios tukang fotokopi berjejer rapi menghadap tempat parkir motor yang berlindung pohon ceri. Sayang, pohon cerinya belum berbuah. Lagian kan sedang bulan puasa, sungkan juga mengemil buah ceri saat banyak orang menahan lapar dan haus.

Begitulah pemandangan yang akan Anda lihat bila hendak mengurus surat-surat kendaraan bermotor di Kantor Samsat Kota Depok, Jawa Barat. Gedungnya cukup megah dan luas, serta akan banyak orang yang hilir mudik di sana. Ada yang tampak stres, kesal, tapi banyak juga yang terlihat senang.

Jangan tanya soal tukang fotokopi itu. Mereka adalah orang terlatih, yang paham segala persyaratan administrasi pengurusan surat-surat kendaraan bermotor. Mereka dengan cepat menyiapkannya: fotokopi KTP, BPKP, STNK, yang disusun rapi di sebuah map.

Kios Fotokopi di Samsat Depok|Dokumentasi pribadi
Kios Fotokopi di Samsat Depok|Dokumentasi pribadi

Syarat mengurus pajak motor memang itu. KTP asli dan fotokopi, STNK asli dan fotokopi, dan fotokopi BPKP. Tapi kalau motor Anda masih berstatus kredit, maka yang dibutuhkan adalah surat pengantar dari pihak leasing yang biasa dikenai biaya sebesar Rp 10 ribu.

Usai memarkirkan motor, tahap pertama yang harus Anda lewati adalah fotokopi berkas, kecuali Anda sudah menyiapkannya dari rumah.

Berikutnya, silakan masuk ke gedung utama Samsat. Tak perlu kaget kalau di dalam gedung itu sudah disesaki pengunjung. Mirip pasar malam. Jangan menyerah, karena kaum marhaen dilarang mengeluh. Hehehe.

Loket Pendaftaran|Dokumentasi pribadi
Loket Pendaftaran|Dokumentasi pribadi

Kemudian, berkas Anda akan diterima oleh petugas di loket progesif/blokir. Nah, dari sinilah kiat jitu kita mulai. Saya menghitung, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk kembali dipanggil oleh petugas.

Pemanggilan ini penting bila masih ada berkas yang kurang atau keliru. Namun bila tahap ini lancar jaya, tahap berikutnya adalah ke loket di sebelahnya, yakni pendaftaran dan penetapan. Kemudian, petugas di bagian loket ini akan menyerahkan slip pembayaran sesuai jenis kendaraan Anda.

Nah, usai menerima slip pembayaran itulah, ritual sesungguhnya dimulai. Yakni menunggu hingga 60 menit bahkan lebih. Jadi untuk menyetorkan duit saja kita harus antre loh. Jangan mentang-mentang karena mau bayar pajak, urusan dibuat gampang. Tak semudah itu, anak muda!

Ketimbang waktu tersita hanya untuk mendengarkan nama Anda kembali dipanggil petugas, mending ke belakang gedung saja. Di sana ada kantin penjaja makan dan minum. Tentu anjuran ke kantin ini khusus bagi mereka yang tidak berpuasa.

Usai menunggu hingga sejam lebih, siap-siap saja karena Anda akan dipanggil kembali ke loket pembayaran alias kasir. Siapkan uang pas sebisa mungkin agar pembayaran berjalan cepat. 

Sudah selesai? Belum.

Masih ada tersisa satu tahapan lagi. Yakni menunggu kembali nama Anda dipanggil oleh petugas di loket penyerahan. Rentang waktunya kurang lebih pada saat pendaftaran yakni sekitar 30 menit. Kemudian, urusan selesai, silakan Anda tersenyum.

Jadi bila ditotal, dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk menyelesaikan urusan pembayaran pajak motor. Cukup membosankan bila harus menunggu terus di dalam ruangan. Maka itu tadi, silakan siasati dengan kegiatan lain yang mampu mengusir rasa bosan Anda. Dijamin ciamik!

Standar Waktu Pengurusan|Dokumentasi pribadi
Standar Waktu Pengurusan|Dokumentasi pribadi

Bagaimana kalau nama kita ternyata sudah dipanggil saat sedang asyik nongkrong di kantin? Tenang, petugasnya akan kembali memanggil nama Anda, kok. Jadi kemungkinan "lolos" sangat kecil selama Anda tidak terlalu lama di kantin.

Oh ya satu lagi, Samsat Depok adalah salah satu Samsat yang sudah memulai layanan daring alias online. Jadi kalau tidak mau terlalu lama mengantre, silakan melakukan pendaftaran terlebih dulu melalui online. Setidaknya waktu Anda akan terpangkas hingga satu jam. Dengan online, Anda hanya perlu menunjukkan bukti pembayaran untuk diproses di bagian pengesahan.

Ke depan, mungkin akan ada inovasi yang lebih canggih lagi. Para pembayar pajak tak perlu ke Samsat sama sekali, tetapi cukup melalui layanan online. Tapi kalau itu terjadi, nasib tukang fotokopi yang sudah terlatih itu akan seperti apa nanti? Terus, siapa lagi yang menikmati buah ceri yang segera berbuah itu?

Selamat berakhir pekan,
Depok, 25 Mei 2019