Mbak Avy
Mbak Avy ibu rumah tangga

"ordinary woman, but want to be an extraordinary mom"

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan Pilihan

Kepergian Mas Wahyu, Memacu Diri untuk Meraih Banyak Kebaikan di Bulan Ramadan

16 Mei 2018   17:11 Diperbarui: 16 Mei 2018   17:26 698 16 12
Kepergian Mas Wahyu, Memacu Diri untuk Meraih Banyak Kebaikan di Bulan Ramadan
dokumen pribadi

Innalillahi wainna ilaihi rojiun... 

Kaget banget ketika siang tadi mendapat kabar dari sahabat yang juga kompasianer Surabaya Ay Mahening bahwa telah berpulang ke rahmatulloh kompasianer senior Mas Wahyu pagi dini hari tadi di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya.

Baru sebulan yang lalu mbak Ay mengabarkan kalau mas Wahyu lagi opname di Surabaya untuk menjalani operasi jantung. Kebetulan beliau selama ini tinggal di Jember. Memang ada rencana untuk menjenguk. Tapi karena saya sama mbak Ay dilenakan oleh kesibukan, sampai akhirnya lupa dengan niat tersebut. Tentu saja kabar siang tadi cukup mengejutkan.

Yang saya ingat dari Mas Wahyu, dia pemerhati pada setiap postingan puisi yang saya tulis di Kompasiana. Komen-komen dia yang banyak memuji dan menyukai puisi saya, cukup membangkitkan semangat saya untuk semakin sering menulis puisi. Sedangkan pada kesempatan lain, ini yang paling berkesan banget.

Suatu saat beliau berkunjung ke kota Surabaya lalu mengajak ketemuan. Ternyata dia juga hendak bertemu dengan beberapa kompasianer. Saya nggak nyangka kalau ternyata di Surabaya ini banyak banget penulis Kompasiana. Sampai akhirnya saya bisa bertemu dengan mbak Ay Mahening, mbak Nur Hasanah dan mas Sam Buyut juga berkat jasa Mas Wahyu.

Silaturahmi kami sampai terbentuknya KoneK atau Kompasianer Bonek Surabaya, pastinya juga ada andil jasa dari beliau almarhum. Semoga menjadi amalan yang bisa menambah catatan pahala yang memperingan langkahnya menuju alam barzah. Aamiin...

Mas Wahyu baju merah maroon, sangat dekat dengan Koneks juga (dok.pri)
Mas Wahyu baju merah maroon, sangat dekat dengan Koneks juga (dok.pri)
Meskipun ada rasa sedih, tidak sempat menjenguk beliau. Apalagi mengingat kepergiannya tinggal sehari sebelum menginjak bulan puasa. Tapi kami yakin, itulah yang terbaik Tuhan berikan kepadanya. Kepergian Mas Wahyu menjadi pengingat bahwa umur kita tidak akan pernah tahu. Itu Rahasia Alloh SWT. Selagi ada kesempatan kita melakukan banyak amalan apalagi di bulan Ramadhan, jangan sia-siakan itu.

Saya sangat bersyukur, Tuhan masih mempertemukan dengan bulan Ramadhan yang Inshaa Alloh akan kita jalani esok hari. Bulan Ramadhan adalah merupakan bulan ibadah bagi umat muslim. Selama bulan puasa, semua berlomba-lomba untuk memperbanyak amalan karena Alloh SWT menjanjikan imbalan yang berlipat ganda. Sayapun mempunyai target. Meski tidak muluk, tapi semoga bisa saya jalani dengan khusu'. 

Target yang ingin saya capai sudah menjadi catatan dalam tidap tahun. Tidak pernah berubah, meskipun kadang hasilnya kurang memuaskan. Tapi setiap tahun itu pula saya berusaha memperbaiki untuk lebih baik, diantaranya adalah :

Pengen menyelesaikan puasa sebulan penuh tanpa hutang

Rutin baca Al Quran sehari satu juz sampai khatam 3o juz selama 30 hari

Banyak sholat sunnah terutama sholat malam

Banyak bersedekah

Mencari Lailatur Qadar

Mengeluarkan zakat, baik zakat maal maupun zakat fitrah

Bisa bersilaturahmi dengan semua keluarga, handai taulan serta sahabat-sahabat tentunya

Sederhana banget kan target saya? Tapi semua memang tinggal niat dan kemauan. Semua bisa saja saya lalui, tapi hasilnya apakah bisa maksimal? Bismillaahirrokhmaanirrookhim...