Mohon tunggu...
Gigih Mulyono
Gigih Mulyono Mohon Tunggu... Peminat Musik

Wiraswasta. Intgr, mulypom2

Selanjutnya

Tutup

Wisata Pilihan

Kanada dan Alaska di Musim Gugur, Catatan Perjalanan 5

23 September 2019   16:17 Diperbarui: 23 September 2019   16:23 0 2 0 Mohon Tunggu...
Kanada dan Alaska di Musim Gugur, Catatan Perjalanan 5
Butchart Garden, Kanada. Dokpri

Ferry telah merapat di dermaga wilayah Victoria. Bus putih menyeberangi jembatan penghubung Kapal dan Dermaga. Meninggalkan Ferry menjejak pulau Vancouver.

Sebelum bertandang ke Butchart Garden, salah satu taman bunga terindah di dunia. Kami menuju China Town, Pecinan di kota Victoria. Untuk makan siang China food.

Alhamdulillah akan kembali ketemu Nasi, si buah lidah.

Dari pengamatan, hampir semua kota kota besar di lima benua ada Pecinan. Area komunitas Tionghoa.

Menyebarnya bangsa Tiongkok ke seluruh penjuru dunia, barangkali tidak terlepas dari kontribusi Laksamana Cheng Ho. Ketika keliling Dunia menjalankan misi, perintah Kaisar China.

Abad 15 M, awal tahun 1400 an Laksamana Kasim Cheng Ho mendapat perintah kaisar Yongle. Kaisar ketiga Dinasti Ming. Untuk berkeliling dunia. Mengemban misi persahabatan dan perdagangan.

Memimpin 20 ribuan orang dengan 300 an Kapal Layar, Armada Cheng Ho meninggalkan Tiongkok menyebar ke berbagai penjuru dunia.

Sang Laksamana memimpin delegasi ke Palembang, kerajaan Sriwijaya. Namun peninggalan dan penanda Cheng Ho di Indonesia yang terkenal hingga kini berada di kota Semarang. Yaitu Kelenteng Sam Poo Kong yang kini telah dikembangkan. Menjadi andalan destinasi Wisata kota Semarang.

Dalam pelayaran misi Cheng Ho banyak awak Kapalnya yang jatuh sakit. Terpaksa rombongan Cheng Hoo berlabuh di Semarang untuk mencari pengobatan.

Untuk mengejar waktu, terpaksa Cheng Ho meninggalkan para awak itu di Semarang untuk pemulihan kesehatan mereka.

Dipimpin oleh Dampo Awang, mereka hidup dan membaur dengan masyarakat setempat. Juga membangun Kelenteng Sam Poo Kong itu. Sebagai penghormatan terhadap kepemimpinan dan kebijakan Sang Laksamana Cheng Ho.

Armada Cheng Ho sukses, menyebarkan rintisan orang orang Tiongkok di banyak tempat di penjuru dunia. Terutama di kota kota pesisir. Termasuk di Victoria Kanada, yang akan segera kami datangi.

Bus masuk gerbang khas di Pecinan Victoria. Kami langsung ke restoran. Mengelilingi meja bundar perhelatan yang bisa diputar.

Perut lapar tak bisa menunggu. Segera 9 jenis makanan yang disajikan sesuai kebiasaan penyajian ala Tionghoa, ludes kami sikat dalam waktu singkat.

Usai makan siang yang cukup oke, karena antara lain dengan adanya Nasi putih, rombongan segera meneruskan perjalanan ke tujuan utama hari ini, taman bunga Butchart Garden.

2.2. Butchart Garden
#Legacy Indah Dari Asa Passion Kuat#

Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden adalah legacy riil dari sebuah impian. Visi ke depan, dari seseorang yang memiliki passion kuat untuk mewujudkannya.
Adalah seorang wanita bernama Jennie Butchart. Pada mulanya adalah hasrat akan keindahan, lalu Jennie merencanakan dan bekerja keras mewujudkannya menjadi Taman Indah, Butchart Garden.

Dalam usianya yang ke 115 tahun, taman Butchart disebut sebut sebagai salah satu dari taman taman bunga terindah di dunia.

Robert Pim Butchart suami Jennie Butchart adalah owner pabrik Semen Portland di Ontario, Kanada.

Menjelang akhir abad 19, Robert membeli lahan berbukit kapur di dekat kota Victoria. Seluas 53 Hektar.

Lahan Kapur atau Gamping ini akan ditambang untuk supply bahan baku pabrik Semen miliknya.

Robert dan Jennie Butchart pindah dan membangun rumah di dekat lahan tambang Gamping.

Robert memiliki hoby memelihara burung dan mengkoleksi patung. Sedangkan Jennie antusias mengumpulkan berbagai jenis tanaman dan berkebun.

Ketika penambangan Gamping usai, Jennie berkeinginan mengubah bekas lahan tambang itu menjadi taman yang indah.

Minat dan talentanya yang tinggi disertai passion kuat dan dukungan sang suami, taman Butchart mulai dibangun. Semula dinamai taman Benvenuto. Bahasa Italia yang artinya selamat datang.

Tahun 1939 pengelolaan taman diserahkan kepada cucu mereka. Kini, taman indah ini tetap dimiliki dan dikelola keluarga Butchart. Dipimpin oleh cicit Jennie dan Robert Butchart.

Di usianya yang seratus tahun lebih, Butchart Garden dikunjungi sekitar sejuta orang setiap tahun. Pengunjung tidak hanya berasal dari Kanada dan Amerika, tetapi dari seluruh penjuru dunia. Termasuk dari Indonesia.

Tahun 2004, Butchart Garden ditetapkan sebagai Aset Nasional Kanada.

Siang itu, dari Kota Victoria pelancong Nusantara menuju Butchart Garden yang berjarak 24 Km.

Mendekati gerbang masuk, sudah terasa Aura keindahan taman. Pepohonan tinggi dengan daun warna warni musim gugur menaungi Bus menuju lapangan parkir.

Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden Kanada. Dokpri
Awak mengambil denah taman yang tersedia dalam berbagai bahasa. Untuk penunjuk penelusuran taman bertiket masuk 33 dolar Kanada per orang. Sekitar 330 ribu Rupiah.Taman seluas 22 Ha dari 53 Ha lahan tambang yang dimanfaatkan, Butchart Garden memiliki lima taman utama. Sunken Garden, Rose Garden, Japanese Garden, Italian dan Mediteranian Garden.

Melewati piaza dengan ornamen deretan bunga, Roda kayu Raksasa berkolam kecil, bangku bangku tempat duduk, toko Souvenir. Dan plang penanda, Butchart Garden, Over 100 Years in Bloom kami memulai penelusuran.

Sunken Garden adalah taman utama pertama. Menyusuri lorong Pinus raksasa yang rimbun, adem dan berseni. Di ujungnya, sampailah kami di ketinggian taman. Dibawah sana Sunken Garden, Taman Tenggelam itu terhampar indah.

Sunken Garden adalah Ikon taman Butchart. Foto dari taman ini sering ditayangkan untuk menceritakan dan memasarkannya.

Kelihatannya taman bawah ini dulunya adalah lokasi penambangan Gamping yang paling dalam. Jennie telah menyulapnya menjadi lembah bunga yang mempesona.

Dua pohon runcing yang  mengapit jalan setapak menjadi sentral poinnya. Dengan latar depan hamparan bunga warna warni tertata rapi berseni.
Berlatar belakang  pepohonan tinggi menghijau rimbun.

Banyak pengunjung mengambil foto, berpose di ketinggian dengan latar belakang lembah bunga Sunken.

Dari Sunken menyusuri jalan setapak ke belakang. Terdapat fountain, air mancur indah. Dibangun dalam rangka memperingati 100 tahun usia taman ini.

Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden Kanada. Dokpri
Berputar balik menyusur sampailah kita di Rose Garden, taman Mawar. Semak semak bunga mawar berkelopak besar, berjejeran dan bertumpuk tumpuk. Warna Pink, merah bata, merah beludru, putih, kuning adalah sulaman semarak kekayaan koleksi bunga Mawar di taman ini. Konon bulan April dan Mei adalah top performance dari taman ini.Melanjutkan penelusuran kebelakang, kita akan melewati Torii merah. Penanda gerbang Japanese Garden.

Japanese garden dirancang oleh Isaburo Kishida. Perancang taman Jepang asal Hiroshima ketika yang bersangkutan dikontrak untuk merancang taman taman di kota Victoria.

Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden Kanada. Dokpri
Kerapihan pepohonan, bebatuan, kolam, sungai buatan, Toro terpadu asri di taman Jepang yang berkelok kelok menurun.Di belakang taman Jepang adalah sisi laut dari Butchart Garden. Dermaga kayu memanjang disana. Disandari beberapa kapal kecil untuk mengantar berlayar sejenak. Menikmati taman dari sisi laut.

Keluar dari taman Jepang, terhampar taman Italia. Dengan gaya khasnya, gaya Renaisan garden. Paduan tetumbuhan hijau tertata simetris.

Kemudian Mediteranian Garden, berbentuk deretan tanaman dan bunga dengan formasi Bintang.

Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden Kanada. Dokpri
Kata kata dan kalimat tentu tak cukup untuk menggambarkan pesona Buchart Garden. Telling is meaning, seeing is sensing.Kalau ada kesempatan, Butchart Garden layak dikunjungi paling tidak sekali. Sebelum saatnya  kita dipanggil yang diatas.

Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden Kanada. Dokpri
Sore itu meninggalkan Buchart Garden. Berharap ratusan tahun dari sekarang taman ini tetap Eksis bahkan akan lebih indah.Taman yang mengajarkan kepada para pengunjungnya, tentang arti dan makna keindahan dalam harmoni.
Butchart Garden Kanada. Dokpri
Butchart Garden Kanada. Dokpri
              bersambung