Mohon tunggu...
Marselinus Penta Danurwenda
Marselinus Penta Danurwenda Mohon Tunggu... Lainnya - pelajar

bermain biola

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Gerakan Gen Aktif untuk Indonesia

10 September 2022   22:35 Diperbarui: 10 September 2022   22:48 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Gerakan Gen Aktif atau generasi sehat dan kreatif adalah program pemberdayaan anak-anak muda masa kini dengan memiliki concern terhadap masalah rokok yang semakin marak di tengah-tengah kehidupan anak muda yang umurnya masih di bawah 18 tahun. 

Pemberdayaan ini pertama-tama memiliki fokus untuk dapat masuk dan mempengaruhi hidup harian para anak muda, sehingga proses menuju kesadaran akan pentingnya program penyokong hidup anak muda mampu dilaksanakan dengan optimal dengan dasar kesadaran dan bukan paksaan. 

Program ini diusung oleh BenihBaik.com yaitu sebuah lembaga crowdfunding atau lembaga penggalangan dana. Tujuan dari program ini dibentuk guna membangkitkan nilai produktivitas anak-anak muda. 

 pada zaman ini, khususnya bagi anak-anak muda yaitu krisisnya identitas dan jati diri, sehingga mulai banyak anak muda yang mencari eksistensi dengan cara-cara yang ekstrim dan memiliki dampak negatif, sehingga efeknya dapat merugikan diri sendiri dan juga orang-orang di sekitar mereka. 

Terlebih terdapat banyak kasus mental health illness yang mampu berujung pada kasus bunuh diri, untuk itu program ini juga memiliki fokus untuk menggerakan hati para anak muda dan orang disekitarnya agar peduli dan peka. Melalui program ini,  hadirnya support dan dukungan bagi mereka yang merasa diasingkan atau tersingkir mampu teratasi dengan baik. 

Secara psikologi, anak muda hanya perlu pengakuan dan dukungan seminimal atau sekecil-kecil mungkin, sehingga dengan adanya berbagai macam bentuk support atau dukungan mampu memenuhi kebutuhan afeksi setiap anak. 

Sementara itu di dalam ruang lingkup keluarga, setiap anggota keluarga perlu saling menghargai antara satu dengan lainnya, bentuk menghargai paling kecil dan sederhana dalam keluarga yaitu sekedar mendengarkan pendapat dan pemikiran anak, ketika kesadaran untuk saling mendengarkan terbentuk, anak akan merasa dihargai dan dicintai secara aktif, namun disisi lain, ketika anak cenderung diacuhkan, ia akan merasa tersingkir dan mencari segala macam bentuk pelampiasan untuk memenuhi hasrat ingin dicintai atau kebutuhan afeksi, terkadang hasrat ini bersifat terus mencari dan menggali segala hal yang berada disekitarnya, entah pergaulan bebas, merokok, dan paling ekstrim hingga penggunaan narkoba, jadi ada tahap ini peran keluarga sungguh-sungguh dibutuhkan dalam berbagai macam aspek, sehingga kehangatan dalam keluarga pun lebih terasa dan perasaan terasing atau kesepian pada anak akan tidak pernah muncul. Program ini tentu mendapat banyak dukungan positif mulai dari figur inspirasional dan anak muda berbakat Indonesia, mulai dari Evos Caramel, Natya Shina, Cantika Abigail, Bintang Emon, dan Meisya Siregar.

CEO dan Founder BenihBaik.com, Andy F. Noya, mengatakan program GEN AKTIF bertujuan membentuk kebiasaan baik yang positif bagi para remaja, berbagai macam bentuk program yang dirancang oleh gerakan ini diantaranya adalah menari, menyanyi, berolahraga, dan berbagai kegiatan lainnya. 

Menurut mereka, program ini sungguh berdampak positif bagi anak-anak muda karena di tengah kemerosotan kualitas para anak muda, program dapat membantu memulihkan nilai produktivitas para anak muda. Beberapa kegiatan lainnya yang tak kalah unggul adalah lokakarya. Lokakarya sendiri adalah bentuk kepedulian bagi para anak muda. 

Concern dari lokakarya sendiri adalah untuk menyemarakan larangan merokok bagi anak-anak muda yang umurnya masih berada di bawah 18 tahun. Menurut mereka, perlunya kolaborasi dalam aksi bagi para orang-orang terdekat anak-anak muda yang bertujuan merangkul bagi mereka yang merasa tersingkir atau terasing di tengah ketidakpedulian sosial. Andy F. Noya berkata "kami tidak akan bosan menggaungkan imbauan larangan merokok bagi anak di bawah umur 18 tahun. 

Oleh karena itu gerakan GEN AKTIF menawarkan lokakarya hingga coaching dengan didampingi berbagai mentor muda berbakat untuk menginspirasi dan mengasah bakat para remaja. Jadi, kita harus jauhkan perilaku negatif dari para remaja dengan mendorong minat mereka untuk hal- hal yang baik dan kreatif. Kami juga sangat mengapresiasi dukungan dan keterlibatan berbagai institusi, seperti PKK serta Dinas Pendidikan dan Pemerintah Provinsi, yang turut meningkatkan capaian GEN AKTIF,".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun