Mohon tunggu...
MURNI ARUMAHATI
MURNI ARUMAHATI Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa S1 kesehatan masyarakat UNUSA

BELAJAR DAN TERUS BERPROSES

Selanjutnya

Tutup

Diary

Menaruh rindu pada saat kegiatan porsekma

24 Oktober 2021   05:19 Diperbarui: 13 November 2021   16:55 73 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Tanggal 20 Agustus 2017 adalah tanggal yang paling berkesan dan paling istimewa bagi saya dan anak pramuka Madrasah Tsanawiyah Ihyaul Ulum lainnya, karena pada waktu itu kita sedang merayakan hari jadi pramuka di bumi perkemahan mojopetung dengan tema PORSEKMA, kepanjangan dari porsekma adalah pekan olahraga seni dan pramuka madrasah. Pada waktu itu kegiatan PORSEKMA ini baru diadakan dan rencananya akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

Sebagai kegiatan Perdana, pada waktu itu Madrasah Tsanawiyah Ihyaul Ulum mengikutkan dua regu yaitu regu laki-laki dan perempuan. Setiap regu terdiri dari sepuluh Anggota dengan dua orang kakak bina damping. Porsekma pada waktu itu terasa istimewa karena acara pembukaanya dihadiri langsung oleh bapak wakil bupati Gresik Dr. H. Moh Qosim, M.Si. 

Dalam sambutannya saat itu pak Qosim berpesan agar generasi muda terutama pramuka menjadi pelopor bagi setiap perubahan di kota Gresik. "anak pramuka harus harus kreatif dan selalu menjauhi narkoba" kata pak Qosim disambut dengan tepuk tangan. 

Dalam acara pembukaan hadir pula seluruh kepala madrasah se-Kecamatan Dukun termasuk kepala madrasah saya (Madrasah Tsanawiyah Ihyaul Ulum) yang secara penampilan sederhana seperti Gus Baha', Bapak Moh. Syifa'ul Fuad, S.Pd.I.

waktu pertama kali sampai, saya dan teman teman langsung mendirikan tenda. Dibantu dengan kakak bina damping dari Madrasah Aliyah yang super kece, kegiatan ini berlangsung menyenangkan meskipun ditemani sinar matahari yang membuat kulit kita menjadi coklat manis hehehe. 

Menjelang sore hari panitia memberikan pengumuman kepada seluruh peserta berkumpul ditengah lapangan untuk mengikuti upacara pembukaan. Selepas pembukaan kamipun melakukan besih diri dan melanjutkan jama'ah sholat maghrib serta isya'. 

Malam hari pertama PORSEKMA tidak banyak kegiatan yang kami lakukan, hanya melakukan rapat santai dengan pinru oleh panitia tentang kegiatan dan apa yang harus kami persiapkan untuk esok hari. Badan sangat capek dan akhirnya kami istirahat ditenda yang sudah dipasang siang tadi. 

Untuk panitia kami diberikan waktu istirahat, sholat, dan makan, dan dilanjut dengan kegiatan membuat kreasi dari bahan bekas dan memasak dari bahan pala pendem. Yang nggak tahu pasti anak kudet hehehe, yang nggak tahu aku kasih tau ya, pala pendem adalah jenis makanan yang berasal dari umbi-umbian seperti singkong dan kawan-kawannya, terbayang dong gimana susahnya mengelolah menjadi makanan siap saji. 

Akhirnya setelah berdiskusi saya dan teman-teman memutuskan membuat kelpon, pastinya bukan kelpon seperti biasanya yang sering kita temui, kami ubah menjadi kelpon yang aestetik tanpa mengurangi rasa khasnya yang manis dan waktu digigit langsung terasa isi yang ada pada kelpon itu sendiri.

Setelah puas dengan kegiatan masak memasak acara berlanjut ke permainan Tarik tambang. Pada permainan ini regu putra yang mendapatkan dukungan luar biasa dari para pendukung berhasil mendapatkan juara. Dan tidak terasa malam pun sudah tiba, ini adalah menjadi malam terakhir di bumi perkemahan Mojopetung, ada senang dan ada dukanya. 

Dukanya, kita pasti akan kangen dengan suasana khas yang kita rasakan saat perkemahan, sukanya kita bisa menikmati indahnya malam dengan ditemani api unggun. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan