Mohon tunggu...
Farhan Tanjung
Farhan Tanjung Mohon Tunggu... Mahasiswa - Saya seorang pengetik dan mengetik isi kepala seutuhnya, selamat menikmati.

Mengetik Cerita Fiktif Dari Kisah Gen-z

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Mengapa Ten Hag Amat Yakin dengan Eriksen?

7 Juli 2022   20:12 Diperbarui: 7 Juli 2022   20:21 264
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Twitter : Christian Eriksen

Manchester United yang masih belum mendapat kejelasan dari pemain bidikannya yakni F. De jong, kini mulai membidik pemain Brentford, Christian Eriksen. Dilansir dari twitter Fabrizio Romano, Eriksen telah menyetujui kepindahannya ke kubu Setan Merah tersebut dengan durasi kontrak 3 tahun. 

Sebelumnya Brentford sendiri ingin memperpanjang masa kontrak sang bintang, akan tetapi Eriksen berpikir akan hal itu yang kemudian terjawab sudah setelah Manchester United melontarkan tawaran kepadanya, dan kini ia dalam status bebas transfer. 

Pengalaman Eriksen ketika masih berseragam The Big Six yakni Tottenham memang mengagumkan, mantan pemain Tottenham dan Inter ini pun sempat diminta oleh dokter untuk pensiun dari lapangan sepak bola setelah mengalami serangan jantung di ajang Piala Euro 2020. Bertemunya Denmark v Finlandia, Eriksen tiba-tiba kolaps dan tak sadarkan diri. 

Banyak orang berpendapat bahwa Eriksen hanya jatuh karena tersandung, akan tetapi tubuh yang tak kunjung bangkit membuat kedua tim berpikir ada yang janggal dengan Eriksen dan langsung menghampiri Eriksen, bersama dengan wasit Antoni (Inggris) mereka bergegas untuk memanggil tim medis agar segera masuk ke lapangan. Ketika Eriksen ditangani oleh tim medis, sorotan kamera pun tidak ada yang menyoroti Eriksen hal itu ditujukan untuk berempati kepada dirinya. 

Meski kini Eriksen telah kembali bangkit dari penyakitnya itu, namun menurut Sanjay Sharma seorang Doktor Spesialis Olahraga "sangat beresiko jika Eriksen kembali bermain setelah kehilangan kesadaran seperti itu..." "kabar baiknya dia masih hidup, dan kabar buruknya ia akan segera mengakhiri karier sepak bolanya" Ucap sang Dokter. 

Pasca insiden yang hampir merenggut nyawanya itu Eriksen memasang ICD (Implantable Cardioverter Defibrillator) pada jantungnya. Namun, hal itu malah menjadi masalah untuk dirinya sendiri yang masih berseragam Inter pada saat itu. Eriksen dengan terpaksa memutus kerjasama dengan Inter dikarenakan regulasi Seria A yang melarang para pemainnya menggunakan ICD, keputusan itu sudah ditetapkan oleh kedua belah pihak. 

Meski sudah berpisah, Eriksen tetaplah keluarga Inter hal ini seperti apa yang sudah ia berikan kepada Inter yakni Scudetto 20/21. Setelah menepi dari dunia olahraga, Eriksen kembali merumput dengan ikut berlatih bersama tim lamanya (2008 - 2013) yaitu Ajax Amsterdam, ia berlatih bersama tim B Ajax atau Jong Ajax.

Setelah itu Eriksen mendapatkan tawaran untuk kembali bermain sepak bola di Eropa bersama tim liga Premier, Brentford F.C. Eriksen menekan kontrak hingga akhir musim 2022, awal debutnya ia bermain melawan Westham sebagai pengganti dan mengalami kekalahan 2-0. 

Namun, itu adalah awal bangkit Eriksen sebagai maestro lapangan untuk Brentford di Liga Inggris. Puncaknya Eriksen berhasil mencetak gol pada laga melawan Chelsea dengan skor akhir 4-1 untuk kemenangan Brentford. Layaknya sebuah cerita, Eriksen terus menampilkan permainan yang cukup ciamik, dikutip dari fbref.com statistik Eriksen cukup baik dengan memainkan 11 penampilan dengan mengemas 1 goal dan 4 assist. 

Penampilan ciamik yang ia berikan tidak hanya di level klub, melainkan timnas Denmark pun ia berikan. Eriksen berhasil comeback ke timnas dalam laga melawan Belanda, dan Eriksen berhasil mencetak 1 gol di akhir laga meski timnya kalah 4-2. Dan Eriksen berhasil mencetak gol di laga Internasional lainnya, ketika Denmark menang 3-0 atas Serbia. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun