Mohon tunggu...
MohRizal Amien
MohRizal Amien Mohon Tunggu... Mahasiswa

Suka Catur

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Mengenal Analisis Shift Share

11 November 2019   01:49 Diperbarui: 11 November 2019   02:03 0 0 0 Mohon Tunggu...
Mengenal Analisis Shift Share
rumus-5dc85a7dd541df701a05c162.jpg

Formulasi asli dari metode shift-share pertama kali dikembangkan oleh Creamer (1943) dan kemudian dirangkum dan diinduksi oleh Dunn (1960). 

Analisis shift-share secara umum telah digunakan untuk menggambarkan pertumbuhan ekonomi regional dan industri dan menguji efek struktural dan daya saing regional atau industri yang menggarisbawahi perubahan. Ini telah menjadi alat yang sangat kuat untuk mengukur perubahan dari waktu ke waktu di bidang ekonomi regional, pemasaran, studi perkotaan, dll. 

Stevens dan Moore (1980) mengemukakan bahwa faktor yang memperhitungkan popularitasnya adalah prosedur sederhana secara teknis. Analisis shift-share hanya membutuhkan lebih sedikit data yang umumnya dapat diakses. 

Terlepas dari kesederhanaannya, ia berhasil menangkap perubahan yang menggarisbawahi dalam variabel yang dipertimbangkan (Nazara dan Hewings, 2004) dan membuat analisisnya cepat dan cukup akurat. Analisis shift-share baru saja diterapkan pada industri pariwisata dalam beberapa tahun terakhir (Sirakaya et al., 1995; Fuchs et al., 2000; Alavi dan Yasin, 2000; Sirakaya et al., 2002; Toh et al., 2001; 2003; 2004; Yasin et al., 2004). 

Pekerjaan, kedatangan dan penerimaan biasanya digunakan sebagai variabel untuk mengukur perubahan dalam model shift-share (Shi et al., 2007). Hanya dalam beberapa tahun terakhir memiliki beberapa studi menggunakan analisis shift-share yang berfokus pada struktur sektoral dan daya saing dalam industri pariwisata di China (Yang et al., 2005; Wen dan Wang, 2005; Chu, 2005; Li dan Cheng, 2004; Wang et al., 2004). 

Selain itu, meskipun banyak jenis model pembagian shift yang diperpanjang telah dikembangkan, penerapan model untuk penelitian pariwisata di Cina terutama membatasi model statis perbandingan analisis shift-share. 

Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan analitik pembagian shift yang diperluas secara spasial dan model dinamis yang dimodifikasi untuk daya saing spasial pariwisata Provinsi Jiangsu berdasarkan pada penerimaan pariwisata internasional dari tahun 1995 hingga 2004.

Analisis shift-share tradisional digunakan untuk menguraikan pertumbuhan daerah dari waktu ke waktu menjadi tiga efek: efek pertumbuhan nasional, efek campuran industri, dan efek kompetitif, yang umumnya diterapkan dalam periode studi beberapa tahun dan meneliti kondisi hanya pada awal dan akhir tahun. Dalam pendekatan statis komparatif seperti itu, ayunan halus selama periode penelitian hilang (Sirakaya et al., 1995). Keterbatasan yang melekat dari metode statis komparatif ini, bagaimanapun, dapat diatasi dengan menghitung efek shift-share pada data beberapa tahun atas dasar menciptakan data yang dinamis, seperti seri waktu (Sirakaya et al., 2002). Analisis shift-share dinamis adalah perpanjangan dari saran Thirlwall (1967) bahwa periode studi dibagi menjadi dua atau lebih sub-periode untuk mengurangi keparahan perubahan. Ini memberikan alokasi perubahan yang lebih akurat untuk menghitung efek pertumbuhan nasional, efek campuran industri, dan efek kompetitif pada basis tahunan dan kemudian menjumlahkan hasilnya selama periode studi. Salah satu keuntungan utama dari analisis pembagian kerja dinamis ini adalah bahwa hal itu memungkinkan perubahan dapat dilacak selama bertahun-tahun tanpa kehilangan informasi pada periode-periode tersebut dan memungkinkan tahun-tahun yang tidak biasa dan tahun-tahun transisi ekonomi untuk diidentifikasi (Sirakaya et al., 2002). Dekomposisi saat ini mengedepankan pandangan hierarkis tentang pengaruh --- bangsa memengaruhi daerah, tetapi wilayah tidak saling memengaruhi. Namun, ide umumnya adalah bahwa efek terurai tidak secara spasial independen, dan kinerja daerah sekitarnya, daerah dengan struktur yang sama, atau daerah yang merupakan mitra dagang dominan semua akan memiliki pengaruh pada kinerja pertumbuhan daerah tertentu ( Nazara dan Hewings, 2004). Di sini model pembagian kerja yang diperpanjang yang baru diajukan oleh Nazara dan Hewings harus ditekankan untuk studi lebih lanjut. Mereka pertama-tama menggabungkan struktur spasial dalam analisis shift-share, untuk memperhitungkan interaksi antar wilayah dalam analisis dekomposisi. Mengingat konseptualisasi model perluasan yang relatif baru, tidak mengherankan bahwa pendekatan tersebut perlu diuji secara empiris.

Analisis shift share memiliki tiga komponen (Tarigan, 2005: 87-89; Putra, 2011: 165- 166) yaitu

  • Komponen Pertumbuhan Wilayah Acuan (KPW),
  • Komponen Pergeseran atau Pertumbuhan Pangsa Wilayah (KPK),
  • Komponen Pertumbuhan Proporsional (KPP),

,Maka persamaannya dapat diformulasikan sebagai berikut (Ma'rif, 2000:3):


 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
KONTEN MENARIK LAINNYA
x