Humaniora

Pengaruh Peristiwa Terorisme terhadap Nilai Kemanusiaan di Indonesia

15 Mei 2019   19:40 Diperbarui: 15 Mei 2019   20:43 79 1 1
Pengaruh Peristiwa Terorisme terhadap Nilai Kemanusiaan di Indonesia
060779800-1526262972-042557300-1526176331-ledakan-bom3-5cdc0b683ba7f7131a3d9332.jpg

Kata Pengantar                                                          Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-Nya yang begitu besar saya dapat menyelesaikan makalah saya yang berjudul "Pengaruh Peristiwa Terorisme terhadap Kemanusiaan di Indonesia" ini. Dalam makalah ini saya mengangkat tema tentang pentingnya kemanusiaan dalam masyarakat di Indonesia.

Dalam makalah ini saya akan membahas tentang perpecahan yang ada di Indonesia yang dipengaruhi oleh peristiwa terorisme bom di 3 gereja di Surabaya , yang tentunya telah menimbulkan berbagai macam keributan antar umat beragama dan tujuan saya disini adalah untuk menyadarkan warga Indonesia agar masyarakat Indonesia tidak selalu menyangkutkan agama lain pada sebuah kasus dan selalu menjunjung tinggi kemanusiaan dalam kehidupan.

Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada beberapa pihak ,antara lain :

  1. Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kesehatan dan selalu membimbing saya selama mengerjakan makalah ini.
  2. Fr. Antonius Bagas Prasetya Adi Nugraha, SJ sebagai guru pembimbing dan guru pengampuh PPKN di SMA Kolese Loyola Semarang.
  3. Dan tentunya untuk pihak-pihak lainnya.

Saya menyadari bahwa makalah saya ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan dalam penulisan , informasi , maupun perkataan. Semoga laporan ini dapat menambah wawasan para pembaca dan juga dapat dijadikan pembelajaran untuk kedepannya bagi para pembaca.

Semarang , 14 Mei 2019

Penulis

BAB I . PENDAHULUAN

1.Latar Belakang                                                           Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Di zaman yang semakin maju ini, terorisme tidak hanya terjadi pada negara yang telah maju saja.

Setahun yang lalu, Indonesia dikejutkan oleh terorisme aksi pengeboman di tiga gereja sekaligus di Kota Surabaya. Saya memilih untuk membahas peristiwa teror aksi bom ini karena kasus ini sudah sangat terkenal di dunia maya maupun di dunia nyata. 

Banyak orang yang selalu berjaga-jaga setelah adanya kasus ini dan mereka mulai mencurigai sesama mereka,khususnya pada masyarakat berumat Islam.                                                                                                            2.Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah alur cerita atau kronologi dari kasus teror aksi pengeboman tiga gereja di Surabaya?
  2. Apa yang harus dilakukan masyarakat untuk menghilangkan firasat buruk pada masyarakat berumat Islam?

3. Tujuan Penulisan

  1. Menceritakan kronologi dari kasus terorisme bom di tiga gereja di Surabaya
  2. Menyadarkan para pembaca pada pentingnya kemanusiaan dan kebersamaan dalam perbedaan agama

BAB II . PEMBAHASAN

Kronologi Teror bom di tiga gereja di Surabaya

Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela

Berdasarkan rekaman CCTV, ledakan terjadi saat suatu sepeda motor yang ditumpangi oleh 2 orang kakak beradik memasuki kompleks gereja dan nyaris menabrak seorang jemaat sebelum akhirnya meledak persis di antara para jemaat yang sedang berjalan kaki.

GKI Diponegoro

Menurut saksi mata Tardianto, sebelum terjadi pengeboman, tiga orang perempuan bercadar, satu orang dewasa, satu anak kecil, dan satu lagi anak remaja, masuk ke area parkiran GKI Surabaya.

Saksi mata lain, juru parkir Mulyanto, melihat ketiganya mengenakkan rompi dan satpam Antonius melihat ketiganya berjalan berjajar di pinggir jalan depan GKI, masuk ke pintu halaman gereja, dihadang oleh seorang satpam yang kemudian ia peluk sebelum akhirnya terjadi ledakan.

GPPS Jemaat Sawahan

Menurut Kepala Rumah Tangga Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Suhendro, peristiwa terjadi saat suatu mobil merangsek masuk ke halaman gereja dan kemudian melemparkan sebuah bom.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3