Puisi

Penjaga

14 Agustus 2017   06:02 Diperbarui: 14 Agustus 2017   06:03 24 5 0

Rerumputan itu, timpalah hujan jangan sampai mengering.bila api datang tak melahap semaunya.

Musim, janganlah terlalu berkabut jangan berarah kelabu.Tolonglah singkirkan ketempat jauh.

Aku tak hendak takut. Bukankah kau menjagaku menjadi mata angin menuju pintu tanpa air mata.

Tetaplah di belakangku saat jalan di depan bersilangan. Putarkan arah detak jantungku. Dan jangan biarkan aku tenggelam.

Jadilah kau tali pengekang saat nafasku besesakan.


Cimahi,14 Agustus 2017