Mohon tunggu...
Nyimas Yaumi Utama
Nyimas Yaumi Utama Mohon Tunggu... Mahasiswa - Ilmu Komunikasi | Universitas Paramadina

Fakultas Falsafah dan Peradaban | Ilmu Komunikasi | Universitas Paramadina

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Hubungan Interaksi Melalui Media Sosial

2 Juli 2022   21:30 Diperbarui: 2 Juli 2022   21:31 70 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Hubungan Interaksi di Media Sosial dalam Pendekatan Aksiologi, Ontologi dan Epistemologi

Filsafat Komunikasi

Filsafat komunikasi ialah suatu filsafat yang mengkaji ilmu komunikasi melalui pertanyaan-pertanyaan terhadap ilmu komunikasi sehingga menjadi sistematis dan mempunyai kebenaran. Filsafat komunikasi merupakan suatu pengetahuan yang membahas secara fundamental, sistematis, metodologis, analisis, krisis dan holistis mengenai keilmuan komunikasi mulai dari sisi historis, teori, metode, prinsip dan segala hal yang terdapat dalam cakupan filsafat komunikasi. Menurut Muhammad Mufid, filsafat komunikasi adalah ilmu yang mengkaji setiap aspek dari komunikasi dengan menggunakan pendekatan dan metode filsafat sehingga mendapatkan penjelasan yang mendasar, utuh, dan sistematis seputar komunikasi (Mufid, 2009). Filsafat komunikasi memiliki beberapa pendekatan yang diantaranya ialah Aksiologi, Ontologi dan Epistemologi.

  • Aksiologi

Aksiologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang nilai-nilai dan prinsip kehidupan dari sisi ilmu filsafat. Sumantri melalui salah satu bukunya menjelaskan tentang definisi dari aksiologi. Menurut Sumantri, aksiologi adalah teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dan pengetahuan yang diperoleh. Dengan demikian, Sumantri berpendapat bahwa aksiologi adalah sebuah teori nilai yakni sebuah ilmu yang membahas mengenai nilai. Nilai-nilai yang dibahas kemudian berkaitan dengan pengetahuan yang didapatkan dan digunakan oleh manusia.

  • Ontologi

Menurut KBBI, Ontologi adalah cabang ilmu filsafat yang berkaitan erat dengan hakikat hidup. Kata ontology berasal dari bahasa Yunani yaitu ontos yang berarti ada dan logos yang berarti ilmu. Dengan begitu, ontology ialah pembahasan mengenai reslitas atau entitas denga napa adanya. Ontologi merupakan salah satu kajian filsafat yang mempelajari mengenai suatu keberadaan atau suatu situasi berdasarkan fakta yang ada.

  • Epistemologi

Epistemologi (dari bahasa Yunani, epistm; artinya "pengetahuan", dan logos, artinya "ilmu") adalah cabang dari filsafat yang berkaitan dengan hakikat atau teori pengetahuan. Dalam bidang filsafat, epistemologi meliputi pembahasan tentang asal mula, sumber, ruang lingkup, nilai validitas, dan kebenaran dari pengetahuan. Epistemologi mempelajari tentang hakikat dari pengetahuan, justifikasi, dan rasionalitas keyakinan (Priatna, Tedi, 2020).

Menurut Achmad Charris Zubair, Epistemologi merupakan suatu ilmu yang secara khusus mempelajari dan mempersoalkan secara dalam mengenai apa itu pengetahuan, dari mana pengetahuan itu diperoleh serta bagaimana cara memperolehnya.

Hubungan Interaksi Media Sosial Dengan Filsafat Komunikasi Melalui Pendekatan Aksiologi, Ontologi, Dan Epistemologi

Kehadiran dan kemajuan internet turut membawa teknologi komunikasi menjadi semakin berkembang dengan sangat pesat dari waktu ke waktu. Komunikasi yang dapat berbentuk verbal dan nonverbal merupakan suatu proses dalam penyampaian informasi berupa pesan atau ide dari satu pihak kepada pihak lain melalui media tertentu sehingga tercipta pemahaman yang sama. Teknologi komunikasi adalah suatu perangkat yang dapat mendukung aktivitas manusia sehingga mempermudah dalam proses pertukaran informasi. Dalam berbagai aspeknya mulai dari proses hingga praktik komunikasi di dalamnya, teknologi menjadi salah satu yang memegang peranan penting. Perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat ini menjadi tren bagi semua kalangan dan membuat masyarakat dapat melakukan interaksi tanpa dibatasi oleh waktu dan ruang.

Kemajuan internet dan perkembangan teknologi komunikasi kemudian membawa suatu konvergensi komunikasi media massa hingga memengaruhi perkembangan dunia komunikasi pada media massa. Konvergensi media sebagai alat komunikasi dapat memudahkan penggunanya dalam melakukan interaksi serta memungkinkan penggunanya dalam memperoleh suatu berita atau informasi yang lebih luas.

Dengan hadirnya konvergensi media, terdapat pengaruh positif maupun pengaruh negatif bagi masyarakat dan suatu industri. Beberapa pengaruh negatif dengan adanya konvergensi media ialah memberi dampak terhadap industry media cetak yang mulai berkurang peminatnya dan memberi dampak pada gaya hidup penggunanya yang menjadi ketergantungan terhadap teknologi digital. Sedangkan pengaruh positif dengan adanya kovergensi media ialah memberikan kemudahan kepada pengguna dalam mengakses informasi, sesama pengguna dapat menyampaikan informasi secara real rime, menciptakan suatu komunikasi yang interaktif, dan menciptakan berbagai media baru dengan konten yang beragam. Dengan beberapa dampak positif yang ditawarkan oleh konvergensi media, maka peminat masyarakat terhadapnya juga meningkat. Hal ini kemudian menciptakan interaksi di media menjadi kompleks dan dapat dikaji lebih dalam dari perspektif filsafat ilmu melalui pendekatan ontologi, epistemologi, dan aksiologi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan