Mohon tunggu...
Novi Afni
Novi Afni Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Biografi Abul Hasan Asy-Syadzili

2 April 2022   23:22 Diperbarui: 3 April 2022   00:06 10374
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Biografi Abul Hasan Asy-Syadzili

Lahir di Ghumarah, dekat kota sabtah (Maroko, Afrika Utara) , pada tahun 1197. Syekh Abdul Hasan Asy- Syadzili ( Bahasa Arab: أبو الحسن الشاذلي),Nama lengkapnya Abul Hasan Asy-Syadzili Al-Hasani. 

Beliau adalah seorang pendiri Tarekat Syadziliyah yang merupakan salah satu tarekat sufi yang terkemuka di dunia. Nasab atau garis keturunan Abul Hasan Asy-Syadzili bersambung sampai dengan Rasulullah SAW.

Di desa yang bernama Ghumarah adalah tempat beliau tumbuh. Dari menghafal Al-Qur’an Al Karim hingga mulai mempelajari ilmu syari’at. Kemudian beliau pergi ke kota Tunisia ketika masih sangat muda. 

Beliau ditinggal di desa yang bernama Syadziliyah. Oleh karena itu, beliau di nisbatkan kepada desa tersebut meskipun beliu bukan berasal dari sanasana, sebagaimana yang di sampaikan oleh penulis Al-Qamus. Syekh Abul Hasan Asy-Syadzili wafat pada tahun 1258M di Humaitsara, Mesir.

Ciri-ciri pribadi:

Imam Abu Hasan Asy-Syadzili memiliki postur tubuh yang kurus, jari-jemari yang panjang, warna kulit yang bagus. Ia sangat fasih berbicara, ucapannya sangat lembut. Selain itu, ia selalu memakai pakaian yang indah dan menunggangi hewan tunggangan yang gagah. Terkadang ia juga tak segan untuk memakai pakaian sederhana, akan tetapi beliau tidak memakai pakaian yang ditambal sebagaimana beberapa kau sufi lainnya.

Banyak sekali kitab-kitab tasawuf  yang beliau kaji dan di ajarkan kepada murid-muridnya. Abul Hasan Asy-Syadzili dalam dunia tasawuf adalah termasuk seorang tokoh sufi yang mengajarkan ketasawufan dalam bentuk tarekat. Tarekat tersebut adalah tarekat yang kita kenal sebagai tarekat Syadziliyah.

 Tarekat Syadziliyah muncul di belahan dunia Islam barat menuju Mesir, dan dari mesir menyebar ke berbagai penjuru kawasan Islam. Berdasarkan sumber yang ada, tarekat ini muncul pada kurun ke 7 Hijriah atau sekitar tahun 642 H. Aliran ini cenderung beraliran suni.

Dalam buku Tasawuf Islam karya Abu Wafa al-Ghanimi al-taftazani, bahwa tasawuf Syadzili, Murai dan Abu Athoillah merupakan pondasi-pondasi madrasah Syadziliyah yang jauh dari pemikiran madrasah Ibnu Arabi dan aliran tasawuf wahdatul wujud-nya. Tak satupun dari Ketiga orang tersebut yang mengatakan tentang wahdatul wujud itu. Di saat mereka jauh dengan Ibnu Arabi, ternyata mereka sangat dekat dwnga tasawuf al-Ghazali yang berpengangan pada al-kitab dan al-sunnah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun