Mohon tunggu...
Muhammad akhwan jauhari
Muhammad akhwan jauhari Mohon Tunggu... Tingkat 1 Fakultas Usuludin al-Azhar, Kairo, Mesir

Penulis Muhammad Akhwan Jauhari lahir di karang anyar, Lampung selatan, 09 November 1997, Pernah menempuh pendidikan di SDN 1 atap Jati Agung dan MI Al-Islah natar Lamsel, MTS Darul Ihsan,payaman,Nganjuk, dan MTs Psm Pace, Nganjuk, Jatim, Paket C PPTQ Miftahul Jannah, sekampung Lamtim.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Kita Sudah Berdoa tapi Belum Direspons, Mengapa?

22 Desember 2019   15:08 Diperbarui: 22 Desember 2019   21:27 96 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kita Sudah Berdoa tapi Belum Direspons, Mengapa?
www.teropongpelajar.blogspot.com

Tugas manusia yang diciptakan di dunia adalah untuk menyembah Allah SWT. Tugas ini juga diberikan kepada bangsa-bangsa lain, sebagaimana diuraikan dalam Surat Adz Dzyaariat ayat 56.

Tidaklah aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku.

Allahpun menyediakan semua kebutuhan manusia dalam hidupnya. Namun, orang diminta berdoa kepada Allah. Seperti janji Allah dalam Surat al-Baqoroh ayat 186.

Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-ku.


Ada kalanya doa dapat dijawab dengan cepat. Namun, ada kalanya kita harus menunggu lama karena doa kita belum terjawab oleh Allah SWT.

Jika doa kita belum terjawab mungkin banyak kesalah-kesalah yang telah kita lupakan (tak kita sadari) diantara lain

1. Kita mengetahui Allah tapi kita tidak menaatinya

2. Kita mengetahui Rasulullah tapi kita tidak mengikuti sunnahnya

3. Kita mengetahui Al-Quran tapi kita belum mengamalkannya

4. Kita menikmati nikmat Allah tapi kita belum melampiaskan rasa syukur kepadanya

5. Kita mengetahui syurga tapi kita belum mengharapkannya

6. Kita mengetahui neraka tapi kita belum menjauhinya

7. Kita mengetahui setan tapi kita belum memeranginya

8. Kita mengetahui kematian tapi kita belum mempersiapkannya

9. Kita menguburkan mayyit tapi kita tidak mengambil pelajaran (Hikmah) darinya

10. kita melupakan aib-aib kita sedangkan kita sibuk dengan aib orang lain. (Lihat: Qashash ash-Shalihin, Karya: Dr. Musthafa Murad, Hlm: 56-57, Penerbit: Dar al-Fajr. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x