Mohon tunggu...
Masykur
Masykur Mohon Tunggu... Freelancer - Avid reader, kind and thoughtful.

Content writer - parenting and childhood education. Contact : masykurten05@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Artikel Utama

Empat Hal yang Harus Dilakukan Orangtua agar Anak Tumbuh sebagai Pembaca Aktif

2 Desember 2021   10:21 Diperbarui: 2 Desember 2021   18:38 719 10 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi anak hobi membaca.| Sumber: Freepik via Kompas.com

Membaca adalah sebuah skil penting yang dapat membuka wawasan. Khususnya bagi anak, kemampuan membaca akan sangat berguna untuk mengenal hal-hal baru. Namun, di umur berapakah anak sudah bisa dan wajar di ajarkan membaca?

Kemampuan membaca anak dimulai pada umur 3-4 tahun.

Pada tahapan umur tiga tahun seorang anak sudah mampu mengaitkan antara kosakata dan bunyi. Artinya, otak seorang anak umur 3-4 tahun sudah siap untuk mengaitkan bunyi antar huruf. 

Akan tetapi, kemampuan ini tidak akan sama antar anak. Ada anak yang lebih unggul dan cepat bisa membaca karena faktor tertentu. Termasuk, peran orangtua yang sering membacakan buku untuk anak di umur 1-3 tahun.

Bagi anak yang jarang dibacakan buku, kemampuan otak mereka untuk mengenali bunyi dan huruf pastinya lebih lambat. Kenapa? Karena otak belum memiliki input tentang bacaan.

Nah, di sini penting bagi orangtua untuk memahami bahwa membacakan buku untuk anak di umur 1-3 tahun sangat bermanfaat untuk memasukkan input bacaan sebelum mereka siap diajarkan membaca.

Apa Saja yang Bisa Dilakukan Orangtua Agar Anak Cepat Membaca?

1. Perkenalkan Bacaan Ringan Sejak Kecil

Hal paling simpel yang bisa dilakukan orangtua adalah membacakan buku untuk anak setiap hari. Pilihlah buku yang sangat simpel sesuai umur. Misalnya di umur satu tahun, pilih buku dengan gambar yang cerah disertai 1-2 kata saja per-halaman.

Lalu, bacakan buku kepada anak dengan menunjuk gambar dengan nada dan mimik berbeda. Jangan membacakan buku dengan nada datar, hal tersebut membuat anak tidak tertarik.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan