Mohon tunggu...
NURCAHYATI
NURCAHYATI Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hobi membaca

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Posyandu Desa Ketiau

2 Oktober 2022   23:24 Diperbarui: 2 Oktober 2022   23:28 150 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

POS PELAYANAN KELUARGA BERENCANA-KESEHATAN TERPADU DESA KETIAU

Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Dan salah satu upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat . Tujuan Posyandu.Menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan dan nifas.Membudayakan NKBS Meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB serta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera.Berfungsi sebagai wahana gerakan reproduksi keluarga sejahtera, gerakan ketahanan keluarga dan gerakan ekonomi keluarga sehat sejahtera

posyandu yang ada di desa ketiau kecamatan lubuk keliat ini sudah ada seak lama dari sejak  saya bayi  pun sudah ada dan sampai sekarang masih terlaksanakan .Mayoritas didesa ini sudah mengetahui pentingnya kesehatan gizi,perkembangan,dan pertumbuhan anak maupun ibu hamil. Yang dimana posyandu ini diketuai oleh ibu Dila Oktarina.dia adalah salah satu ibu rumah tangga di RT 004 Dusun 1 ketiau dan mengajar di salah satu taman kanak-kanak(Tk). Posyandu di desa ini juga dibantu oleh bidan desa maupun bidan desa lainnya.kegiatan ini dilaksanakan setiap tanggal 20.

Menariknya didesa ini tidak meninggalkan tradisi lama yang dari dulu sampai sekarang yang dimana akan dilaksanakan kegiatan posyandu tersebut. Pada  malam hari anak-anak yang berusia 10-12 tahun akan bersuara dengan keras dengan memawa alat yang cukup sederhana seperti kayu dan paci atau lain dan di pukul-pukul dengan irama yang sudah ciri khas. Dan memberitahukan masyarakat akan ada kegiatan posyandu.Sehingga pada keesokan pagi harinya masyarakat sudah berkumpul dibalai desa dari yang mempunyai bayi dan ibu hamil berkumpul untuk memeriksa keadaan mereka.

kegiatan posyandu ini antara lain: Penimbangan untuk memantau pertumbuhan anak, perhatian harus diberikan khusus terhadap anak yang selama ini 3 kali tidak melakukan penimbangan, pertumbuhannya tidak cukup baik sesuai umurnya dan anak yang pertumbuhannya berada di bawah garis merah KMS.Pemberian makanan pendamping ASI dan Vitamin A. Pemberian PMT untuk anak yang tidak cukup pertumbuhannya (kurang dari 200 gram/ bulan) dan anak yang berat badannya berada di bawah garis merah KMS.Memantau atau melakukan pelayanan imunisasi dan tanda-tanda lumpuh layu.Memantau kejadian ISPA dan diare, serta melakukan rujukan bila perlu. Setelah selesai pemeriksaan masyarakat akan diberikan atau aspirasi bagi masyarakat yang sudah memeriksa kandungan nya dan bayi nya. Pemberian itu berupa makanan maupun susu ibu hamil .kegiatan posyandu ini tidak hanya dibalai desa yang sudah di sediakan ada juga kunjungan-kunjungan ke rumah masyarakat

manfaat posyandu bagi masyarakat desa ini antara lain:

  • Penimbangan berat badan rutin
  • Mendapat kapsul vitamin A untuk Mama dan Si Kecil
  • Tumbuh kembang anak terpantau dengan baik
  • Interaksi langsung dengan kader kesehatan
  • Berbagi pengalaman dengan sesama Mama

Kekurangan posyandu bagi masyarakat desa ini antara lain:

  • Kurangnya fasilitas yang kurang memadai
  • Belum ada nya pembangunan khusus untuk pelaksanaan posyandu

Beberapa dampak yang dialami balita, bila ibu balita tidak aktif dalam kegiatan posyandu antara lain adalah : tidak mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang pertumbuhan balita yang normal, tidak mendapatkan vitamin A untuk kesehatan mata balita dan ibu balita tidak mendapatkan pemberian dan penyuluhan tentang makanan tambahan (PMT).

 

Artikel ini dibuat oleh mahasiswa universitas sriwijaya

Penulis : NURCAHYATI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan