Mohon tunggu...
Milisi Nasional
Milisi Nasional Mohon Tunggu... Buruh Tulis

Baca, Tulis, Hitung

Selanjutnya

Tutup

Politik

PKS Siap Jadi Oposisi Tunggal Rezim Jokowi

9 Juli 2019   17:58 Diperbarui: 9 Juli 2019   18:16 0 0 0 Mohon Tunggu...
PKS Siap Jadi Oposisi Tunggal Rezim Jokowi
Sumber gambar: tribunews.com

Oposisi yang terbaik adalah bergabung bersama rakyat, begitu ujar Mardani Ali Sera, menegaskan Bahwa PKS akan tetap menjadi Oposisi bagi pemerintah nanti, dan siap menjadi oposisi tunggal bagi pemerintah. Sejatinya oposisi adalah sebuah keniscayaan yang harus hadir dalam segala bentuk jenis pemerintahan. 

Oposisi menjadi penjaga agar pemerintah yang berkuasa tidak sampai melakukan abuse of power, juga penerapan kebijakan tidak dikuasai dan bias oleh kepentingan politik partai yang menyokong pemerintah. Diskursus perbincangan kubu oposisi kembali menghangat pada dinamika politik hari-hari ini. Kubu oposisi dikhawatirkan hilang dengan begitu agresifnya pemerintah dalam menarik kubu oposisi masuk dalam pemerintahan. Manuver dan lobi-lobi politik yang menawarkan kursi Menteri menjadi alat pemikat yang disodorkan oleh pemerintah pada kubu oposisi.

Berjalan bersama kepentingan rakyat adalah jalan terbaik yang bisa kubu oposisi diberikan. Lobi-lobi politik tukar tambah kekuasaan dan kursi jabatan tak akan mampu menggoyahkan idealisme oposisi untuk tetap setia kepada rakyat, bukan pada kekuasaan. Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyampaikan kesiapan partainya untuk menjadi oposisi di pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendatang. 

Mardani menyatakan, oposisi yang terbaik adalah bergabung bersama rakyat. Menurutnya, siapapun yang membela kepentingan rakyat sekecil apapun maka menjadi besar. Pihak oposisi yang kuat dan sehat jelas akan membawa keutungan bagi rakyat, dengan begitu mekanisme penyeimbang akan jalan, check and balance akan harmonis. "Ketika oposisi kuat yang diuntungkan publik karena ada check and balances system, tapi kalau semua pindah cuma sedikit yang jadi oposisi, yang dirugikan bukan PKS, publik yang dirugikan," ujar Mardani Ali Sera.

Kritik dan masukan yang konstruktif dapat menjaga agar jalannya pemerintah tetap responsif dalam menanggapi keluhan dan kebutuhan rakyat. Jika pemerintah berjalan lambat maka tugas oposisi untuk mendorong dan memberi energi tambahan bagi jalannya pemerintah. PKS memastikan dirinya akan teguh menjadi oposisi meski hanya sendirian di Parlemen. Sikap tersebut diambil setelah melihat Koalisi Indonesia Adil Makmur (Partai Gerindra, PKS, PAN, Demokrat dan Bekarya) bubar, dan gelagat beberapa Partai yang akan menyeberang bergabung pada kapal pemerintah, meninggalkan fungsi oposisi.

PKS dan Gerindra menjadi Partai terakhir yang dinilai masih menjaga integritasnya sebagai Oposisi. Namun sayangnya, Partai Gerindra masih berjibaku dengan dilemma dalam menentukan sikap. Gerindra masih membuka peluang untuk bergabung bersama pemerintah, dan pemerintah pun disinyalir telah mempersiapkan kursi khusus bagi Gerindra jika nantinya bergabung bersama pemerintahan. PKS menjadi satu-satunya Partai yang tidak mempan dengan lobi-lobi jabatan yang dilakukan, mereka secara konsisten terus mengawal kepentingan rakyat.

Jika semua Partai merapat dengan pemerintah, maka siapa yang akan membela kepentingan rakyat secara tulus, juga mengkoreksi jalanannya pemerintahan. Jelas kondisi tersebut tidak sehat bagi iklim demokrasi Indonesia. Suara dan kepentingan masyarakat haruslah tetap dibela, dan yang kubu yang menjalankan fungsi tersebut adalah kubu Oposisi. Kubu Oposisi adalah pengacara bagi kepentingan rakyat, mereka akan bekerja secara penuh kesungguh-sungguhan jika ada kepentingan masyarakat yang tidak didengarkan dan diakomodasi oleh pemerintah. Oposisi adalah pekerjaan mulia, sebab mereka secara loyal bertugas untuk melayani kepentingan rakyat, bukan menjadi perbanjangan tangan atau suara kekuasaan.

Langkah teguh PKS menjaga komitmen dan integritas menjadi Oposisi harusnya dicontoh oleh Gerindra. Harapnya Gerindra segera secara tegas menentukan sikap, utnuk tidak berkompromi dengan kekuasaan. Gerindra harusnya secara penuh keteguhan menjadi pelayan dan penjaga amanat kepentingan rakyat. Kalo bukan PKS dan Gerindra, tidak ada lagi Partai lain yang mampu menjadi oposisi. Demi kepentingan rakyat, beroposisilah terhadap pemerintah.

Sumber:
medcom.id
tirto.id
okezone.com
kompas.com
wartaekonomi.co.id

VIDEO PILIHAN