Mohon tunggu...
Haryadi Yansyah
Haryadi Yansyah Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penulis

ex-banker yang kini beralih profesi menjadi pedagang. Tukang protes pelayanan publik terutama di Palembang. Pecinta film dan buku. Blogger, tukang foto dan tukang jalan amatir yang memiliki banyak mimpi. | IG : @OmnduutX

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Serunya Mengulik Isi Sirkuit Mandalika

7 Desember 2021   14:48 Diperbarui: 7 Desember 2021   14:54 367 21 8
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

"Sengaja kerikilnya dipilih yang berukuran kecil dan tidak terlalu tajam. Sehingga, jika terjadi kecelakaan kerikil ini dimaksudkan dapat melindungi para pembalap."

Kurang lebih, itu dia salah satu penjelasan dari bapak I Made Pari Wijaya selaku Assistant Vice President of Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) saat menemani saya dan rombongan pemenang kompetisi menulis Wisata Mandalika beberapa hari lalu saat kami berkesempatan untuk melihat langsung Sirkuit Mandalika yang membanggakan itu.

dsc-0283-jpg-61af0d8806310e3f61596312.jpg
dsc-0283-jpg-61af0d8806310e3f61596312.jpg
Di hari pertama (30/11) tiba di Lombok, sebetulnya kami sudah diajak untuk melihat sirkuit ini lewat pojok VIP tempat para orang-orang penting datang dan menyaksikan jalannya pertandingan. Dari titik ini, kami ditemani dan dijelaskan tentang master plan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mandalika.

Dari papan informasi dan juga penjelasan petugas, disampaikan bahwa 1.175 ha lahan sudah dipersiapkan untuk menjamu para atlet dan wisatawan di mana terdapat 20 ribu kamar penginapan berbagai macam tipe, 325 ribu km persegi area komersial yang ditunjang dengan keindahan bentangan pantai sepanjang 16 km.

Rombongan Kompasianer merasakan jadi tamu VIP. Dokpri.
Rombongan Kompasianer merasakan jadi tamu VIP. Dokpri.

Melihat sirkuit Mandalika dari kejauhan. Dokpri.   
(function(d,a,b,l,e,_) {
if(d[b]&&d[b].q)return;d[b]=function(){(d[b].q=d[b].q||[]).push(arguments)};e=a.createElement(l);
e.async=1;e.charset='utf-8';e.src='//static.dable.io/dist/plugin.min.js';
_=a.getElementsByTagName(l)[0];_.parentNode.insertBefore(e,_);
})(window,document,'dable','script');
dable('setService', 'kompasiana.com');
dable('sendLogOnce');
dable('renderWidget', 'dablewidget_370Kq2ox');
Melihat sirkuit Mandalika dari kejauhan. Dokpri. (function(d,a,b,l,e,_) { if(d[b]&&d[b].q)return;d[b]=function(){(d[b].q=d[b].q||[]).push(arguments)};e=a.createElement(l); e.async=1;e.charset='utf-8';e.src='//static.dable.io/dist/plugin.min.js'; _=a.getElementsByTagName(l)[0];_.parentNode.insertBefore(e,_); })(window,document,'dable','script'); dable('setService', 'kompasiana.com'); dable('sendLogOnce'); dable('renderWidget', 'dablewidget_370Kq2ox');

Jadi, bisa dibilang masih ada bebeberapa PR yang harus dibenahi untuk menyiapkan segala macam sarana dan prasarana demi perhelatan akbar MotoGP, Maret tahun depan. Namun, setidaknya pelaksanaan Motor Superbike 19-21 November lalu berlangsung sukses dan segala macam kekurangan yang terjadi menjadi catatan khusus agar persiapan MotoGP semakin baik nantinya.

MENYENTUH ASPAL MAHAL SIRKUIT MANDALIKA

Sirkuit yang telah mendapatkan 3 rekor dari MURI ini yang mana salah satunya terkait pengaspalannya yang menggunakan aspal terbaru Stobe Masruc Asphalt (SMA) dengan teknologi Building Information Modelling (BIM) dengan volume terbanyak akhirnya dapat saya dan rombongan lihat langsung esok lusanya (2/12).

Pagi-pagi betul kami sudah keluar dari hotel dan diantar menuju sirkuit. Perjalanan menuju ke sana melewati daerah-daerah yang masih dikebut pembangunannya terutama kondisi jalan. Namun, begitu masuk ke area parkir sirkuit, atmosfer berbeda langsung terasa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Wisata Selengkapnya
Lihat Wisata Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan