Bisnis Pilihan

"Digital Leadership", Tipe Pemimpin Era Disrupsi Digital

12 Juli 2018   20:12 Diperbarui: 12 Juli 2018   20:22 507 0 1
"Digital Leadership", Tipe Pemimpin Era Disrupsi Digital
shutterstock.com

Akhir-akhir ini dunia sedang menghadapi era disrupsi. Apa itu disrupsi? Menurut Kasali, disrupsi adalah sebuah inovasi, yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Disrupsi akan menggantikan teknologi lama yang serba fisik dengan teknologl digital yang menghasilkan sesuatu yang benar-benar baru dan lebih efisien, juga lebih bermanfaat. Sebagian pihak beranggapan bahwa era disrupsi merupakan sebuah ancaman. Namun banyak pula pihak yang menyatakan bahwa kondisi yang sedang terjadi ini merupakan sebuah peluang.

Untuk menghadapi kondisi saat ini para pemimpin haruslah berpikir dan bertindak lebih cepat dari perubahan yang terjadi. Sudah banyak perusahaan yang tidak bertransformasi baik dalam strategi dan operasionalnya keluar dari dunia bisnisnya. Salah satu kunci untuk menghadapi kondisi ini adalah pada keahlian dan agility dari pemimpin, yang menjadi sebuah keharusan dan syarat yang sudah menjadi kemutlakan untuk memampukan pemimpin tersebut tetap mampu menjalankan dan mempertahankan bisnis yang saat ini sedang dijalankan supaya tidak mengalami penurunan atau bahkan kebangkrutan.

Terlebih lagi pada era disrupsi digital, bukan lagi yang cepat mengalahkan yang lambat , tetapi yang cepat mengalahkan yang kurang cepat, dan bukan hanya itu bahkan bukan saja yang cepat tetapi yang instan itulah sang pemenang dalam dunia bisnis saat ini. Digital Leadership mengacu pada kepemimpinan di era baru, yaitu era yang ditandai dengan perkembangan teknologi yang pesat, ekonomi global di mana bisnis terus bergerak melintasi perbatasan ke mana pun mereka dapat membuat keuntungan. Kepemimpinan diperlukan untuk memperbaiki banyak masalah yang diciptakan oleh era disrupsi digital.

Karakter yang harus dimiliki seorang pemimpin:

1. Memiliki mental model yang rendah hati tetapi tetap kuat dalam menuntut hasil kerja yang maksimal serta dapat menyampaikan dan menjelaskan visi serta sasaran yang akan dicapai.

2. Credible activist, seorang pemimpin yang mampu bekerja dengan sungguh-sungguh pada bidang yang dikuasai dan berorientasi pada kontribusi yang maksimal.

3. Bukan ingin menjadi pintar sendiri tetapi fokus pada pembelajaran team, yang artinya semua anggota dalam team akan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas atau unggul karena memiliki motivasi yang kuat untuk terus belajar dan menerapkan apa yang telah dipelajari untuk menjadi pemenang.

4. Dapat menguasai dan memanfaatkan sistem manajemen dalam perusahaan supaya dapat memajukan perusahaan dalam mencapai visi, misi, nilai-nilai, strategi organisasi menuju organisasi yang efektif, produktif dan profitable.

Penjelasan diatas merupakan karakter yang dimiliki oleh seorang pemimpin untuk menghadapi era disrupsi digital saat ini. Namun selain memiliki karakter tersebut, para pemimpin pun diharuskan untuk berfokus pada strategi yang akan digunakan untuk memajukan perusahaan. Menurut Sidauruk strategi yang harus difokuskan oleh pemimpin yaitu:

Strategi korporasi dan ketangkasan korporasi

Strategi ditingkat atas atau tingkat korporate yang memberikan arahan untuk mengelola portofolio serta penataannya dan mampu melihat perubahan diluar perusahaan yang akan memberikan dampak bagi internal dan harus melakukan kecepatan perubahan dalam menyikapinya secara tepat dan berkesinambungan

Strategi bisnis

Strategi di level divisi harus jeli dalam melihat kekuatan dan kelemahan terkait dengan respon terhadap customer -- pelanggan internal dan eksternal, berani mengambil keputusan yang tidak populer atau jarang digunakan oleh perusahaan selama memiliki dukungan data-data yang valid dalam pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Strategi operasional

Strategi di level operasional atau fungsional yang harus agile dalam merespon perubahan dari luar maupun dari dalam

Strategi personel

Strategi yang dimiliki para pekerjanya yang dibangun secara langsung maupun tidak langsung oleh karakter pemimpin yang kuat yang berorientasi pada bisnis yang unggul yang didasari oleh terbentuknya SDM unggul. SDM unggul selalu bersifat fleksibel dan dinamis dalam menyikapi perubahan organisasi dan menjadi agen perubahan yang berkualitas.

Digital Leadership sudah merupakan sebuah keharusan dewasa ini. Memastikan organisasi agar menjadi lebih solid, lebih fokus, lebih cepat meraih target adalah keunggulan dari Digital Leadership. Oleh karena itu, mari kita pimpin era disrupsi dengan digital leadership.