Mohon tunggu...
Edukasi

Kesenjangan Digital Divide

28 Desember 2018   16:54 Diperbarui: 28 Desember 2018   23:07 0 1 0 Mohon Tunggu...

Seperti yang di dapat dilihat bersama, di era globalisasi saat ini teknologi informasi dan komunikasi terus mengalami perkembangan yang cukup pesat. Berbagai inovasi teknologi bermunculan dehingga memberi kemudahan individu untuk mengakses dan berbagai informasi. 

Bahkan inovasi-inovasi tersebuta dinilai telah menciptakan sebuah dunia baru dalam ranah informasi dan komunikasi sehingga era saat ini dikenal pula sebagai era digital. Internet merupakan salah satu produk teknologi yang keberadaannya saat ini menjadi ikon utama dalam menggambarkan era digital. 

Tidak dapat dipungkiri, internet sangat melekat dalam kehidupa  masyarakat dan seakan telah menjadi kebutuhan setiap individu agar dapat mengakses informasi, terkoneksi dengan individu lain, serta untuk beragam kepentingan lainnya. 

Di balik pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tersebut, terdapat pula sisi lain yang perlu diketahui, yaitu muculnya sebuah kesenjangan dalam konteks baru yang dikenal dengan istilah kesenjangan digital.

Jika dianalisis lebih lanjut terkait penyebab kesenjangan digital, maka akan ditemukan banyak faktor yang berpengaruh di dalamnya. Namun hal utama yang oleh banyak ahli dinilai sangat berpengaruh yaitu peran negara. Kapabilitas negara dalam menyediakan fasilitas jaringan dan teknologi, serta regulasi kebijakan merupakan hal penting yang harud diperhatikan oleh negara-negara di era digital saat ini. 

Hal ini di perkuat oleh penelitian "Networked Readiness Index (NRI)" yang diketahui oleh World economic Forum dimana negara-negara diurutkan mengenai kesiapannya dalam menanghadapi era digital berdasarkan kebijakan dan peraturan, kepemilikan teknologi, pengaruh teknologi terhadap negara tersebut, dan lain sebagaiya (Sparks, 2013 : 28). 

Hasil dari NRI memperlibatkan bahwa negara-negara didunia terbagi menjadi dua golongan yang cukup kontras. Di satu sisi, negara-negara maju yang mengisi perangkat atas dalam NRI dinilai siap menghadapi era digital, sedangkan negara-negara dengan peringkat bawah dinilai tidak siap bersaing dengan tidak mampu meraih keuntungan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital. 

Selain negara, faktor lain yang turut berpengaruh kuat terhadap akses individu pada teknologi informasi dan internet yaitu kelas sosial dan latar belakang pendidikan (Sparks, 2013 : 37).

Hadirnya kesenjangan digital tentu menjadi tantangan tersendiri dalam perkembangan dunia informasi dan komunikasi. Hal ini dikarenakan setiap individu pada dasarnya memiliki hal yang sama untuk turut bisa merasakan bentuk-bentuk perkembangan di era digital saat ini. Akses informasi dan penggunaan internet menjadi penting bagi setiap individu karena hal tersebut sangat berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan. 

Tidak hanya soal berita, informasi yang disajikan di era digital juga mencakup aspek hiburan, pola pendidikan, ekonomi, dan beragam lainnya (Sparks, 2013: 29). Namun tidak hanya penting bagi masyarakat, akses teknologi informasi dan internet juga berperan penting bagi pemerintah karena teknologi dapat membantu pemerintaj menyediakan berbagai layanan dalam bentuk elektronik yang dapat dengan mudah diakses oleh semua warga negara (Sparks, 20131: 29).

 Bahkan teknologi informasi serta internet juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan politik dan untuk mecapai kepentingan nasional suatu negara. Tidak mengherankan apabila saat ini telah banyak negara yang bersaing memajukan negaranya, baik dalam aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya, melalui teknologi internet. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2