Mohon tunggu...
M. Saiful Kalam
M. Saiful Kalam Mohon Tunggu... Penulis - Sarjana Ekonomi

Calon pengamat dan analis handal

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Alasan Japri Anda di Whatsapp Tidak Dibaca Bahkan Hanya Diread

10 Februari 2022   22:46 Diperbarui: 10 Februari 2022   22:48 205 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Alasan Japri Anda di Whatsapp Tidak Dibaca Bahkan Hanya Diread

By: M. Saiful Kalam

Source: Pengalaman Pribadi dan Teman

Tulisan ini memang bersifat sedikit curhat. Tetapi setelah penulis telusuri kepada beberapa teman penulis, ternyata hal itu merupakan wajar dan sering mereka alami.

Ada beberapa alasan dan sedikit saran dari penulis mengenai fenomena seperti demikian.

Sebelum, mungkin perlu sedikit melingkat dari inti pembahasan. Begini, Whatapps merupakan salah satu aplikasi media social yang memiliki dua fungsi utama, yaitu chat dan telepon secara online.

Nah, baik dari keduanya bisa dipakai untuk personal maupun grup. Contoh kalau hendak mengerjakan tugas kelompok, agar bisa diskusi semua anggota, maka dibuatlah Grup WA dengan nama tugas terkait. Maksimal jumlah anggota dari Grup WA adalah 256 (kalau tidak salah)

Contoh lagi, kalau hendak menelepon secara kelompok, maka maksimal peserta yang bisa join hanya 8 orang (kalau tidak salah). Kalau lebih sudah pasti tidak bisa.

Tentu saja kelebihan dari dibuatkan Grup WA supaya semua anggota bisa membaca dan tahu informasi dan instruksi apa saja yang harus dikerjakan. Kalau Grup Telepon WA sudah  pasti agar bisa melihat wajah dan mendengar suara tiap orang yang hadir.

Nah, yang jadi sedikit permasalahan yaitu adanya beberapa dari teman/rekan Anda yang sudah di PC (personal chat), akan tetapi tak kunjung dibalas. Bahkan dijumpai ada yang hanya read saja.

Kalau melihat dari sudut pandang si pengirim pesan, seharusnya temannya tahu kalau sudah di PC itu menyangkut hal yang urgent.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan