Mohon tunggu...
Natasya Kendy Hayyuning K.
Natasya Kendy Hayyuning K. Mohon Tunggu... Mahasiswa - Natasya Kendy Hayyuning Karuniasari

Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Immunity Extra, Mahasiswa KKN Undip Bagikan Bibit dan Cara Pemanfaatan Jahe Merah sebagai Tanaman Obat Keluarga

1 Agustus 2021   11:59 Diperbarui: 1 Agustus 2021   12:16 197 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Immunity Extra, Mahasiswa KKN Undip Bagikan Bibit dan Cara Pemanfaatan Jahe Merah sebagai Tanaman Obat Keluarga
Bibit jahe merah yang akan dibagikan kepada masyarakat/Dokpri

Sragen (01/08/2021) -- Kasus Covid-19 yang semakin meningkat membuat pelaksanaan KKN UNDIP TIM II 2021  dengan tema "Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)" dilakukan secara mandiri di lingkungan rumah masing- masing. 

Mahasiswi Universitas Diponegoro yaitu Natasya Kendy Hayyuning Karuniasari dari Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian, membuat suatu program "Menjaga Imunitas di Tengah Masa Pandemi Covid-19 melalui Budidaya, Pembagian Bibit, dan Pemanfaatan Jahe Merah sebagai Tanaman Obat Keluarga". 

Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh masyarakat Kalioso RT 04, Desa Jetis Karangpung, Kabupaten Sragen di masa pandemi Covid-19 dengan budidaya tanaman obat dan mengkonsumsi hasilnya. 

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam pandemi Covid-19 yaitu menjaga imunitas tubuh agar tetap baik dan stabil. Hal ini dapat menjadi salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19 di masayrakat. 

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat tanaman obat keluarga membuat sebagian masyarakat belum memanfaatkan tanaman obat keluarga untuk menjaga dan meningkatkan imunitas di masa pandemi Covid-19, padahal keberhasilan pemanfaatan tanaman obat keluarga sangat dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dari setiap jenis tanaman tersebut. 

Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Budidaya tanaman obat keluarga tepat dilakukan pada kondisi pandemi saat ini karena dapat digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Hal ini yang mendasari ditentukannya program Budidaya dan Pemanfaatan Jahe Merah sebagai Tanaman Obat Keluarga.

Pelaksanaan program KKN Budidaya dan Pemanfaatan Jahe Merah sebagai Tanaman Obat Keluarga dilaksanakan secara offline dan online pada hari Selasa, 27 Juli 2021 di Kalioso RT 04, Jetis Karangpung, Sragen. Program ini ditujukan untuk Bapak dan Ibu warga Kalioso RT 04.

 Kegiatan program yang dilaksanakan secara offline berupa pembagian bibit jahe merah kepada masyarakat secara door to door, namun dilakukan dengan meminimalisir adanya interaksi. Penjelasan mengenai program dilaksanakan secara online melalui whatsapp group dengan media berupa video yang sudah diupload di youtube Natasya Kendy dan media lain berupa leaflet.

Dokpri/Pemabagian bibit jahe merah kepada masyarakat secara door to door
Dokpri/Pemabagian bibit jahe merah kepada masyarakat secara door to door
Pembagian bibit jahe merah dilakukan oleh Natasya Kendy pada setiap KK yang terdaftar di Kalioso RT 04. Masyarakat memberikan respon positif atas dibagikannya bibit jahe merah. Bibit jahe merah yang dibagikan berumur kurang lebih 45 hari setelah di semai. 

Bibit jahe merah yang dibagikan berjumlah kurang lebih 2 batang setiap polybag. Pembagian bibit jahe merah bertujuan untuk mengajak masyarakat memulai budidaya tanaman obat keluarga sendiri di rumah dengan cara perawatan bibit hingga nantinya dapat dipanen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN