Mohon tunggu...
Musni Umar
Musni Umar Mohon Tunggu... -

Sociologist and Researcher, Ph.D in Sociology, National University of Malaysia (UKM)

Selanjutnya

Tutup

Vox Pop Pilihan

Komitmen TNI & POLRI Jaga Keamanan Pilpres dan Putusan MK

21 Agustus 2014   18:31 Diperbarui: 18 Juni 2015   02:57 146
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bulutangkis. Sumber ilustrasi: PEXELS/Vladislav Vasnetsov

Pada 20 Juli 2014 saat deklarasi damai relawan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK di Balai Kartini, Jakarta, saya hadir dan menyimak pidato Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Sutarman.

Dua kata yang saya masih ingat pidato kedua Jenderal yang kita hormati itu ialah tekad dan komitmen TNI dan Polri untuk netral dalam pilpres dan menjaga keamanan ibukota dan seluruh negeri yang kita cintai.

Selama kampanye pilpres, pemungutan suara 9 Juli 2014, pengumuman hasil pilpres oleh KPU 22 Juli 2014 dan sidang gugatan Prabowo-Hatta di MK yang dimulai 6/8/2014 dan putusan MK 21/8/2014 siang ini, memperlihatkan bahwa komitmen TNI untuk netral dan menjaga keamanan ibukota dan seluruh Indonesia berjalan dengan baik dan sukses.

Sangat Genting

Semua proses pemilihan Presiden 2014 sejak pencalonan, penetapan calon, kampanye dan pemungutan suara pada 9 Juli 2014 dapat dikatakan krusial dan mengandung kerawanan stabilitas sosial keamanan.

Akan tetapi sebagai sosiolog, saya memandang bahwa saat yang paling gawat dua jam sebelum pengumuman hasil pilpres oleh KPU pada 22 Juli 2014.

Saya merasakan kegentingan itu, karena saya dan Prof Siti Zuhro sedang bersiap-siap di studio TV ONE mau live event hasil pilpres, tiba-tiba TV ONE menyiarkan langsung pidato capres Prabowo dari markas koalisi merah putih di Polonia, Jakarta Timur, yang menarik diri dari proses pilpres dan tidak mengakui pilpres.

Saya dan Prof Siti Zuhro langsung terperangah dan saya membayangkan kekacauan di masyarakat, kalau sampai terprovokasi pidato tersebut. Kami berdiskusi dan disepakati produser TV ONE bahwa hal-hal yang dikemukakan narasumber adalah bisa mencerahkan, menyadarkan dan mencerdaskan publik supaya tepat tenang dan damai. Selama dua jam dalam live event, saya banyak menyampaikan pandangan tentang pentingnya menciptakan kedamaian, persatuan dan kesatuan, dan Siti Zuhro banyak berbicara tentang nilai-nilai demokrasi.

Peran TNI, POLRI dan Masyarakat

Kita patut bersyukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa, pada 22 Juli 2014 tetap terjaga, terpelihara dan kondusif stabilitas sosial keamanan.

Begitu pula, pada saat mulai sidang gugatan Prabowo-Hatta di MK (6-20/8/2014) yang didukung ribuan demo di depan MK, suasana damai tetap terjaga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Vox Pop Selengkapnya
Lihat Vox Pop Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun