Mohon tunggu...
Monika Ekowati
Monika Ekowati Mohon Tunggu... Guru - Seorang biarawati Tarekat SND--> ARTIKEL yang kutulis ini khusus untuk KOMPASIANA Jika muncul di SITUS lain berarti telah DIJIPLAK tanpa IJIN PENULIS !

Betapa indahnya hidup ini, betapa saya mencintai hidup ini, namun hanya DIA yang paling indah dalam Surga-Nya dan dalam hidupku ini, saya akan mencintai dan mengabdi DIA dalam hidupku ini ARTIKEL yang kutulis ini khusus untuk KOMPASIANA Jika muncul di SITUS lain berarti telah DIJIPLAK tanpa IJIN PENULIS !

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Beatrice Si Pendiam yang Lincah di Lapangan

8 November 2020   00:00 Diperbarui: 8 November 2020   00:07 574
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Beatrice Gumulya ( dok pri )

Siapa  yang  tak  kenal  Beatrice  Gumulya  adik  Sandy  Gumulya, yang  juga  piawai  dalam  bidang  tenis lapangan. Gaya  forehand  dan backhand nya  sangat  mantap  menukik  jika  melakukan  Smash, yang  membuat  lawan  main  kuwalahan  mengembalikan  bola.

Beatrice  yang  kukenal  semasa  jadi  murid di  SD  Notre  Dame  Jakarta, adalah  anak  yang  pendiam. Dia  akan  bicara  kalau  ditanya, tapi dia  murah  senyum dan  itu  andalan  daya  tariknya.

Namun  jangan  ditanya  kalau  di lapangan, dia  akan  bergerak dengan  lincah  memukul, menerima  dan  mengembalikan  bola  dengan lincahnya. Saya  menjulukkinya  Gabriela  Sabatininya  Indonesia. Lahir  dari  keluarga  atlit  Beatrice  Putri  dari  Bapak Rudy Gumulya yang  Atlit  Balap  Sepeda memenangkan Medali  Emas  dalam Team Persuit Sea  Games 2  dan  meraih  2  Emas pada  Team  Persuit  beregu.

Sedang Sang  Ibu: Siantiningsih Susanto ( yang  merupakan  atlit  andalan  Indonesia  dalam  Loncat  Indah ) pernah  ikut  PON 2 X  meraih  Medali  Perak ikut  Sea  Games 4 kali di  Kuala  Lumpur meraih  2 medali  Perak  dan di  Jakarta meraih medali  Emas  dan  Perak, Di  Phillipines  meraih  2X  Emas, dan  di  Singapore  meraih  Emas.

Sejak  kecil  orang  tuanya  sudah  mengarahkannya  pada  dunia  atlit  khususnya  Tenis  Lapangan. Tenis   merupakan olahraga tontontan populer di seluruh dunia. Tenis adalah salah satu cabang olahraga Olimpiade dan dimainkan pada semua tingkat masyarakat di segala usia.

Olahraga ini dapat dimainkan oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang menggunakan kursi roda. Permainan tenis modern berasal dari Birmingham, Inggris pada akhir abad ke-19 sebagai "tenis lapangan rumput".

Sebagaimana  kakaknya  Sandy  Gumulya, demikian  Beatrice tertarik  pada  dunia  Tenis  Lapangan, sejak  usia  12  tahun, dia  telah  meraih  prestasi beberapa kali juara pertandingan national KU (  Kelompok  Usia 12 tahun  itu  terjadi  di  th 2002.

Dua  tahun  kemudian (2004)  Juara pertandingan Kelompok  Usia 14 tahun. Dia  juga  
lolos seleksi untuk mewakili indonesia di pertandingan beregu   di  tahun (2004,2005). Lagi lagi  meraih  juara pertandingan Kelompok  Usia  16 tahun di  tahun (2005, 2006)
Juga  Lolos seleksi untuk mewakili Indonesia di pertandingan beregu Fed Cup junior under 16 tahun. (2006, 2007).

Meraih medali emas beregu dan ganda putri PON 2008 di Kalimantan. Dan  masuk Semi final Ganda, US Open junior di  tahun  2008, berlanjut masuk  semi  Final Semi final ganda dan babak ke 3 tunggal, Australian Open Junior 2009.  Semangatnya  yang  pantang  menyerah Bea 9 demikian  dia  biasa  disapa memenangkan  Single winner womens circuit dengan  hadiah $10,000 di Th  2008. Serta  meraih Double winner womens circuit $10,000 ditahun  yang  sama.

Beatrice  yang  menyelesaikan Pendidikan  dan  meraih  S1, ini    punya  kegemaran  makanan dan minuman kesukaan: mie, pizza, ribs. Serta Minuman: bubble tea, tehtarik, thai tea. Dalam  obrolan  santai menuturkan  apa  yang  pernah  dia  raih  antara  lain :

2009

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Olahraga Selengkapnya
Lihat Olahraga Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun