Mohon tunggu...
Mas Sam
Mas Sam Mohon Tunggu... Guru - Guru

Membaca tulisan, menulis bacaan !

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Indonesia Juara Thomas Cup 2022, Menantikan Keajaiban Rhustavito

14 Mei 2022   18:53 Diperbarui: 14 Mei 2022   19:05 315 20 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ginting andalan tim Thomas (kompas.com)

Rasanya tidak berlebihan. Jika kita berkeyakinan bahwa tim Indonesia bakal menjuarai Piala Thomas 2022, Bangkok.

Penampilan yang impresif tim Indonesia, sejak dari babak penyisihan grup sampai semifinal, mempertebal keyakinan tersebut.

Tiga negara raksasa bulutangkis dunia sudah ditumbangkan. Korea Selatan di akhir penyisihan grup A, China pada babak perempat final dan Jepang dikandaskan ketika laga semifinal.

Bukan mengecilkan kekuatan lawan. Jika kita menganggap tim Thomas India #lebih ringan'. Dibandingkan dengan harus berhadapan dengan Denmark di final.

Maka tidaklah berlebihan pula kalau kita 'berterimakasih' kepada India yang sudah menyingkirkan tim kuat Eropa Denmark.

Menanti keajaiban Vito (kompas.com)
Menanti keajaiban Vito (kompas.com)

Keajaiban Rhustavito

Jika dipetakan, kekuatan tim Thomas Indonesia lebih kuat dari India. Setidaknya kita bisa mengandalkan harapan kepada Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustvito di tunggal dan M Ahsan/Kevin Sanjaya di sektor ganda.

Tentu tanpa mengecilkan peran dari Jonatan 'Jojo' Christie dan pasangan Fajar Alfian/M Rian Ardianto untuk dapat merebut poin dari tim India.

Anthony Ginting dan Jojo sudah pernah mengalahkan tunggal pertama India Laksya Sen. Jonatan Christie pun sudah mengalahkan HS Prannoy. Sementara Vito kalah dari HS Prannoy di Indonesia Masters 2020.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bulutangkis Selengkapnya
Lihat Bulutangkis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan