Nia Pratiwi Atwindari
Nia Pratiwi Atwindari Mahasiswi

Wanita Berhijab

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

6 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Mengelola Persediaan di Gudang

29 November 2015   13:41 Diperbarui: 2 Desember 2015   00:58 7741 6 8

 

[caption caption="Contoh penyimpanan persediaan yang bersih, rapi, dan teratur dengan menggunakan Rak dan Kode. Sumber Foto: titansystems-eazystore.blogspot.co.id."][/caption]

 

Persediaan adalah barang  yang tersedia di gudang yang menempati posisi yang cukup penting dalam suatu perusahaan, baik itu perusahaan dagang maupun perusahaan manufaktur yang tersedia untuk di jual atau di kelola untuk  segera  maupun  di masa yang akan datang. Setiap persediaan memiliki jangka waktu dalam penyimpanannya untuk dijual atau pun dikelola di tahan selanjutnya, maka dari itu suatu pengelolaan persediaan yang disimpan  merupakan suatu catatan yang sangat diperhatikan karena   sangat penting dalam menunjang usaha atau bisnis yang digerakan.

Persediaan bisa dikatakan ideal jika  berada dalam tingkat paling ekonomis tanpa adanya resiko pada perusahaan. Biasanya suatu resiko akan muncul yang diakibatkan adanya suatu persediaan seperti: biaya persediaan, kerusakan barang, kehilangan barang. Lalu apa saja tantangan yang dihadapi dalam mengelola persediaan barang ?

1. Pengelolaan Gudang Penyimpanan

Gudang Penyimpanan adalah salah satu unsur terpenting dalam menjaga dan mengelola barang persediaan, maka dari itu banyak harus di perhatikan dalam memelihara gudang guna menjaga persediaan tetap dalam kondisi normal. Hal yang perlu diperhatikan yaitu seperti suhu, temperature, kelembaban, kebersihan serta keamanan yang terjamin. Selain itu sistem penataan persediaan di gudang yang baik harus diperhatikan agar tidak mengganggu jalannya proses produksi atau keluar masuknya barang persediaan.

2. Menyusun Standard Operational Procedure (SOP) yang Efektif dan Efisien

Aktivas pergudangan harus memiliki Standard Operational Procedure (SOP) yang disusun secara rinci dan jelas guna menerima dan menangani persediaan dengan baik karena sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin, mempermudah operasional kerja semua pihak yang terlibat dalam usaha yang dijalankan serta dapat mengetahui dengan jelas hambatan – hambatan yang mudah di lacak. Banyak sebagian mengetahui SOP dibuat hanya sebatas sebelum suatu pekerjaan dilakukan, namun selain itu banyak yang harus dibuat diantaranya seperti jika ada perubahan langkah kerja, misalnya adanya mesin baru, peralatan baru, tambahan pekerja, lokasi berbeda dan semua yang mempengaruhi lingkungan kerja, sehingga aturan main dalam perusahaan menjadi lebih jelas karen adanya acuan operasional yang baku.

3. Perawatan Persediaan

Selain menjaga dan mengelola gudang, persediaan juga perlu dirawat. Ada 5R yaitu hal mengenai perawatan persediaan, diantaranya yaitu : Ringkas, Rajin, Rawat, Rapi, Resik. Mengenai 5R akan di bahas lebih rinci lagi terhadap point selanjutnya.

4. Selalu melakukan Stock Opname

Stock opname adalah istilah lain dari perhitungan fisik persediaan. Tujuan diadakan stock opname adalah untuk mengetahui kebenaran catatan dalam pembukuan, yang mana merupakan salah satu fungsi Sistem Pengendalian Intern (SPI). Dengan diadakannya stock opname maka akan diketahui apakah catatan dalam pembukuan persediaan benaratau tidak, jika ternyata ada selisih antara persediaan dengan catatan pada pembukuan, kemungkinan ada transaksi yang belum tercatat, atau bahkan ada kecurangan yang berkaitan dengan persediaan.

5. Pengecekan Persediaan Secara Berkala

Pengecekan secara berkala sangat diperlukan karena untuk mengetahui dan memisahkan barang yang rusak atau cacat sehingga barang yang rusak tidak dapat mempengaruhi barang yang baik atau yang berguna serta dapat mengurangi space untuk barang yang tak terpakai.

 6. Penyimpanan Persediaan yang Teratur dalam Pengelompokan

Tidak hanya disimpan begitu saja dalam mengatur dan mengelola persediaan, namun persediaan juga harus ditempatkan atau disusun secara berkelompok dengan cara memberi kode sesuai kebutuhan dan persediaannya contohnya mengelompokan bedasarkan nama barang, kode barang, spesifikasi barang, unit, dll. Tujuan pengelompokan ini agar mempermudah dan menghemat waktu ketika pengambilan atau penyimpanan persediaan dari gudang ataupun keluar gudang.

 

Demikian ulasan ringkas mengenai "6 Hal yang Perlu di Perhatikan dalam Mengelola Persediaan di Gudang". Dalam pengelolaan persediaan mungkin sangat sulit terlebih lagi dalam jumlah yang besar, namun jika seluruh komponen dalam sebuah lingkungan itu dapat melakukan sesuai SOP yang telah dibuat mungkin dapat meminimalisir kesalahan - kesalahan yang mungkin akan terjadi sehingga dapat dikatan ideal dalam arti tingkat paling ekonomis tanpa adanya resiko pada perusahaan.

 

*Jika pembaca kompasiana ada yang ingin menambahkan terkait dari 6 hal di atas, saya persilahkan sebagai bahan masukan saya dalam menulis dan tambahan masukan informasi bagi saya dan pembaca lainnya.

Terima Kasih ...

 

 

Bacaan Lebih lanjut:

https://ilmuakuntansi.web.id/pengertian-persediaan-dalam-akuntansi/

https://www.wawasanpendidikan.com/2014/11/pengertian-persediaan-menurut-ahli.html

https://zahiraccounting.com/id/blog/8-tantangan-mengelola-stok-untuk-bisnis-yang-punya-banyak-cabang/

https://aororaoperations.wordpress.com/2008/08/05/warehouse-management/ 

 

Judul TA yang dibuat: Analisis Dan Perancangan Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi Persediaan Menggunakan Visual Basic 6