Noer Ima Kaltsum
Noer Ima Kaltsum Guru

Ibu dari dua anak dan suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Perlunya Menejemen Waktu Untuk Anak Sekolah

8 Agustus 2015   21:17 Diperbarui: 8 Agustus 2015   21:17 52 0 0

Perlunya Menejemen Waktu Untuk Anak Sekolah, Orang Tua Harus Memantau  

Jangan bertanya siapa saya. Saya bukan siapa-siapa. Saya bukan orang penting. Saya sadar diri, tidak menjadi orang yang sok penting. Saya hanya orang biasa, sederhana, simple dan apa adanya. Kalau bertanya pada saya tentang hal-hal rumit, akan saya sederhanakan dulu dan tentu jawaban saya tak akan bertele-tele, berbelit-belit. Langsung pada sasaran, dorrr. Moga tidak salah sasaran.

Ketika seorang siswa yang tidak masuk sekolah dengan alasan yang beraneka macam, pasti akan saya jebak dengan pengakuan saya bertemu dia di suatu tempat. Jelas dia akan mengelak dan ujung-ujungnya mengaku. Simple bukan?

“Kemarin tidak masuk sekolah, ke mana Mas?”Tanya saya

“Di rumah?”jawab siswa saya

“Memang Bapak/Ibu tidak ngopyak-opyak ke sekolah?”

“Bapak dan Ibu merantau.”

“Di rumah sama siapa?”

“Sama kakek dan nenek. Itu saja mereka sudah tua.”

“Tak ada saudara lain, misalnya Bulik, Paklik atau sepupu?”

“Ada, mereka repot sendiri.”

“Kemarin saya lihat kamu sama cewek berboncengan, ke mana?”kata saya sekenanya

“Nggak mungkin Bu.”

“Ngaku wae. Tinimbang urusannya panjang, walimu saya suruh ke sekolah lo.”gaya saya kalau memaksa anak mengaku.

“Ke Tawangmangu (ada yang bilang di kebun the Kemuning, Sarangan, Candi Cetho, Candi Sukuh. Sondokoro), Bu. Tapi tidak sendiri, sama teman-teman.”

Akhirnya dengan suka rela dia akan cerita ke mana bolosnya, sama siapa dia bolosnya. Memang serba salah sebagai wali kelas. Kalau anak dimarahi nanti dianggap pelanggaran HAM. Kalau tidak dikerasi anak tidak tertib, tidak disiplin. Anak tidak menghargai sekolah sebagai tempat membentuk karakter. Ujung-ujungnya pihak sekolah disalahkan tidak bisa mendidik siswanya. Harusnya ada kerja sama antara sekolah dengan orang tua.

Gambar : Refreshing Setelah Sekolah

Berdiri: Adhi, Devon, Anjas, Nunggal, Gilang, Nandy, Mr X, Budi Agung, Ardi

Jongkok: Refo, Kriswanto, Ilham, Purnomo

(sumber : dok. Muhammad Anjas)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2