Mohon tunggu...
Markus Ergasia
Markus Ergasia Mohon Tunggu... 23 tahun, Jakarta

Pecinta Indonesia, Penyuka Balapan.

Selanjutnya

Tutup

Balap

Review Performa Sean Gelael pada Seri Barcelona

20 Mei 2019   16:49 Diperbarui: 20 Mei 2019   17:15 0 0 0 Mohon Tunggu...
Review Performa Sean Gelael pada Seri Barcelona
kompas.com

Pencapaian Sean Gelael pada saat sesi latihan di Barcelona merupakan pencapaian terbaiknya selama ia menjalankan karir sebagai pembalap F2. Perolehan waktu Sean saat ia mencapai posisi ketiga (P3) melalui tahapan yang cukup bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri Sean pada saat kualifikasi ataupun pada saat balapan. Sayang sekali pada saat kualifikasi, Sean mengalami gangguan kecil, yaitu pada saat Sean melakukan pemanasan ban, dia merasa salah satu pembalap di depannya terlalu pelan, Sean memutuskan untuk menyalip pembalap tersebut, namun tidak diberi jalan. Hal tersebut membuat mobil Sean sedikit keluar lintasan dan ban yang digunakan Sean menjadi tidak optimal. Hal tersebut juga dialami oleh Mick saat kualifikasi sesi kedua. Oleh karena itulah keduanya tidak dapat maksimal pada saat kualifikasi. Akhirnya Sean hanya mendapatkan P13 pada saat kualifikasi. 

Race pace yang bagus yang dimiliki Sean terjadi pula pada saat race pertama dan race kedua. Pada race pertama, Sean mengawali balapan dari P13 dan mengakhiri di P9. Yang terjadi adalah degradasi ban yang cukup tinggi, itu membuat Sean kesulitan untuk mempertahankan posisi. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan strategi. Beberapa pembalap memilih untuk menggunakan ban primer terlebih dahulu, kemudian menggunakan ban sekunder. Sean melakukan hal yang sebaliknya. Pada saat mereka mengganti ban, mereka dalam kondisi bahan bakar yang minimal dengan ban yang lebih baru dan lebih lunak, sehingga lebih mudah untuk menyalip Sean.

Strategi yang dipilih oleh PREMA Racing dan Sean pada akhirnya harus membuat mereka merelakan posisi untuk pembalap yang lain. Race kedua sebenarnya Sean mengawalinya dengan bagus. Di awal, dia berhasil menyalip dua sampai tiga pembalap dan dia bisa mempertahankan posisi. Namun sayang, ban Sean mengalami degradasi yang tinggi, sehingga Sean kesulitan untuk menjaga penampilan, dan posisi. Akhirnya, P9 diraih Sean dengan susah payah, begitupula dengan Mick Schumacher yang tidak mendapatkan poin. Semua poin yang diraih oleh PREMA pada balapan ini diraih oleh Sean.

Poin yang diperoleh oleh Sean pada race di Barcelona merupakan bekal yang bagus untuk seri berikutnya di Monako. Apalagi, di Monako punya sejarah yang cukup bagus. Kemungkinan untuk bertahan di track tentunya akan mendapatkan hasil yang bagus