Mohon tunggu...
Neno Anderias Salukh
Neno Anderias Salukh Mohon Tunggu... Wiraswasta - Pegiat Budaya | Pekerja Sosial | Pengawas Pemilu

Orang biasa yang menulis hal-hal biasa

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Ada Apa di Balik Bentuk Pulau Kalimantan yang seperti "Semar" (Simbol Kehidupan Orang Jawa)?

27 Agustus 2019   16:39 Diperbarui: 27 Agustus 2019   16:52 507
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Selain itu, Semar juga berperan sebagai pengasuh sekaligus penasihat para kesatria dalam pementasan Ramayana yang merupakan sastra Hindu yang berisi kisah kepahlawanan dari India yang digubah oleh Walmiki (Valmiki).

Akan tetapi, nama Semar tidak ditemukan dalam dua mahakarya sastra India ini karena Semar adalah tokoh yang diciptakan oleh pujangga Jawa.

Menurut sejarawan Prof. Dr. Slamet Muljana, tokoh Semar pertama kali ditemukan dalam karya sastra zaman Kerajaan Majapahit berjudul Sudamala.

Dalam karya sastra tersebut, Semar dikenal sebagai hamba dan berperan sebagai tokoh utama. Menarik, peran Semar tidak hanya sebagai pengikut saja, tetapi juga sebagai tokoh pelontar humor untuk mencairkan suasana yang sedang tegang.

Oleh karena itu, dalam tradisi dan perkembangan pementasan wayang di Jawa, Semar selalu memiliki posisi penting dan peran aktifnya lebih banyak daripada tokoh yang lain.

Bahkan, Para pujangga Jawa dalam karya-karya sastra mereka mengisahkan Semar bukan sekadar rakyat jelata biasa lagi tetapi menjelma sebagai Batara Ismaya yang merupakan kakak dari raja para dewa atau yang disebut Batara Guru.

Terdapat beberapa naskah yang menceritakan tentang tentang kelahiran atau asal usul Semar. Versinya sangat banyak tetapi semuanya menyebut Semar sebagai penjelmaan dari dewa.

Naskah-naskah yang memuat tentang asal-usul Semar adalah Serat Kanda, Paramayoga, Purwakanda dan Purwacarita.

Nah, Semar ini memiliki tubuh yang sangat unik. Tubuh pendek, rambut pendek, wajah putih, bokong besar dan perut buncit atau secara umum dapat dijuluki "Bulpen" (Bulat dan Pendek).

Bentuk tubuh Semar selain melambangkan bumi, bentuknya mirip seperti Pulau Kalimantan. Oleh karena itu, wajar jika netizen mengaitkannya dengan Pulau Kalimantan.

Orang Jawa percaya bahwa tubuhnya yang bulat merupakan simbol dari bumi, tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnnya atau simbol kehidupan orang Jawa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun