Mohon tunggu...
MuhardionoMM
MuhardionoMM Mohon Tunggu... Relawan - Penulis berita di bidang pendidikan, sosial budaya serta ekonomi ( UMKM)

Penulis / Reporter

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Rumah ODGJ di Bangil Pasuruan di Khawatirkan Ambruk, Butuh Perhatian Pemerintah

27 Agustus 2022   06:40 Diperbarui: 27 Agustus 2022   06:49 105 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ibu Sukhaemi , mengalami sakit Stroke (Dokpri)

Bangil- Pasuruan.  Kondisi rumah salah seorang warga tidak jauhdari alun-alun Bangil tepatnya  Gg Singopolo panjunan Bangil Pasuruan dikhawatirkan ambruk dikarenakan kerangka atap rumah terbuat dari kayu sudah dimakan rayap serta berusia puluhan tahun. 

Salah satu ruang kamar (Dokpri)
Salah satu ruang kamar (Dokpri)
Rumah yang nampak tidak terawat itu ternyata dihuni oleh kakak beradik dengan kondisi kesehatan terganggu. Hingga dikabarkan berita tersebut, Sulthon (57th) seorang mengalami gangguan jiwa (ODGJ), serta Sukhaemi (58th) mengalami Stroke belasan tahun. Menurut keterangan warga yang tidak berkenan disebut namanya mengatakan," Keluarga ini sangat layak untuk mendapatkan bantuan, soal makan, insyaallah tetangga kanan kiri bisa Memenuhi kebutuhan harian, namun yang mendesak kondisi rumah mwngkhawatirkan ambruk," ungkapnya

(Dokpri)
(Dokpri)
Dengan kondisi keterbatasan tersebut, tidak memungkinkan adanya kegiatan ekonomi, Berharap adanya kedermawanan donatur serta perhatian khusus dari pemerintah setempat.

tim jurnalis mengalami kesulitan komuniksasi, pasalnya ibu Sukhaemi tidak dapat bicara dengan terang, hanya kata-kata terbata-bata. (dn)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan