Mohon tunggu...
Nadya Ramadhani
Nadya Ramadhani Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

saya merupakan mahasiswa aktif ilmu komunikasi di UPN Veteran Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Love Pilihan

Bahasa Cinta: Cinta Punya Bahasa?

1 Desember 2023   14:06 Diperbarui: 1 Desember 2023   14:38 97
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Cinta adalah sebuah istilah yang terdengar sederhana jika diucapkan, namun memiliki makna yang mendalam di setiap momennya. Cinta mungkin membawa air mata kesedihan sekaligus kegembiraan. Tapi justru itulah yang membuatnya luar biasa. Cinta seperti perjalanan penuh semangat yang tidak dapat diprediksi, karena setiap langkah terasa seperti pengalaman baru. Setiap jenis cinta itu istimewa dan indah dengan caranya sendiri dan love language akan semakin melengkapi setiap momen bersama orang tersayang. 

Hubungan antara 2 orang yang melibatkan love language tidak hanya meliputi hubungan sepasang kekasih, melainkan hubungan interpersonal dengan teman, sahabat, dan keluarga juga merupakan realisasi dari bahasa cinta yang dimiliki oleh setiap orang, sehingga memahami bahasa cinta orang-orang terkasih dan terdekat kita merupakan salah satu cara kita untuk mengerti bagaimana mereka ingin dicintai.

Di dalam cinta, terdapat bahasa-bahasa yang merepresentasikan bagaimana seseorang menyampaikan dan menginginkan sebuah cinta. Bahasa cinta atau yang kerap dikenal sebagai love language adalah sebuah cara untuk seseorang dapat menyatakan dan menerima cinta dengan cara yang khas dan unik. 

Menurut buku Dr. Gary Chapman yang berjudul "The Five Love Languages" (1992), menyebutkan ada 5 bahasa cinta yang paling umum. Words of Affirmation, bahasa cinta yang berkaitan dengan penggunaan kata-kata yang penuh dukungan, pujian, dan ungkapan positif untuk membangun kepercayaan dan rasa dihargai dalam hubungan. Acts of Services, bahasa cinta melalui tindakan nyata dengan membantu orang terkasih atau melakukan hal-hal yang membuat hidup mereka lebih mudah atau nyaman. 

Receiving Gifts, ketika menerima hadiah dari orang terkasih sebagai bentuk bahasa cinta. Mereka yang memiliki bahasa cinta Receiving Gifts bukan melihat dari nilai materi dari hadiah yang diberikan, tetapi lebih kepada arti simbolis dan perhatian yang diberikan saat memberikan hadiah. Quality Time, bahasa cinta yang berkaitan dengan waktu ketika memberikan perhatian sepenuhnya kepada pasangan. Physical Touch, Bahasa cinta melalui sentuhan, seperti pelukan atau kontak fisik lainnya

Perbedaan love language, akankah menimbulkan konflik?

Sumber: Canva.com
Sumber: Canva.com

Setiap individu memiliki love language yang berbeda, maka tidak dapat dipungkiri bahwa sepasang kekasih yang memiliki love language sejenis akan sangat sulit untuk ditemukan. Mungkin akan muncul pertanyaan seperti 

"apakah pasangan yang memiliki perbedaan love language akan sering bertengkar karena perbedaan cara menunjukkan rasa kasih sayang?" 

pertanyaan diatas tidak dapat sepenuhnya dijawab dengan jawaban "iya, pasti akan sering bertengkar" atau "tidak, sepasang kekasih seharusnya saling memahami", maka dari itu jawaban yang tepat akan dikembalikan kepada masing masing individu. 

Terdapat banyak pasangan yang berakhir kandas karena gagal memahami bahasa cinta satu sama lain, bahkan tidak luput kepada mereka yang sudah menikah berakhir dengan perceraian. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Love Selengkapnya
Lihat Love Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun