Mohon tunggu...
Mas Nawir
Mas Nawir Mohon Tunggu... Wiraswasta/Penulis lepas

Vlogger Blogger Youtuber

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Menjadi Kompasianer Tak Perlu Titel dan Gelar Kepakaran

26 Januari 2020   13:17 Diperbarui: 26 Januari 2020   13:21 124 17 9 Mohon Tunggu...
Menjadi Kompasianer Tak Perlu Titel dan Gelar Kepakaran
Ilustrasi Pixabay

Semalam saya bertemu seorang kawan lama. Beliau adalah ahli bidang pertanian tanaman pangan yang baru saja menyelesaikan gelar S3 nya di New Zealand.

Sebuah sponsor lingkungan hidup membiayai ia bersama anak istrinya selama belajar di New Zealand.

Kami lama tidak bertemu. Mungkin sudah 8 tahun  sejak beliau pindah dari perumahan yang sekarang saya tempati. Wajah gantengnya terlihat sempurna dengan balutan jas dan sepatu mengkilap.

"Kami baru dari kampus pak", kata istrinya.

Sepertinya ia tahu kalau saya memperhatikan penampilan suaminya.

Setelah basa basi sejenak, sambil beliau menikmati sepiring siomay,  saya bercerita kalau sekarang saya aktif menulis di Kompasiana.

Pak Eko, demikan nama teman saya ini menyimak artikel yang pernah saya tulis di kompasiana. Yang biasa, yang masuk artikel utama, dan yang masuk pilihan admin.

Saya menunggu reaksinya. Lalu beliau berdiri mendekat ke saya dan berkata," saya tidak berani pak", katanya bereaksi .

Untuk menulis sebuah ide dan opini diperlukan sebuah keberanian. Bahkan saat menulis sebuah pengalaman hidup pun dibutuhkan sebuah keberanian.

"Berani dinilai dan dibully pak", sambungnya lagi seperti membenarkan ungkapan ketidak beraniannya.

Padahal dulu sebelum pak Eko sekolah S3 kami sering bertemu dan mengobrol. Bahkan beliau menghadiahi saya sebuah bendel berisi jurnal ilmiah karya para sarjana S2 termasuk ratusan artikelnya yang sangat berbobot. Karya tulisnya sangat ilmiah karena berdasarkan pengalaman saat melakukan penelitian tanaman pangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN