Mohon tunggu...
Marcko Ferdian
Marcko Ferdian Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pencinta Monokrom dan Choir

Love what you have || Kompasianer pemula

Selanjutnya

Tutup

Inovasi Pilihan

Kementan, Teknologi Digital, dan Petani Milenial: Penguatan Kapasitas Petani Milenial

22 April 2022   07:30 Diperbarui: 22 April 2022   07:38 309
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Petani Milenial/by Gary Barnes/Sumber: Pexels.com 

Dengan kehadiran teknologi digital yang berbasis pemanfaatan IoT dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), diperlukan kesiapan tenaga kerja yang memiliki kualitas serta mampu menguasai dan memanfaatkan keunggulan teknologi tersebut.

Keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian terlihat cukup menjanjikan karena usia produktif didominasi oleh generasi milenial (Kemen PPA dan BPS, 2018), yang dapat dipersiapkan untuk terjun dalam sektor ini. 

Untuk itulah selain peningkatan jumlah petani milenial, peningkatan kualitas SDM yang baik juga harus diperhatikan.

Petani milenial diperkirakan berjumlah sekitar 2,7 juta orang dari total 33, 4 juta orang petani , sehingga dari segi proporsi petani milenial di Indonesia masih rendah. 

Alasan mengapa jumlah ini rendah karena pola pikir bahwa menjadi petani adalah profesi yang kurang menjamin masa depan sehingga kurang diminati milenial.

Selain itu kemajuan teknologi dirasa membutuhkan biaya yang cukup besar sementara luasan lahan yang dimiliki petani terbatas untuk adopsi teknologi.

Penguasaan teknologi tidak lain ditentukan oleh kualitas SDM, sementara SDM tergantung dari tingkat pendidikan. Dengan melihat keadaan tersebut, pendidikan ketrampilan dan pendampingan penyuluh sangat diperlukan.

Ilustrasi Pendampingan Penyuluh Pertanian/by Greta Hoffman/Sumber : Pexels.com 
Ilustrasi Pendampingan Penyuluh Pertanian/by Greta Hoffman/Sumber : Pexels.com 

Memperkuat Kapasitas Petani Milenial

Untuk memperkuat kapasitas petani milenial, diperlukan langkah dan usaha yang cukup besar. Langkah-langkah yang dapat dilakukan diantaranya :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun