Mohon tunggu...
Mutia Nurhasanah
Mutia Nurhasanah Mohon Tunggu... Menjadi Lebih baik

Jika diammu adalah bijak, maka diamlah. Jika diammu diinjak, maka berbicaralah.Supaya mereka terdiam.

Selanjutnya

Tutup

Digital

Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

15 Agustus 2020   16:08 Diperbarui: 15 Agustus 2020   16:00 15 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)
Unplash/ Markus Winkler

Binjai, Pada zaman teknologi di Era Revolusi Industri ke-4, beberapa perkembangan teknologi saat ini sangat diperhatikan sangat terkhusus dikarena pada zaman yang serba canggih ini teknologi sangat dipergunakan dalam kegiatan sehari-hari ataupun kegiatan industri dan masih banyak kegiatan lainnya. Apalagi penerapan teknologi dinegera maju pasti dalam setiap hal teknologi sudah diterapkan dalam kegiatan nya. Seperti teknologi yang penting untuk diamati adalah big data, kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI), blockchain, dan teknologi finansial (tekfin). 

Sebagian dari teknologi ini bukanlah teknologi baru, melainkan teknologi yang telah ada sejak lama. Akan tetapi, pada beberapa tahun terakhir, keempat teknologi ini mengalami perkembangan yang begitu sangat pesat dan membawa dampak sosial ekonomi yang tidak terbayangkan sebelumnya. Bahwa Para pakar menyatakan bahwa generasi keempat teknologi ini akan menjadi basis untuk munculnya terobosan teknologi lanjutan.

Terkhusus Teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) teknologi perkembang nya begitu pesat semakin cepat pada beberapa tahun sekarang ini. 

Dan apa kah Artificial Intelligence itu sendiri?

Artificial Intelligence (AI) lebih dekat dengan mesin pintar atau robot. Dari berbagai arti Artificial Intelligence mempunyai banyak definisi dalam pengertian yang lebih singkat Artificial Intelligence mempunyai definisi :


"Kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah"


Kecerdasan Buatan (AI) adalah istilah umum yang mengacu pada teknologi yang mampu membuat mesin menjadi "cerdas."


Cerdas = memiliki pengetahuan + pengalaman, penalaran (bagaimana membuat keputusan dan  mengambil tindakan), moral yang baik. Manusia cerdas (pandai) dalam menyelesaikan permasalahan karena manusia mempunyai pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan diperoleh dari belajar. Semakin banyak bekal pengetahuan yang dimiliki tentu akan lebih mampu menyelesaikan permasalahan. Tapi bekal pengetahuan saja tidak cukup, manusia juga diberi akal untuk melakukan penalaran,mengambil kesimpulan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Tanpa memiliki kemampuan untuk menalar dengan baik, manusia dengan segudang pengalaman dan pengetahuan tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik.

Demikian juga dengan kemampuan menalar yang sangat baik,namun tanpa bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai,manusia juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah dengan baik. Agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar.

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) : Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia.

Menurut dari pandangan ahli seperti Minsky mendefinisikan bahwa kecerdasan buatan adalah suatu ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan sesuatu seperti yang dilakukan manusia. Sedang oleh H.A. Simon kecerdasan buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas. Menurut John McCarthy, 1956, AI : Untuk mengetahui dan memodelkan proses  proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN