Mohon tunggu...
Muthia Anggiani Hikari
Muthia Anggiani Hikari Mohon Tunggu... Mahasiswa - pelajar

this is my bio

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Dampak dari Penerapan PPKM

30 Juli 2021   15:45 Diperbarui: 30 Juli 2021   16:19 177 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dampak dari Penerapan PPKM
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih menghantui seluruh dunia termasuk Indonesia. Di Tanah Air Covid-19 sudah memasuki gelombang kedua dikarenakan terus melonjaknya kasus-kasus baru yang terjadi di berbagai daerah. Kasus baru ini melonjak sangat cepat pascalibur lebaran idul fitri 2021. Untuk mencegah terjadinya lonjakan baru pemerintah mengadakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. 

Sebelum adanya PPKM, pemerintah telah melaksanakan berbagai kebijakan  berupa PSBB, lock down, pembatasan dalam skala terbatas, Work From Home (WFH)dan kebijakan lainnya di beberapa daerah di kota/kabupaten seperti Bogor, DKI Jakarta, Bandung, Pekanbaru, dan di kota lainnya. Penerapan PPKM awalnya hanya untuk daerah Jawa-Bali disebabkan jumlah lonjakan kasus yang semakin meningkat per harinya. Penambahan ini disebabkan karena muncul varian baru virus Corona. Varian baru virus ini telah tersebar di 14 provinsi di Indonesia. Berdasarkan data CNNindonesia.com satgas penanganan Covid-19 kembali merilis perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Per 25 Juli 2021, terjadi penambahan kasus positif sebanyak 38.679 kasus. Untuk itu masyarakat diharuskan kembali berdiam diri di rumah masing-masing dan menjalankan segala pekerjaan dari rumah (WFH) sampai PPKM selesai.

Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan perpanjangan PPKM darurat Jawa-Bali sampai 2 Agustus 2021 sedangkan diluar wilayah Jawa-Bali sampai tanggal 8 Agustus 2021. Dibalik awal kebijakan PPKM ini terdapat dampak buruk bagi masyarakat kecil dan pedagang kaki lima yang harus rela kehilangan lapak jual mereka untuk mencari penghasilan, karena pada saat pemerintah menutup sejumlah akses fasilitas umum menjadi 50% dari total kapasitas sehingga pedagang-pedagang kecil tidak bisa berjualan dan untuk menghindari masyarakat agar tidak berkerumun. PPKM ini juga membatasi pusat perbelanjaan dan semua fasilitas umum dan kegiatan dihentikan sementara. Dengan adanya kebijakan ini juga sangat mengganggu sektor ketenagakerjaan Indonesia. Masalahnya, pergerakan sektor industri menjadi terbatas karena adanya PPKM ini dan berpengaruh juga terhadap pengurangan tenaga kerja. Tidak hanya sektor industri yang terganggu, sektor perekonomian juga mengalami penurunan. Namun demikian, dampak PPKM terhadap perekonomian di Tanah Air tidak lebih parah jika dibandingkan dengan PSBB tahun lalu, karena ada beberapa sektor yang tetap diperbolehkan untuk beroperasi dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sebenarnya tidak hanya terdapat dampak buruk, banyak juga terdapat hal-hal positif diterapkannya PPKM ini, lingkungan menjadi lebih bersih, berkurangnya polutan dan sampah-sampah di sisi jalan, masyarakat juga mulai banyak yang mengubah dan menerapkan gaya hidup dan aktivitas baru, mereka menjadi lebih produktif. Contohnya, masyarakat saat ini banyak yang mulai menggunakan sepeda sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan, dan banyak juga yang berolahraga dengan berjalan kaki. Jika dilihat dari sisi positif pendidikan, mahasiswa/i dapat menguasai teknologi untuk membantu kelancaran pembelajaran jarak jauh. Di era teknologi yang sudah canggih ini guru dan siswa dituntut dapat memiliki kemampuan dalam bidang teknologi pembelajaran. Dan karena pembelajarannya dilakukan dirumah, orang tua jadi bisa membimbing dan membantu kesulitan yang dihadapi anaknya.

Jadi, walaupun pandemi Covid-19 masih belum berakhir dan pemerintah pun masih mencari cara untuk mengurangi kenaikannya kasus baru, masyarakat juga harus bekerjasama, masyarakat harus mengikuti dan menuruti aturan yang diterapkan oleh pemerintah sehingga peraturan ini dapat terlaksana secara efektif. Dalam pelaksanaan PPKM ini memang terdapat sisi baik dan sisi buruknya, jika dilihat dari sisi baiknya sudah banyak masyarakat yang mulai mengubah gaya hidupnya. Dalam dunia pendidikan pun di era kini sudah sangat  dipermudah dengan adanya teknologi internet yang semakin canggih, semua menjadi serba mudah dan terfasilitasi. Untuk itu masyarakat diharapkan tetap menjaga dan menaati protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 segera berakhir, agar masyarakat dapat beraktivitas dengan normal kembali.

Daftar Pustaka

Egeham, L. (2021, Juli 1). Alasan Pemerintah Berlakukan PPKM Darurat di Jawa dan Bali. pp. 1-3.

Napitu, U. (2021). SOSIALISASI PEMBATASAN PELAKSANAANKEGIATAN MASYARAKAT(PPKM)MIKRO DI KELURAHAN BAH KAPUL. Pengabdian Masyarakat, 3&8.

Siahaan, M. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Dunia. Kajian Ilmiah, 3&5.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN